Pelajaran Bahasa Arab


Pada masa-masa itu juga, Hazrat Ahmad as telah mengemukakan sebuah rencana untuk mengajarkan bahasa Arab kepada warga Jemaat Ahmadiyah. Yakni tiap-tiap orang harus menghafalkan beberapa kalimat bahasa Arab yang fasih dan mudah serta lazim dipakai dalam percakapan sehari-hari. Dengan demikian, orang-orang akan lekas dapat mempelajari bahasa Arab. Beberapa kali pelajaran semacam itu telah diterbitkan, namun kemudian karena banyaknya pekerjaan, pelajaran itu terhenti.

Contoh dan cara yang dimaksudkan oleh Hazrat Ahmad as ini dapat dipakai oleh Jemaat untuk maju dalam pelajaran bahasa Arab. Beliau as sangat menghendaki agar orang-orang Islam di negerinya masing-masing, selain menguasai bahasa setempat, seharusnya juga menguasai bahasa Arab seperti bahasanya sendiri. Laki-laki dan perempuan semua harus belajar bahasa Arab, supaya keturunan yang akan datang tidak akan sulit mempelajari bahasa Arab itu. Anak-anak pun sejak kecil, selain bahasa negerinya, haruslah diajari bahasa Arab juga. Inilah suatu hal penting yang harus disempurnakan untuk menegakkan agama Islam dengan benar dan kuat.

Suatu kaum yang tidak mengetahui bahasa agamanya, tentulah tidak akan dapat memahami agamanya dengan benar. Suatu kaum yang tidak memahami agamanya sendiri, niscaya tidak akan dapat menjaga diri dari serangan agama lain. Suatu bangsa yang hanya mengenal terjemahan kitab agamanya, niscaya tidak akan dapat mempelajari agamanya dengan sempurna. dan kitab agamanya pun akan rusak. Karena terjemahan itu maka lambat laun orang-orang akan lalai membaca bahasa asli kitab tersebut. Memang, terjemahan itu tidak dapat dikatakan benar seperti kitab aslinya, maka akhirnya, lambat laun golongan itu akan tersesat dari tujuan agamanya. Jemaat Ahmadiyah berupaya pula untuk menyempurnakan keinginan Hazrat Ahmad as tersebut, dan insya Allah akan berhasil.

(Visited 7 times, 1 visits today)