Diterbitkan 17 Januari 2016

25 lulusan menerima gelar Shahid dari Pimpinan Jemaat Muslim Ahmadiyah

17 lulusan berasal dari Inggris dan 8 lulusan dari Kanada

8-uk_graduates copy

Jemaat Muslim Ahmadiyah dengan bangga mengumumkan bahwa pada tanggal 16 Januari 2016, dilaksanakan upacara Wisuda ke 4 Jamia Ahmadiyah Inggris dan wisuda ke 6 Jamia Ahmadiyah Kanada, berlangsung dalam satu acara gabungan di kampus Jamia Inggris Haslemere, Surrey.

Pimpinan Pusat Jemaat Muslim Ahmadiyah, Khalifah Kelima, Yang mulia Hazrat Mirza Masroor Ahmad memimpin acara tersebut dan memberikan sambutan utama.

7-canadia_graduates-2

Dalam upacara tersebut, ijazah ‘Gelar Shahid’  diserahkan oleh Hazrat Mirza Masroor Ahmad kepada 17 lulusan dari Jamia Ahmadiyah Inggris dan 8 lulusan dari Jamia Ahmadiyah Kanada dan dengan demikian 25 lulusan tersebut terdaftar sebagai Mubaligh dan Imam resmi dari Jemaat Muslim Ahmadiyah.

Setelah penyerahan ijazah, Hazrat Mirza Masroor Ahmad menyampaikan ceramah yang mengispirasi keimanan, di mana beliau mengatakan bahwa Mubaligh-mubaligh muda ini, sekarang memasuki babak baru dalam hidupnya, dimana mereka beralih dari status sebagai siswa Jamia menjadi representatif Jemaat Muslim Ahmadiyah.

2

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Ingatlah selalu, bahwa tujuan kalian adalah untuk membimbing umat manusia membangun hubungan dengan Tuhan Yang Maha Kuasa dan untuk memenuhi tanggung jawab mereka terhadap satu sama lain. Jika Mubaligh kita menyadari besarnya tanggung jawab mereka, hal itu pasti akan mengguncangkan mereka karena menyadari betapa beratnya beban tugas mereka. “

Huzur mencontohkan Nabi Ibrahim as, yang kesempurnaan keimanan dan ketaatannya kepada Allah SWT disebutkan dalam Al-Qur’an.

3

Huzur mengatakan bahwa para mubaligh Ahmadi harus mengikuti contoh ini dan senantiasa memiliki keimanan yang kuat kepada Allah SWT.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan, Pendiri Jemaat Muslim Ahmadiyah mengajarkan bahwa keimanan sejati kepada Allah menuntut suatu bentuk ‘kematian’. Huzur menjelaskan hal ini berarti bahwa seseorang harus siap untuk melupakan semua kesenangan duniawi, keinginan pribadi dan siap menanggung semua ujian dan kesengsaraan demi Allah SWT.

10-uk group

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Keimanan dan kesetiaan sejati menuntut seseorang untuk rela menghilangkan ego pribadinya. Tentu saja, setiap Mubaligh dari Jemaat Muslim Ahmadiyah harus berusaha untuk mencapai standar ini dan bersedia mengorbankan kehormatan mereka sendiri demi keimanannya. Mereka harus bersedia menanggung segala bentuk kesulitan, karena hanya dengan demikianlah mereka akan siap membimbing dan memperbaiki orang lain. Dan hanya melalui hal tersebut, selanjutnya mereka akan siap untuk menyeru orang lain menuju kebenaran. “

Huzur mengatakan bahwa para Mubaligh Ahmadi harus memberi contoh dalam kerendahan hati dan pengorbanan diri. Beliau mencontohkan seorang Mubaligh Ahmadi yang sudah sepuh yang pernah bertugas di Afrika dan harus memakan roti yang sudah apek dicelupkan ke dalam air tanpa  mengeluh sedikit pun. Satu-satunya tujuan dia adalah untuk menunaikan kewajibannya sebagai Mubaligh.

9-canada group

Pimpinan Jemaat Muslim Ahmadiyah menasihati para lulusan Jamia agar mempelajari Al-Quran setiap hari dan merenungkan maknanya. Beliau mengatakan bahwa Al-Quran merupakan “buku panduan” dalam semua aspek kehidupan mereka dan akan memungkinkan mereka untuk menunaikan tugas-tugasnya.

Huzur juga menekankan pentingnya mempelajari buku-buku dari Hadhrat Masih Mau’ud as, karena juga merupakan sarana untuk meningkatkan pengetahuan seseorang tentang ajaran Islam yang benar serta meningkatkan kecintaan mereka kepada Nabi Muhammad saw.

Huzur menyatakan bahwa puluhan lulusan Jamia Ahmadiyah Inggris dan Jamia Ahmadiyah Kanada saat ini tengah mengkhidmati Jemaat Muslim Ahmadiyah dalam berbagai kapasitas dan bekerja dengan baik.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Dengan karunia Allah, Mubaligh-mubaligh muda yang telah lulus dari Jamia Ahmadiyah Inggris dan Kanada dalam beberapa tahun terakhir telah menjadi sumber kemudahan bagi saya dan bertindak sebagai penolong saya. Hal ini menjadi sumber kebahagiaan saya ketika melihat mereka melakukan tugas pengkhidmatan dengan baik dan saya berharap serta berdoa agar lulusan sekarang dan semua lulusan-lulusan berikutnya terus meningkatkan standar dari para pendahulu mereka. “

Huzur khususnya menekankan pentingnya Mubaligh untuk melibatkan pemuda dalam kegiatan-kegiatan dan program-program Jemaat Muslim Ahmadiyah.

Beliau mengatakan, merupakan tanggung jawab para Mubaligh untuk membangun ikatan yang kuat dengan para pemuda Muslim Ahmadi, untuk mendidik mereka dan menunjukkan kepada mereka bahwa mereka adalah bagian yang sangat penting dari jemaat.

6

Huzur mengatakan bahwa di mana pun Mubaligh ditempatkan, ia adalah wakil dari Khilafat dan oleh karenanya setiap Mubaligh harus memahami pentingnya tanggung jawab tersebut. Beliau mengatakan bahwa tantangan yang dihadapi lulusan sekarang dan seterusnya akan lebih besar daripada yang dihadapi oleh para lulusan sebelumnya, karena dunia sudah semakin menjauh dari Allah SWT.

Sebagai Penutup, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Saya berdoa agar kalian tidak pernah melakukan sesuatu yang berdampak buruk atau mencoreng nama Jemaat Muslim Ahmadiyah serta Masih Mauud as. Sebaliknya, semoga kalian semua lebih mengharumkan nama Jemaat kita melalui perbuatan dan perilaku yang saleh. Semoga Allah memungkinkan kalian untuk mendapatkan kesuksesan dalam semua usaha yang baik dan menjadi semakin dekat dengan Allah SWT. “

22 Deer Park Road, London, SW19 3TL UK
Tel/Fax: (44) 020 8544 7678 Email: media@pressahmadiyya.com


Ahmadiyya Muslim Community
Press & Media Office

URL sumber: khalifaofislam.com

(Visited 18 times, 1 visits today)