Ikhtisar (Ringkasan) Khotbah Jumat

Sayyidina Amirul Mu’minin, Hadhrat  Mirza Masroor Ahmad

  Khalifatul Masih al-Khaamis ayyadahullahu Ta’ala binashrihil ‘aziiz [1]

Tanggal 31 Hijrah 1392 HS/Mei 2013

Di Masjid Baitul Futuh, Morden, London, UK.

أَشْهَدُ أَنْ لا إِلٰهَ إلا اللّٰهُ وَحْدَهُ لا شَرِيْكَ لَهُ

وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

أَمَّا بَعْدُ فأعوذ بِاللّٰهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

بِسْمِ اللّٰهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (١) اَلْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ (٢) الرَّحْمٰنِ الرَّحِيْمِ (٣) مَالِكِ يَوْمِ الدِّيْنِ (٤) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ (٥) اِهْدِنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقِيْمَ (٦)  صِرَاطَ الَّذِيْنَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوْبِ عَلَيْهِمْ وَلا الضَّالِّيْنَ  (٧)

وَ اَمَّا بِنِعۡمَۃِ  رَبِّکَ  فَحَدِّثۡ

 ‘Wa ammaa bi ni’mati Rabbika fahaddits.’ – “Dan karunia Tuhanmu ceritakanlah kepada  orang lain. (QS.93:12)

Karunia Allah dapat berupa duniawi, agama, maupun kerohanian. Karunia duniawi diberikan kepada semua orang, tanpa kecuali. Mereka yang memiliki iman dan menganggap Tuhan sebagai Sumber segala berkat juga bersyukur atas karunia duniawi ini. Sementara mereka mengungkapkan rasa syukur secara pribadi, mereka juga memberitahu dunia bahwa karunia hanya dari Allah.

Lalu ada karunia iman dan karunia kerohanian. Kita, para Ahmadi adalah hamba-hamba dari pecinta sejati Hadhrat Muhammad Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam, yaitu Hadhrat Masih Mau’ud ‘alaihis salaam dan kita telah mendapatkan karunia tersebut. Adalah wajib pada setiap Ahmadi untuk menceritakan karunia dan berkat dari Allah. Salah satu cara untuk melakukannya adalah mematuhi perintah-perintah Allah, sementara cara lain adalah mengumumkan kepada dunia, melalui tabligh, bahwa “Datang dan dapatkanlah cahaya rohaniah ini yang telah diberikan kepada kami, dan jadilah penerima berkat Tuhan. Hanya cahaya Ilahi inilah yang akan membantu memperindah kehidupan duniawi maupun akhirat setiap orang.

 

Limpahan Karunia Ilahi kepada Hadhrat Masih Mau’ud a.s.

Ini juga merupakan manifestasi dari karunia Allah ketika Dia merahmati upaya kita yang sedikit dan memberkatinya sedemikian rupa dan melampaui harapan kita. Ini semakin menarik perhatian kita kepada-Nya. Seorang mumin sejati harus memiliki wawasan sejati mengenai hal ini, untuk terus menjadi penerima rahmat Allah.

Allah mengutus Hadhrat Masih Mau’ud a.s. di zaman ini untuk menyebarkan pesan Hadhrat Rasulullah s.a.w.. Allah mengutusnya dengan dukungan-Nya dan tanda-tanda nyata yang kita saksikan sampai hari ini. Tanda-tanda nyata ini sesuai dengan janji Ilahi karena Allah telah menubuatkan kepada Hadhrat Masih Mau’ud a.s. bahwa beliau tidak akan mampu menghitung karunia-Nya. Diwahyukan kepada beliau: “Jika engkau menghitung nikmat Allah, engkau tidak mungkin bisa melakukannya.”[2] Wahyu lain menyatakan: “Sampaikanlah karunia Tuhan engkau .”[3]

Hadhrat Masih Mau’ud a.s. menulis: “Karena perintah ‘Dan karunia Tuhan engkau ceritakanlah kepada orang lain’, hamba yang lemah ini melihat tidak ada salahnya mengungkapkan bahwa hanya karena rahmat dan karunia-Nya, Tuhan Yang Maha Karim dan Penyayang telah memberikan hamba yang lemah ini banyak sekali dalam semua hal ini. Dia tidak mengirimkan hamba yang tidak berguna ini dengan tangan kosong, dan tidak mengangkatnya tanpa tanda-tanda. Sebaliknya, Dia memberikan semua tanda-tanda, yang sekarang mewujud dan akan terus memberikannya. Sampai Allah Ta’ala menegakkan hujah (dalil) dengan jelas, Dia akan terus menunjukkan tanda-tanda ini.”[4]

Hadhrat Masih Mau’ud a.s. juga menulis: “Kerendahan hati dan kelemah-lembutan … adalah kondisi mendasar dari ‘ubudiyyat (penghambaan kepada Tuhan), namun, karena perintah dalam ayat: “Dan karunia Tuhan engkau ceritakanlah kepada orang lain, menceritakan karunia Ilahi juga sangat penting.“[5]

Setiap kali kita merasakan rahmat dan berkat Tuhan, kita menceritakan dan menyampaikannya berdasarkan perintah ayat ini, karena memang kita harus. Namun hal ini dilakukan dengan kerendahan hati bukan untuk menceritakan pentingnya diri pribadi.”

Kesuksesan Lawatan Hadhrat Khalifatul Masih V Atba. 

ke Amerika Serikat dan Kanada

 Hadhrat Khalifatul Masih baru-baru ini mengadakan tur ke Amerika Serikat dan Kanada di mana program yang berbeda diadakan dengan tamu luar. Allah memberi taufik untuk menyampaikan pesan sejati Islam dan pesan ini tersebar sangat luas sehingga melampaui harapan Jemaat lokal. Ini adalah sebuah berkat diantara berkat-berkat Allah, dan bukan karena upaya siapa pun. Jemaat ini diperkenalkan di pantai Barat Amerika Serikat melalui tur ini, di mana Hadhrat Khalifatul Masih sebelumnya belum pernah ke sana. Beliau pergi ke Los Angeles. Kota, wilayah dan masyarakat Hispanik, dan tugas yang harus dilakukan Jemaat setempat, telah disebutkan dalam khotbah Jumat sebelumnya.

Hari ini Hudhur menceritakan pengenalan Jemaat kepada tamu luar. Sebuah resepsi diselenggarakan di sebuah hotel di Los Angeles oleh Jemaat. Panitia berpikir bahwa karena mereka orang-orang duniawi, mungkin banyak orang tidak akan datang, dan sampai hari terakhir tanggapan-tanggapan atas undangan pun masih berdatangan.

Pengaturan demikian dibuat atas dasar bahwa dari semua orang yang dikirimi undangan, sekian orang diperkirakan akan hadir. Namun responnya ternyata begitu besar sehingga membuat khawatir panitia. Pada akhirnya, pengaturan tempat duduk harus ditambah dan beberapa teman yang telah mengatakan mereka akan membawa teman-teman mereka harus terpaksa harus dimintakaan maafnya [karena terbatasnya tempat dan undangan membawa orang-orang di luar undangan].

Resepsi tersebut dihadiri oleh kelompok penting masyarakat, di mana Hadhrat Khalifatul Masih menyampaikan ceramah. Beliau menguraikan secara singkat istilah Al-Quran Rabbul ‘aalamiin’, dan dengan referensi itu berbicara tentang cinta dan kasih-sayang Rasulullah s.a.w. bagi umat manusia, dan menjelaskan bahwa teladan beberkat beliau adalah contoh untuk kita tiru. Jadi, bagaimana bisa Islam menjadi agama ekstrimis?

Ada dampak khusus pada tamu dalam hal teladan beberkat beliau. Semua orang mengatakan ajaran seperti ini harus disebarluaskan; dunia membutuhkannya. Orang-orang datang ke Hadhrat Khalifatul Masih dan berulang kali menyatakan perasaan ini dan beberapa direkam untuk MTA.

Beragam Jabatan dan Profesi  Tamu Undangan dan

Tanggapan Positif  Para Tamu Undangan

Resepsi berlangsung pada 11 Mei dan orang-orang dari berbagai lapisan masyarakat menghadirinya. Jumlah total tamu adalah 291 yang menyukai ajaran Islam yang menegakkan kedamaian, cinta, rasa menghargai dan keadilan di dunia. Di antara para tamu ada 5 anggota Kongres AS, 14 perwakilan media terkenal, akademisi, 17 orang berbagai pejabat pemerintah, 37 profesor, 13 diplomat, perwakilan LSM, perwakilan dari 29 agama, orang-orang kelompok pemikir dan pasukan bersenjata. Berikut adalah beberapa pendapat dari para tamu.

Barbara Goldberg mengatakan: “Saya menulis untuk menyampaikan penghargaan saya yang mendalam karena mengundang kami untuk ikut dalam acara makan siang menyambut Yang Mulia (Hudhur, His Holiness). Anda mengadakan sebuah program yang sangat menyentuh, yang bukan hanya menunjukkan rasa hormat tetapi juga program yang menyampaikan sebuah Jemaat yang banyak dari antara kita tidak mengetahuinya.”

Tamu lain mengatakan: “Yang Mulia menyampaikan nilai-nilai yang pengetahuan saya terbatas mengenainya, meski demikian, kata-kata beliau sangat sesuai dengan filosofi agama saya. Cinta-kasih untuk semua, tiada kebencian untuk siapapun; menerima orang lain; ada satu Tuhan dan Tuhannya adalah Tuhanku … setiap kata yang keluar dari mulut beliau adalah kebenaran. Tujuan beliau mengenai perdamaian dunia dan peringatan yang tepat waktu tentang perang nuklir adalah kata-kata yang perlu didengar dan diperhatikan oleh para pemimpin kita.“

Walikota Redlands, CA mengatakan: “Saya ingin mengucapkan terima kasih secara pribadi atas undangan untuk bergabung dengan Anda pada hari Sabtu untuk mendengar Yang Mulia menyampaikan pesan toleransi dan hubungan damai di dunia kita … saya sangat senang mendengar pesan dari Yang Mulia tentang pemisahan gereja [baca lembaga keagamaan, red.] dan negara … kita perlu menyadari bahwa banyak orang lain di seluruh dunia yang didiskriminasikan karena keyakinan agama mereka … Saya setuju dengan Yang Mulia bahwa perdamaian tidak dapat dicapai tanpa mengakhiri pandangan menindas dan kekejaman kepada orang lain. Harapan saya adalah bahwa melalui pendidikan berkelanjutan kepada para pemuda kita, kita dapat membuka mata mereka ke dunia toleransi dan penghargaan satu sama lain yang akan mengarahkan ke dunia yang lebih baik dan lebih toleran.“

Di satu sisi ada Amerika Serikat di mana dibuat pernyataan yang menentang Islam, dan di sisi lain di sini, ajaran Islam sedang diakui.

Lee Baca, Sheriff daerah LA yang sangat terkenal mengatakan: “Kunjungan Yang Mulia Mirza Masroor Ahmad ke Los Angeles menghasilkan pesan perdamaian, cinta dan keadilan bagi lima ratus orang dari semua agama. Para peserta terdiri dari para pemimpin keamanan publik, anggota kongres, dewan kota dan pendidik. Yang Mulia menekankan “Cinta kasih untuk semua, tiada kebencian untuk siapapun” sebagai ajaran sejati Rasulullah s.a.w. perdamaian Dunia adalah tanggung jawab yang semua agama bisa melakukannya, adalah perasaan bersama orang-orang yang hadir.”

Ini memang negara yang sama di mana banyak hal yang keliru disampaikan tentang Islam dan Rasulullah s.a.w. Dan sekarang setelah ajaran Islam dibawa ke sana, mereka tidak bisa lain kecuali setuju dengan ajaran yang disampaikan. Semoga Tuhan juga memberikan pengertian kepada umat Islam supaya mereka dapat menegakkan ajaran indah Islam melalui amalan mereka.

Yang terhormat Grey Davis, mantan Gubernur California mengatakan: “Saya benar-benar menikmati pesan beliau mengenai perdamaian, pengertian, dan rasa hormat untuk semua anak-anak Tuhan … anda tahu, saya berpikir bahwa kita harus menyadari bahwa kita semua adalah anak-anak Tuhan… Ada satu Tuhan, Dia menciptakan kita semua, dan Dia ingin kita mencintai Dia dan mencintai sesama kita.” Dia duduk di sebelah Hudhur dan bercakap-cakap dengan baik, di mana ia menunjukkan minat yang besar terhadap MTA dan meminta channel frekuensinya,  dan mengatakan bahwa dia akan akan menontonnya.

Eric Garcetti, anggota Dewan Kota LA mengatakan: “Pidato ‘Yang Mulia’ menggambarkan jalan yang jelas kerja sama atas dasar persaudaraan dan penghormatan sebagai landasan untuk perdamaian dan kemakmuran di dunia … [kita] mengharapkan yang terbaik bagi misi beliau untuk menyebarkan pesan cinta, pemberdayaan, dan toleransi di seluruh dunia.”

Dana Rohrabacher, anggota Kongres AS mengatakan: “Yang Mulia hari ini memberikan satu pernyataan yang menjangkau kita semua. . . Pesan beliau tentang toleransi dan cinta kasih serta menerima satu sama lain adalah penting untuk mengikat kita semua di sini. . .Ini adalah pertama kalinya saya bertemu beliau, dan saya terkesan dengan pendekatan beliau yang sangat akademis, bijaksana dan logis terhadap masalah yang beliau sampaikan serta analisis beliau tentang dunia. Beliau memiliki pesan yang dapat diterima oleh orang-orang dari berbagai agama. . . Pesan perdamaian beliau patut didengarkan – beliau memiliki daya tarik ketika beliau berbicara tentang perdamaian “.

Rachel Moran, Dean, University of California School of Law mengatakan: “Adalah suatu kehormatan dan keistimewaan menjadi bagian dari acara seperti ini yang mempromosikan perdamaian dan toleransi. Hari ini, kami membawa pulang pelajaran moral penting, bahwa setiap dari kita memiliki tanggung jawab untuk mengusahakan harmoni dan membangun hubungan dalam kehidupan kita sehari-hari dan dalam setiap kesempatan. Apa yang bisa lebih menginspirasi daripada itu? … Yang Mulia memancarkan rasa spiritualitas dan idealisme yang memberikan kepada kita pesan yang penting di dunia yang penuh dengan konflik. Beliau mengingatkan kita bahwa perdamaian merupakan kewajiban bersama. Pemikiran dan filsafat beliau memiliki sifat umum yang kuat bahwa terlepas dari agama kita, kita semua adalah obyek cinta dan kita semua memiliki kewajiban untuk mencintai orang lain.“

Yang terhormat Mohamed Samir, Konsul Jenderal Mesir mengatakan: “Beliau adalah pemimpin yang bijaksana … Saya sangat terinspirasi oleh apa yang beliau katakan hari ini … kata-katanya sangat inspiratif dan saya mendorong orang untuk bekerja sama dan hidup berdampingan … kita harus menerapkan setiap saran beliau untuk hidup berdampingan …“

Sophia Pandya, Profesor Studi Agama, California State University mengatakan: “Saya sangat menikmati komentar Yang Mulia mengenai perdamaian dunia dan cinta pada umat manusia. Dunia membutuhkan lebih banyak obor kemanusiaan seperti Jemaat Ahmadiyah.”

Aziza Hasan, mantan Direktur Muslim Public Affairs Council mengatakan: “Selamat atas acara yang luar biasa pada Sabtu lalu. Aku pergi dengan perasaan segar dan berenergi baik sebagai anggota profesional antar agama dan anggota komunitas Muslim. (Penyampaian) Yang Mulia sangat fasih dan relevan. Saya benar-benar menghargai bahwa beliau menangkis tuduhan kekerasan yang ditujukan pada Rasulullah Muhammad saw.. Banyak orang mencoba untuk menghindari atau melewatkan masalah ini. Pernyataan beliau mengena langsung pada tamu-tamu terkemuka yang memiliki banyak pengikut.”

John McMahon, dari Departemen County Sheriff San Berardino mengatakan: “Pesan tersebut mengenai intinya dan kita semua setuju bahwa bekerja sama menuju perdamaian adalah arah yang perlu kita tempuh.”

Dr Frank Leivo, seorang dokter terkemuka mengatakan: “Yang Mulia menyampaikan masalah yang tidak begitu saya ketahui, meskipun demikian kata-kata beliau sangat sesuai dengan filosofi agama saya… setiap kata yang keluar dari mulut beliau adalah kebenaran. Tujuan beliau mengenai perdamaian dunia dan peringatan tepat waktu tentang perang nuklir adalah kata-kata yang perlu didengar dan diperhatikan oleh para pemimpin.”

Yang terhormat Jan Chase mengatakan: “Saya bersyukur atas kesempatan untuk bertemu Yang Mulia dan menghadiri pertemuan besar ini. Saya sangat menyukai fakta bahwa beliau berbicara mengenai masalah terorisme secara langsung dalam sambutan beliau. “

Dana Rohrabacher adalah anggota Kongres Partai Republik yang pandangannya biasanya nampak anti-Islam. Dia mengatakan setelah pemboman Boston bahwa Islam menghasut anak-anak untuk membunuh dan Islam merupakan bahaya bagi dunia saat ini. Komentarnya setelah menghadiri resepsi di LA telah dikutip di atas. Kemudian, ia mengirim surat kepada sekretaris Umur Amah kita di AS dan menulis: “Yang Mulia tentunya menikmati rasa pencapaian karena kunjungan beliau ke California Selatan menanam beberapa bibit yang akan menuai kebaikan hati di tahun-tahun yang akan datang.”

Demikianlah perubahan yang terjadi pada  pandangannya setelah tur Hudhur tersebut!

Diwawancarai LA Times

Hadhrat Khalifatul Masih diwawancarai oleh LA Times. Di bawah ini adalah versi wawancara yang dipublikasikan:

Soal (Pertanyaan): Bagaimana Anda menyebarkan pesan Islam sebagai agama damai dalam situasi yang Anda temukan di Amerika Serikat, di mana, karena serangan teroris oleh ekstrimis Muslim, beberapa orang salahpaham tentang Islam yang sebenarnya?

Jawaban: Orang-orang Muslim telah dianiaya dan diserang oleh lawan-lawan mereka sepanjang sejarah, dan telah mendapati diri mereka dalam perang, dipaksa untuk membalas penganiayaan. Tapi sekarang tidak ada perang agama semacam itu. Setiap kali organisasi jihad berdiri atas nama Islam dan salah memahami ajaran Islam yang benar, kita harus melawan ini dan berbicara. Tidak hanya di Amerika Serikat, tetapi dimanapun di dunia, Anda melihat nama Islam difitnah oleh para penentang, mereka yang tidak memiliki pemahaman yang benar tentang Islam. Ini adalah kelompok militan, bukan pengikut agama yang benar, dan kita selalu berdiri menentang mereka. Di sini di Amerika Serikat, kita memiliki program yang berjalan baik. Selama dua tahun terakhir kita telah melakukan kampanye ‘Muslims for Life’. Kita mengorganisir donor darah. Pertama kali perjalanan ini dilakukan kita mengumpulkan 10.000 donor darah dan didistribusikan kepada rumah sakit.

S: Jemaat Anda berkomitmen terhadap pemisahan gereja [baca lembaga keagamaan, red.] dan negara, yang membedakan dari beberapa negara mayoritas Muslim di Timur Tengah di mana para pemimpin politik berusaha untuk mendirikan pemerintahan Islam sebagai ganti rezim otoriter yang digulingkan dalam revolusi musim semi Arab. Apakah menurut pendapat Anda, daerah tersebut akan lebih stabil jika pemerintahan sekuler baru diciptakan sebagai gantinya?

J: Di Mesir, apa yang kita lihat setelah menyingkirkan Hosni Mubarak adalah bahwa tidak ada yang berubah. Kita memiliki pemerintah yang masih tidak melaksanakan tugasnya kepada masyarakat dan tidak menghormati hak-hak rakyat. Di Libya, setiap suku memiliki pemerintahan sendiri. Menteri Pertahanan memperingatkan baru-baru ini bahwa beberapa sedang berusaha untuk menggulingkan pemerintah terpilih dan jika tidak diambil beberapa tindakan akan ada bencana lain. Di Tunisia, semua orang mengatakan mereka mengubah negara untuk yang terbaik dan atas nama agama, tetapi tidak ada perdamaian. Jika wilayah itu ingin menjalankan demokrasi sejati, itu harus dipraktekkan seperti di Barat [tanpa dominasi agama].

S: Bagaimana masyarakat internasional memulihkan perdamaian di wilayah yang sekarang dilanda perang dan kekerasan oposisi?

J: Beberapa bulan yang lalu, Presiden Israel Shimon Peres mengatakan PBB harus mengirimkan pasukan ke negara-negara yang kacau, tetapi hanya pasukan yang terdiri dari tentara Arab, bukan pasukan Barat. Memang peran yang tepat dari tetangga untuk bekerja sama dan mencoba untuk menghentikan konflik di wilayah mereka. Adalah tugas negara tetangga untuk menghentikan kekejaman di Suriah.

S: Menurut anda bagaimana pertempuran di Suriah dapat diakhiri?

J: Pemerintah Suriah didominasi Alawit, sementara mayoritas warga Suriah adalah Sunni. Pemerintah menganiaya Sunni dan menimbulkan ketidakadilan. Sekarang ada kelompok lain dengan kepentingan pribadi datang ke negara itu, termasuk ekstrimis, untuk membantu para pemberontak. Jadi sekarang ada konflik di antara pemberontak maupun dengan pemerintah. Kekejaman dan penganiayaan itu dimulai oleh pemerintah, tapi sekarang kedua belah pihak bersalah. Mereka tidak akan bisa menyelesaikannya sendiri, jadi harus ada prakarsa untuk mencari jalan keluar dan mengakhiri pertempuran.

T: Anda mengatakan ini adalah tanggung jawab negara-negara tetangga untuk membantu menemukan jalan menuju perdamaian. Apakah Anda melihat upaya baru-baru ini yang diumumkan oleh Rusia dan Amerika Serikat untuk menyatukan kelompok-kelompok Suriah dalam perundingan sebagai respon yang diharapkan dari tetangga, atau kekuatan ini terlalu jauh dari wilayah tersebut?

J: Dunia ini sekarang menjadi desa global, sehingga gagasan [pandangan mengenai apa itu] tetangga menjadi lebih luas. Namun masih ada dua blok di dunia, dengan Rusia mendukung pemerintah Suriah dan pemerintah Barat mendukung para pemberontak. Menghentikan kekerasan di sana akan menjadi ujian niat baik dari Amerika Serikat dan Rusia. Kekerasan ini harus dihentikan, karena jika terus berlangsung ini akan menarik seluruh dunia.

T: Kepemimpinan Jemaat Muslim Ahmadiyah telah terpaksa pergi dari Pakistan ke pengasingan (Inggris). Apa yang menjadi akar perbedaan anda dengan umat Islam lainnya, dan bagaimana perbedaan itu mempengaruhi kerekatan dan kesatuan pesan Islam?

J: Kami percaya bahwa Al-Masih (Imam Mahdi) telah datang sebagai nabi pengikut (nabi bawahan dari Nabi Muhammad s.a.w.) dan yang tidak membawa syariat dalam wujud pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah [di tahun 1889]. Umat Muslim lainnya tidak setuju dan percaya bahwa setelah Nabi Suci Islam (Nabi Muhammad s.a.w.) datang, tidak bisa ada nabi lain, baik yang membawa syariat baru maupun tidak. Di Pakistan, rezim Pemerintah telah mengesahkan undang-undang terhadap Ahmadiyah, menyatakan bahwa kami bukan Muslim untuk tujuan hukum dan konstitusi. Jumlah Ahmadi jutaan, bukan hanya di Pakistan. Tapi di situ Anda dapat melihat bahwa para mullah Pakistan takut bahwa jika mereka tidak menghentikan Ahmadiyah mengamalkan agama secara bebas, para Ahmadi mungkin akan menarik setiap Muslim Pakistan ke Jemaat mereka.

S: Dimana Jemaat Muslim Ahmadiyah terkuat di dunia, dan di mana Jemaat tumbuh paling cepat?

A: Kami memiliki jutaan anggota di Asia, tetapi anggota meningkat  paling cepat di Afrika Barat. Pakistan sebelumnya menjadi Jemaat Ahmadiyah terbesar, tapi sekarang beberapa negara Afrika memiliki jumlah yang lebih besar. Kita meningkat dari hari ke hari, setiap tahun sekitar 100.000. Beberapa orang takut pada Islam. Beberapa orang telah menjadi acuh tak acuh terhadap semua agama. Mereka tidak percaya pada Tuhan. Tapi setelah beberapa lama mereka akan kembali dan mencari agama. Ketika mereka mencapai keadaan ini, kita percaya dan kita berharap bahwa kita akan membantu orang-orang mengisi kesenjangan spiritual dengan ajaran sejati agama kita.”

Hadhrat Khalifatul Masih mengatakan kebanyakan, banyak yang tidak dilaporkan dalam wawancara tetapi LA Times menerbitkan sebuah laporan yang baik dari wawancara tersebut. Hudhur menyampaikan kepada pewawancara bahwa jika generasi mereka saat ini tidak cenderung kepada Ahmadiyah, Insya Allah generasi yang berikutnya akan cenderung pada Ahmadiyah, dan Ahmadiyah akan mengisi kekosongan spiritual yang dirasakan oleh banyak orang.

Diwawancarai oleh Wall Street Journal

Hadhrat Khalifatul Masih juga diwawancarai oleh Wall Street Journal, Koran elit dengan sirkulasi internasional. Koresponden bertanya mengapa Hudhur mengunjungi California? Beliau menjawab dengan mengatakan bahwa “Seluruh bumi adalah milik kami dan kami harus menyampaikan pesan kami kemana saja.” Selain itu, beliau berada di sana untuk bertemu dengan anggota Jemaat beliau.

Mungkin pertanyaan ini timbul dari prasangka yang didasarkan pada banyak politisi mengunjungi Amerika Serikat untuk memperoleh keuntungan duniawi. Tanggapan Hadhrat Khalifatul Masih adalah bahwa beliau ada di sana tidak untuk mendapatkan sesuatu bagi diri beliau sendiri maupun untuk Jemaat beliau. Beliau bersabda: “Satu-satunya keuntungan yang saya inginkan dari [pemimpin AS] adalah untuk membuat beberapa program guna menciptakan dan mengembangkan perdamaian di dunia.”

 Beliau juga memperingatkan mengenai perang dunia, yang akan datang jika langkah yang diperlukan tidak diambil dan mengangkat masalah serangan pesawat tak berawak yang menyebabkan hilangnya nyawa tak berdosa dan mengatakan bahwa serangan pesawat tak berawak ini meningkatkan perasaan anti-Barat!

Melalui siaran tur oleh LA Times, Wall Street Journal, Chicago Tribune dan beberapa surat kabar lain di media cetak, pesan tersebut mencapai 5,5 juta orang, sedangkan pesan ini mencapai 5 juta orang melalui situs online dan 1,5 juta orang melalui siaran radio. Ini tidak akan pernah bisa terjadi melalui usaha kita. Sungguh, semua ini adalah dari Tuhan dan sedikit gambaran kemahakuasaan-Nya. Kini, semua Jemaat ini perlu untuk menuai manfaat dari hal ini dan melanjutkan tugas.

Vancouver, Kanada

Perhentian tur selanjutnya adalah Vancouver, Kanada, di mana masjid Baitur Rahman diresmikan. Tamu luar diundang dan acara tersebut mendapat liputan yang baik oleh media. Secara keseluruhan, di Kanada pesan kita mencapai 8,5 juta orang melalui peresmian masjid dan melalui berbagai wawancara Hadhrat Khalifatul Masih.

 CBC, seperti saluran nasional BBC di sini melaporkan, peresmian masjid disaksikan oleh sekitar 1 juta pemirsa. Lebih dari 2 juta pemirsa mendapat pesan melalui CTV, sebuah saluran berita, sedangkan 600.000 penonton menerima pesan tersebut melalui Global TV. Sebelas surat kabar meliput acara tersebut. Stasiun radio juga menyiarkannya dan khususnya stasiun radio dari media etnis menyampaikan pesan tersebut ke 600.000 pendengar.

Manmeet Singh adalah seorang teman lama Jemaat, ia adalah menteri dalam Dewan Sementara Alberta. Dia mengatakan bahwa ia telah menyiapkan teks untuk pidato tentang perdamaian yang harus ia sampaikan di Jenewa. Namun, setelah mendengarkan pidato Hadhrat Khalifatul Masih, ia mengatakan ia akan merevisi teks pidatonya dan memasukkan beberapa poin yang disampaikan oleh Hudhur.

 Seorang wakil dari stasiun radio yang disebut “Sher-e-Punjab” mengatakan bahwa ia mendapati pidato tersebut sangat berani.

Komentar lain memuji pernyataan Hudhur dalam pidato beliau bahwa “Ketika kita meresmikan sebuah masjid baru, kita memulai babak baru kebebasan beragama.”

Koresponden CBC melaporkan dalam berita bahwa Hadhrat Khalifatul Masih menjawab semua pertanyaan dengan memuaskan.

Seorang pebisnis mengatakan bahwa ia telah mendapati pada peresmian tersebut bahwa perdamaian bukan hanya ajaran Kristen. Dia mengatakan dia akan menceritakan ini pada anak-anaknya.

Seorang Muslim dari Maroko mengatakan bahwa ia berharap bahwa penyampaian pesan perdamaian ini akan membantu menangkis kesalahpahaman tentang Islam sebagai agama ekstrimis. Dia mengatakan dia adalah seorang Muslim tetapi telah belajar banyak hal baru dari pidato tersebut.

Tamu lain mengatakan bahwa pidato tersebut sangat memacu pikiran dan meliputi masalah yang sangat luas. Poin utama pidato tersebut adalah bahwa pidato tersebut membahas mengenai ketakutan orang biasa. Pidato itu sangat jelas dan membawa pandangan ke depan.

Tamu lain mengatakan bahwa pesan Tauhid (Keesaan Tuhan) dalam pidato itu penting bagi dunia.

Demikianlah, berbagai outlet media memainkan peran dalam menyiarkan pesan ini. Pidato ini mencapai sekitar 4% dari populasi Amerika Serikat, meskipun dalam hal populasi Pantai Barat mencapai 25%. Di Kanada pesan ini mencapai 25% dari total populasi Kanada. Ini semata-mata hanya dengan rahmat Tuhan.

Komentar Atas berbagai Tragedi yang Terjadi

Sebuah pertanyaan disampaikan di Kanada dalam kaitannya dengan Islam sebagai agama perdamaian dan apakah umat Islam saat ini adalah menunjukkan hal ini. Hadhrat Khalifatul Masih menjawab bahwa “Ajaran Al-Quran adalah perdamaian tetapi jika seorang pemimpin atau masyarakat tidak menunjukkan hal ini, kesalahan ada pada mereka. Dunia Muslim tidak mematuhi ajaran ini dan inilah mengapa Allah mengutus Al-Masih yang dijanjikan (Masih Mau’ud dan Imam Mahdi).”

 Berkali-kali berbagai insiden disebut, insiden kereta api di Kanada, pemboman Boston dan pembunuhan London [Woolwich]. Hadhrat Khalifatul Masih menjawab bahwa “Semua ini adalah karena orang-orang berpaling dari Tuhan dan itu bukan ajaran Islam. Ini adalah sejumlah kecil orang yang melakukan kekejaman ini atas nama Islam.”

 Beliau (Hudhur) juga memuji respon tegas dan kuat yang dikeluarkan oleh Dewan Muslim Inggris setelah pembunuhan Woolwich di mana dewan ini menyebutnya tindakan yang tidak Islami. Disampaikan pertanyaan mengenai apa yang kita lakukan untuk menghentikan ekstremisme di dunia.

Hadhrat Khalifatul Masih bersabda “Kita terus mencoba untuk menyebarkan perdamaian di berbagai negara dengan mengkhidmati masyarakat. Kita tidak memiliki kekuatan untuk mengadakan perdamaian tetapi kita melakukannya dengan menyebarkan ajaran Islam yang indah dan akan terus melakukannya.”

  Menjawab pertanyaan tentang ekstrimisme di masjid-masjid, Hadhrat Khalifatul Masih menjawab bahwa masjid kita selalu memberikan pesan perdamaian dan kecintaan dan inilah mengapa secara umum tidak banyak orang yang berpikiran kriminal dalam Jemaat kita. Dalam kasus [bila ada] ada orang yang seperti itu, Jemaat mengeluarkannya [dari nizam/organisasi Jemaat].

Koresponden CBC berulang-ulang dan dengan sudut yang berbeda mencoba membuat Hudhur mengatakan bahwa Islam tidak menyebarkan perdamaian. Hudhur bersabda: Tidak peduli bagaimana ia mencoba jawaban beliau tidak akan berubah. Dia kemudian mengaku kepada beberapa Ahmadi bahwa ini adalah taktiknya. Memang, ajaran Islam sejati datang; kita tidak mengikuti prasangka apapun. Koresponden CBC kemudian bertanya bagaimana pesan kita (pesan Islam Ahmadiyah) akan menyebar dan dia diberitahu bahwa kita tanpa kenal lelah akan menyampaikan pesan kita kepada dunia. Ada masa ketika Hadhrat Masih Mau’ud a.s. sendirian. Kemudian, dalam masa  hidup beliau, beliau memiliki hampir 500.000 pengikut dan sekarang, 125 tahun kemudian kita berjumlah puluhan juta. Insya Allah, Muslim maupun non-Muslim datang masuk kedalam Jemaat Ahmadiyah.

Dengan rahmat Allah, menurut perkiraan hati-hati, dalam tur Hadhrat Khalifatul Masih ke Amerika Utara, lebih dari 20 juta orang menerima pesan Ahmadiyyat, Islam sejati. Untuk menyebarkan pesan pada skala ini dan mendapatkan tanggapan positif dan mendukung, tidak dapat terjadi dengan usaha manusia. Ini adalah dari Tuhan.

Mimpi Hadhrat Khalifatul Masih IV rha.

Beberapa Jumat lalu [saat berkhotbah di Los Angeles] Hadhrat Khalifatul Masih menceritakan mimpi Hadhrat Khalifatul Masih IV rh. di Los Angeles bahwa beliau (Hudhur IV) telah melihat gelombang lautan manusia. Sebenarnya [koreksi atas hal tersebut] dalam mimpi tersebut beliau (Hudhur IV rha) hanya mendengar suara yang datang dari tanah mendukung Islam dan Ahmadiyah. Tentu saja, suara-suara (komentar) yang mendukung dalam tur ini juga merupakan satu aspek dari hal ini. Perhatian dan ulasan yang diterima sekarang menguatkan bahwa suara ini sekarang akan terus dibangkitkan dari daerah ini dan akan sangat bergema dalam mendukung Islam.

Hadhrat Khalifatul Masih bersabda bahwa beliau merasa itu merupakan kejadian khusus dari Tuhan bahwa sebulan yang lalu beliau pergi ke tur Spanyol dan pengenalan Jemaat secara luas berlangsung di sana. Negara yang dulunya di bawah Islam sekarang di bawah Kristen, dan Islam kini sedang diperkenalkan kembali di sana.

Sebulan kemudian wilayah Amerika Serikat yang Hadhrat Khalifatul Masih kunjungi adalah daerah di mana sejumlah besar orang Spanyol/Hispanik tinggal. Sekarang tugas kita untuk mengurus hal ini dan pesan yang dibawa ke Spanyol Timur dan Spanyol Barat harus dipupuk dan orang-orang ini dibawa ke bawah bendera Islam.

Seperti disebutkan dalam khotbah Jumat dari LA, masyarakat Hispanik Amerika mengatakan bahwa jumlah mereka sepuluh kali orang yang menghuni Spanyol dan perhatian harus diberikan kepada mereka.

Hadhrat Muslih Mau’ud radhiyallahu ‘anhu pernah mengatakan bahwa “Ada kaitan yang erat antara nubuatan ‘matahari terbit dari Barat’ dengan Amerika Serikat juga.’” Kita harus membuat program khusus Tabligh di Amerika Serikat, tetapi juga harus memperhatikan untuk tidak mengabaikan tarbiyyat kita sendiri dan tarbiyyat para mubayi’in baru. Hal ini harus dilakukan dengan bersyukur dan menunjukkan hal ini melalui amalan kita.

 Demikian juga, seperempat dari Kanada telah menerima pesan kita. Para anggota Jemaat Kanada juga harus melanjutkan ini dengan tabligh, tarbiyyat, dengan menunjukkan rasa syukur dan dengan mencapai standar tinggi ibadah kepada Tuhan. Insya Allah. Semoga Tuhan memberi taufik kepada Jamaat, dan seluruh dunia, untuk mencapai tujuan mereka dengan cara yang sangat baik!

Hadhrat Khalifatul Masih bersabda bahwa di Amerika Serikat dan di Kanada, Allah telah memberi taufik kepada anggota yang lebih muda atau anggota yang relative muda untuk bekerja pada jalan baru yang terbuka. Generasi ini harus berusaha dan bekerja lebih keras dari sebelumnya dan mencoba untuk melaksanakan tanggung jawab mereka.

Sekretaris Umur Kharijiah di kedua negara adalah orang-orang muda dan tim mereka juga bekerja dengan baik dengan rahmat Tuhan. Keduanya telah melakukan pekerjaan yang luas melalui jaringan mereka. Sekarang adalah pekerjaan bidang tabligh dan tarbiyyat untuk mendapatkan manfaat lebih lanjut dari kesempatan-kesempatan baru ini.

 Semoga Allah mengganjar mereka semua dan meningkatkan sifat rendah hati mereka. hendaknya tidak ada kesombongan dalam hal ini, bahkan kerendahan hati harus meningkat.

Hadhrat Masih Mau’ud a.s. bersabda bahwa kesederhanaan dan kerendahan hati sangat penting. Semoga Tuhan memberi taufik kepada setiap orang untuk menjalankannya.

[1] Semoga Allah Ta’ala menolongnya dengan kekuatan-Nya yang Perkasa

[2] Tadhkirah, hlm 120-121 2009 edisi

[3] Tadhkirah, hlm 557-558

[4] Diterjemahkan dari Tafseerul Qur’an, Vol. VI, hal. 649

[5] Diterjemahkan dari Tafseerul Qur’an, Vol. VI, hal. 649