Diterbitkan 8 Desember 2015

Hazrat Mirza Masroor Ahmad juga mengingatkan tentang ancaman jatuhnya korban warga sipil dalam serangan udara.

2014-07-04-FS-001-1024x576

Pimpinan Dunia Jemaat Muslim Ahmadiyah, Khalifah Kelima, Huzur, Hazrat Mirza Masroor Ahmad menyampaikan peringatan keras kepada para pemimpin-pemimpin dan pemerintahan-pemerintah dunia tentang potensi eskalasi konflik saat ini menuju skala besar Perang Dunia Ketiga. Huzur menyampaikan hal ini dalam Khotbah Jumatnya, 4 Desember 2015 di Masjid Baitul Futuh di South West London (bagian tenggara London).

Huzur menyoroti betapa masalah dunia ini berasal dari ketidakadilan yang luar biasa, yang dilakukan baik oleh negara-negara Muslim maupun kekuatan-kekuatan dunia lainnya. Huzur menyerukan kepada seluruh Muslim Ahmadi di seluruh dunia untuk berdoa bagi perdamaian yang abadi di dunia.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Saat ini dunia berada dalam bahaya besar dan bergerak cepat menuju malapetaka, oleh karenanya doa-doa khusus dan tulus harus banyak dipanjatkan oleh anggota Jemaat ini”

Memperingatkan tentang potensi kehancuran yang akan terjadi sebagai suatu konsekuensi, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Tingkat kerentanan situasi saat ini adalah bahwa Perang Dunia Ketiga dapat meletus kapan saja – bahkan faktanya Perang Dunia Ketiga telah dimulai dalam skala yang kecil. Saya telah memperingatkan hal ini sejak beberapa tahun yang lalu, namun baru sekarang para analis dan tokoh-tokoh dunia membenarkannya. “

Berbicara tentang serangan udara terhadap kelompok teroris Daesh(ISIS) di Irak dan Suriah, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Jika pemerintah ingin melakukan serangan udara, maka harus ditujukan secara akurat pada para pelaku kekejaman dan bukan kepada orang-orang yang tidak bersalah. Semoga Allah Yang Maha Kuasa melindungi orang-orang yang tidak bersalah dan anggota masyarakat umum. “

Hazrat Mirza Masroor Ahmad melanjutkan:

“Orang-orang Suriah terjebak tanpa sarana untuk melarikan diri. Negara-negara tetangga Suriah seharusnya bersatu dengan pemerintah Suriah untuk mengakhiri konflik ini dari sejak lama. Namun yang terjadi adalah sebaliknya, kekacauan dibiarkan terus bergejolak dan menyebar lebih jauh hingga akhirnya mempengaruhi sebagian besar dunia. Negara-negara Muslim tetangga telah gagal dalam kewajiban mereka untuk mengakhiri konflik dan kekacauan. “

Berbicara tentang eskalasi kebencian dan konflik, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Dikabarkan bahwa beberapa negara telah melakukan perdagangan dengan Daesh (ISIS) dan membeli minyak mereka. Rusia telah menuduh Turki yang melakukannya. Turki membantahnya dan melemparkan tuduhan yang sama terhadap Rusia. Siapapun yang benar, faktanya adalah perdagangan tersebut memang tengah terjadi. Kemudian, sejak Turki menembak jatuh sebuah pesawat Rusia, ekspresi permusuhan pun menjadi semakin meningkat. “

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Dikabarkan pula bahwa Daesh (ISIS) membuat rencana bahwa jika mereka terpaksa meninggalkan Irak atau Suriah, mereka akan membentuk basis baru di Libya. Hasilnya, serangan udara akan kembali dilakukan di Libya dan penduduk sipil akan kembali menjadi korbannya. Negara-negara Barat berulang kali membantu negara-negara ini sebelum akhirnya berbalik melawan mereka. Di Libya, Suriah atau Irak, mereka telah menggulingkan rezim pemerintahan atau tengah berusaha melakukannya. Sayangnya, pemerintahan Negara Muslim ¬†dinegaranya pun telah berlaku kejam dan tidak adil. Kekacauan yang saat ini lazim terjadi di dunia merupakan akibat dari siklus ketidakadilan yang terus berulang. “

Hazrat Mirza Masroor Ahmad melanjutkan:

“Meskipun situasi genting tengah dihadapi dunia, namun negara-negara besar atau negara-negara Muslim masih tidak memberikan perhatian yang mendalam terkait pentingnya kebutuhan akan keadilan. Meskipun para teroris barbar Daesh (ISIS) berhasil ditumpas, hal tersebut tidak berarti bahwa perdamaian akan langsung tercapai. Justru, faktor-faktor tertentu menunjukkan bahwa perpecahan dan perang dapat berlanjut karena ketegangan antara Rusia dan Barat semakin meningkat. Dan yang akan paling menderita dan kehilangan hidupnya adalah masyarakat sipil yang tidak bersalah. “

Sebagai penutup, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Demikianlah, dunia kini berada dalam bahaya yang hebat dan oleh karenanya kita harus bersujud dalam doa. Semoga Allah Yang Maha Kuasa menyelamatkan dunia ini dari segala bentuk kerusakan dan semoga para pemimpin dunia bertindak dengan perasaan dan keadilan. “

22 Deer Park Road, London, SW19 3TL UK
Tel/Fax: (44) 020 8544 7678 Email: media@pressahmadiyya.com


Ahmadiyya Muslim Community
Press & Media Office

URL sumber: khalifaofislam.com

(Visited 69 times, 2 visits today)