Perjalanan ke Jhelum


Pada akhir tahun 1902, seorang bernama Karam Din memperkarakan Hz. Masih Mau’ud di Jhelum dengan tuduhan bahwa beliau berencana untuk membinasakan orang itu. Maka pengadilan negeri Jhelum memanggil belaiu as.. Untuk itu pada bulan Januari 1903, Hazrat Ahmad as berangkat ke Jhelum. Perjalanan ini menjadi salah satu tanda

mulainya kemajuan beliau as..

Meski pun Hazrat Ahmad as. pergi hanya untuk menjawab tuduhan dan fitnah yang dilemparkan kepada beliau itu, tetapi masyarakat telah ramai yang datang untuk menjumpai beliau dalam jumlah besar. Ketika Hazrat Ahmad as. tiba di stasiun Jhelum, orang-orang yang menjemput dan menjenguk sedemikian rupa banyaknya sehingga ruangan stasiun itu penuh sesak oleh massa. Bahkan sampai bagian luar stasiun, di jalan-jalan besar, sampai jauh, penuh oleh orang-orang. Dan kendaraan pun sukar bergerak. Para pejabat pihak yang berwajib telah mengambil tindakan-tindakan khusus untuk mengatur massa yang begitu ramainya.

Ghulam Heydar, wedana Jhelum ditetapkan untuk menyertai Hazrat Ahmad as. supaya kendaraan dapat bergerak. Ribuan orang dari kampung-kampung telah datang untuk melihat dan menyaksikan kedatangan beliau as.. Sekitar seribu orang telah bai’at kepada Hazrat Ahmad as. pada saat itu. Ruang pengadilan dan lapangan di luar pun betul-betul sesak oleh orang-orang yang mengikuti jalannya perkara itu. Sampai pihak yang berwajib kewalahan mengatur masaa yang demikian banyaknya. Dalam pemeriksaan pertama saja, Hazrat Ahmad as. telah dibebaskan. Maka dengan selamat sejahtera, beliau as. kembali ke Qadian.

(Visited 2 times, 1 visits today)