Pendakwahan Hazrat Mirza Ghulam Ahmad

h. Pernyataan-pernyataan Mirza Ghulam Ahmad as Berkenaan dengan Gerhana Bulan dan Matahari yang Menjadi Bukti Kebenaran beliau


Beliau as bersabda:

“Di masa saya juga gerhana-gerhana matahari dan gerhana bulan telah terjadi di dalam bulan Ramadhan. Di masa saya juga – sesuai dengan hadis-hadis shahih, Al-Quran Syarif, dan kitab-kitab terdahulu – di negeri ini telah timbul [wabah] pes. Dan di masa saya juga telah dijalankan kendaraan baru, yakni kereta api. Dan di masa saya juga – bersesuaian dengan nubuatan-nubuatan saya – telah terjadi gempa-gempa bumi yang menakutkan. Maka kemudian apakah bukan suatu dorongan/gejolak ketakwaan untuk tidak menjadi berani mendustakanku?

Lihat! Aku bersumpah demi Allah Ta’ala, mengatakan bahwa ribuan Tanda telah zahir untuk membuktikan kebenaran saya. Dan [hal itu masih] sedang terus berlangsung. Jika ini suatu rencana manusia, maka sama sekali tidak mungkin timbul dukungan dan pertolongan yang sedemikian rupa”. (Haqiqatul Wahyi:45)

Kemudian beliau as bersabda:

“Dan saya pun bersumpah demi Allah Ta’ala, mengatakan bahwasanya saya adalah Masih Mau’ud (AlMasih yang dijanjikan)! Dan sayalah orang dijanjikan oleh para nabi. Mengenai zaman/masa saya, terdapat beritanya di dalam Taurat, Injil, dan Al-Quran Syarif, bahwa pada saat itu di langit akan terjadi gerhana bulan dan gerhana matahari, serta di bumi akan merebak [wabah] pes yang dahsyat”. (Dafi’ul Balaa:18)

Kemudian Hadhrat Masih Mau’ud as bersabda:

“Saya bersumpah demi Allah yang di tangan-Nya terletak nyawa saya, bahwa Dia telah menzahirkan tanda ini di langit untuk membuktikan kebenaran saya. Dan Dia menzahirkannya tatkala para maulwi menamakan saya dajjal, kazzab, dan kafir, bahkan yang paling kafir. Inilah dia tanda yang mengenainya telah dijanjikan dua puluh tahun silam di dalam Barahiyn Ahmadiyah. Dan [janji] itu adalah:

قُلْ عِنْدِى شَهَادَةٌ مِنَ اللّٰهِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُؤْمِنُوْنَ – قُلْ عِنْدِى شَهَادَةٌ مِنَ اللّٰهِ فَهَلْ أَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ

Yakni: “Katakan kepada mereka, bahwa padaku terdapat kesaksian dari Allah, apakah kalian akan mempercayainya atau tidak. Lalu katakana kepada mereka, bahwa padaku terdapat kesaksian dari Allah, apakah kalian akan menerimanya atau tidak.”

Hendaknya diingat bahwa walau untuk membuktikan kebenaran saya sudah sangat banyak kesaksian dari Allah Ta’ala – dan lebih dari seratus nubuatan telah sempurna yang mana ratusan ribu orang menjadi saksinya – akan tetapi pemaparan nubuatan tersebut di dalam ilham ini adalah benar-benar untuk suatu pengkhususan. Yakni yang tidak pernah diberikan kepada siapapun semenjak Adam sampai sekarang.

Ringkasnya, sambil berdiri di Ka’bah saya dapat bersumpah bahwasanya tanda ini adalah membuktikan kebenaran saya.” (Tohfah Golerwiyah:53-54)[1]


[1] Jema’at Ahmadiyah Indonesia, Suvenir Peringatan Seabad Gerhana Bulan dan Gerhana Matahari, Ramadhan 1894-1994, (Jema’at Ahmadiyah Indonesia, 1994) hal. 41

(Visited 145 times, 1 visits today)