Nubuatan Tentang Nabi Muhammad di Dalam Bible

Maulana Ataullah Kaleem

Allah Ta’ala berfirman dalam Al-Qur’an:

النَّبِيِّ الأُمِّيِّ الَّذي يُؤمِنُ بِاللَّهِ وَكَلِماتِهِ وَاتَّبِعوهُ لَعَلَّكُم تَهتَدونَ

“Yaitu  orang-orang yang mengikuti Rasul. Nabi Ummi, yang mereka dapati tercantum di dalam Taurat dan Injil yang ada pada mereka.” (Al-Qur’an 7: 158)

Tidak diragukan lagi terdapat banyak nubuatan mengenai kedatangan Nabi Muhammad saw. dalam Alkitab, namun dalam kutipan ayat Al-Qur’an di atas, Taurat dan Injil telah disebutkan secara khusus; karena Nabi Musa as dan Isa as adalah tokoh-tokoh yang terkemuka di antara semua nabi-nabi Bani Israil.

Umat Islam memandang Alkitab sebagai kitab suci dan wahyu Ilahi dan sang pembawanya adalah orang yang benar. Dan berikut ini adalah ayat Al-Qur’an yang menegaskan pernyataan tersebut:

“Katakanlah olehmu, “Kami beriman kepada Allah swt. dan kepada apa yang diturunkan kepada kami dan kepada apa yang diturunkan kepada Ibrahim dan Ismail dan Ishak dan Ya’kub dan Keturunannya, dan kepada yang diberikan kepada Musa dan Isa, dan kepada apa yang diberikan kepada sekalian nabi dari Tuhan mereka; kami tidak membedakan seorang pun di antara mereka, dan hanya kepada-Nya kami menyerahkan diri.” (Al Al-Qur’an 2: 137)

Tentu saja, umat Islam menganggap Kitab Suci Kristen sudah mengalami penyisipan (interpolasi), namun interpolasi masih menyiratkan bahwa Bible masih mengandung beberapa kebenaran yang asli.

Prinsip bahwa Nabi Muhammad saw memberi kesaksian kepada kebenaran semua wahyu sebelumnya, memberikan landasan yang kuat bagi keharmonisan antara berbagai agama di dunia, sekaligus bagi persatuan umat manusia. Dan fakta bahwa nabi-nabi sebelumnya memberi kesaksian kepada kebenaran Nabi Muhammad saw menjadi kesaksian yang lebih kuat lagi bagi kebenaran Islam dan bagi Persatuan agama-agama.

Nabi Musa as Menubuwatkan tentang Nabi Muhammad saw

Dalam Ulangan 18: 17-19, Nabi Musa a.s. menubuatkan:

“Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.”

Nabi yang dinubuatkan dalam nubuatan ini bukanlah Yesus Kristus, maupun nabi Israel lainnya, karena tidak satupun dari mereka yang pernah mengaku sebagai nabi yang dijanjikan di sini. Kita membaca dalam Injil Yohanes (1: 19-21) bahwa di zaman Yesus, orang-orang Yahudi mengharapkan munculnya tiga nabi. Pertama Elias, kedua Kristus, ketiga nabi yang kemasyhurannya mendunia hingga dalam kasusnya tidak ada spesifikasi lain yang diperlukan. Kata-kata “Nabi itu” telah cukup untuk menyampaikan apa yang dimaksud. Yesus telah menyatakan diri sebagai Kristus dan beliau telah menganggap Yohanes Pembaptis sebagai Elias (Matius 11:14, 17: 10-13). Lebih lanjut, beliau menubuatkan tentang kedatangan dirinya kedua kali di akhir zaman ketika iman yang benar akan menghilang dari bumi (Lukas 18: 8).

Nabi Muhammad Datang Sebelum Kedatangan Yesus Kedua Kali

Petrus memberikan gambaran tentang  waktu kedatangan “Nabi Itu”:

“Agar Tuhan mendatangkan waktu kelegaan, dan mengutus Yesus, yang dari semula diuntukkan bagimu sebagai Kristus. Kristus itu harus tinggal di sorga sampai waktu pemulihan segala sesuatu, seperti yang difirmankan Allah dengan perantaraan nabi-nabi-Nya yang kudus di zaman dahulu. Bukankah telah dikatakan Musa: Tuhan Allah akan membangkitkan bagimu seorang nabi dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku: Dengarkanlah dia dalam segala sesuatu yang akan dikatakannya kepadamu.” (Kisah 3: 20-22)

Kata-kata Petrus jelas menyiratkan bahwa munculnya “nabi itu” akan berlangsung sebelum munculnya Yesus Kristus yang kedua. Yesus menunjukkan dalam perumpamaan kebun anggur bahwa setelah dia akan datang Pemilik kebun anggur dan menambahkan:

“Sebab itu, Aku berkata kepadamu, bahwa Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.” (Matius 21:43)

Jadi Yesus as telah menjelaskan bahwa Nabi yang akan datang setelahnya bukan berasal dari Bani Israel, tetapi dari bangsa lain yakni saudara-saudara mereka, Bani Ismail.

Nubuatan ini telah digenapi dalam pribadi Nabi Muhammad saw, Pendiri Suci Islam. Hal ini karena, pertama, beliau datang dari kalangan keturunan Ismail sebagai, saudara-saudara dari Bani Israel; sehingga janji Allah tentang Ismail as terpenuhi:

“Aku telah memberkatinya … dan Aku akan membuatnya menjadi bangsa yang besar.” (Kejadian 17:20)

Kedua, beliau adalah nabi yang datang dengan syariat baru – syariat Al-Qur’an. Tidak ada nabi-nabi Israel termasuk Yesus dari Nazaret, dengan pengecualian Musa, membawa syariat atau sistem baru; tidak pula seorangpun dari mereka telah mengaku seperti Musa as. Di sisi lain, secara tegas telah ditulis tentang nabi  Muhammad dalam Al-Qur’an bahwa beliau adalah nabi seperti Musa.

Sesungguhnya, Kami telah mengirimkan kepada kamu seorang rasul, yang menjadi saksi atasmu, sebagaimana Kami telah mengirimkan seorang rasul kepada Firaun” (73:16).

Sekali lagi, ayat ini mengundang perhatian orang-orang Yahudi pada nubuatan di dalam Ulangan 18:18 dalam kata-kata berikut:

“Seorang saksi dari antara Bani Israil terhadap kedatangan seseorang semisalnya.” (Al-Qur’an 46:11)

Bukti ketiga adalah bahwa Nabi Muhammad  saw tidak berbicara atas dirinya sendiri seperti yang tertulis dalam nubuatan tersebut (apapun yang ia dengar, itulah yang akan ia katakan atas namaku). Di dalam Al-Qur’an, semua surah dimulai dengan ayat: “Dengan nama Allah yang Maha Pengasih, Maha Penyayang”.

Tuhan Muncul Di Gunung Paran:

Ada nubuatan penting di dalam Alkitab:

“Berkatalah ia: “TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.” (Ulangan 33: 2)

Datang dari Sinai mengacu pada kemunculan Nabi Musa as dan naik dari Seir mengarah kepada Yesus. Nabi yang bersinar dari Gunung Paran tidak lain adalah Nabi dari Arabia, karena Paran adalah nama kuno dari bagian Arabia di mana keturunan Ismail, nenek moyang Nabi Muhammad saw menetap. Bentuk bahasa Arab kata Paran adalah Faran atau Pharan. Dalam buku Jacut’s Geographishes Worterbuch (F. Westenfielt, Leipzig, 1862, Vol. III, P834) dijelaskan bahwa Faran adalah nama dari Mekkah. Kata Faran tampaknya merupakan bahasa Arab Farran. Yang berarti dua pengungsi. Tampaknya tempat tersebut diambil dari nama Hajar dan Ismail as, yang datang ke sana sebagai pengungsi. Dr. A. Benisch menyebutnya dalam terjemahan Pentateukh sebagai gurun Paran.

Poin yang tidak diragukan lagi sebagai identitas Nabi Muhammad saw. adalah kalimat: “Ia datang dengan sepuluh ribu orang kudus” dan “dari tangan kanannya keluar hukum yang berapi-api untuk mereka.” Pada saat penaklukan Mekah, sepuluh ribu orang suci ikut di belakangnya dan beliau adalah pembawa hukum Al-Qur’an. Oleh karena itu, nubuatan itu secara mengagumkan telah terpenuhi dalam wujud Nabi Muhammad, (Shollallahu ‘alaihi wa sallam).

Arabia adalah Tanah Kelahiran Sosok yang Dijanjikan

Nubuat ketiga adalah:

“Ucapan ilahi terhadap Arabia. Di belukar di Arabia kamu akan bermalam, hai kafilah-kafilah orang Dedan! Hai penduduk tanah Tema, keluarlah, bawalah air kepada orang yang haus, pergilah, sambutlah orang pelarian dengan roti! Sebab mereka melarikan diri terhadap pedang, ya terhadap pedang yang terhunus, terhadap busur yang dilentur, dan terhadap kehebatan peperangan. Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: “Dalam setahun lagi, menurut masa kerja prajurit upahan, maka segala kemuliaan Kedar akan habis. Dan dari pemanah-pemanah yang gagah perkasa dari bani Kedar, akan tinggal sejumlah kecil saja, sebab TUHAN, Allah Israel, telah mengatakannya.” (Yesaya 21: 13-17)

Poin pertama yang perlu diingat sehubungan dengan nubuatan ini adalah bahwa Arabia adalah tempat yang disebut Nubuatan itu. Ini adalah yang paling penting. Nabi Muhammad saw muncul di Arabia.

Kedua, nubuatan itu berbicara tentang “Dia yang melarikan diri”. Hijrah Nabi Muhammad saw adalah peristiwa penting dalam sejarah dunia, dimana berdasarkan peristiwa hijrah Nabi Muhammad saw dari Mekkah itulah kalender Islam dimulai.

Ketiga, “melarikan diri dari pedang terhunus” secara meyakinkan telah terbukti perwujudannya pada wujud Nabi Muhammad saw yang menyelamatkan diri dari Mekah ketika rumah beliau dikelilingi oleh musuh-musuh berbahaya yang telah menunggu dengan pedang terhunus, hendak membunuhnya.

Keempat, keterangan yang kuat lainnya yang mendukung Nabi Muhammad saw kita dapati juga sebagai berikut:

“Dalam waktu satu tahun … semua kemuliaan Kedar akan runtuh … orang-orang Kedar yang berkuasa akan berkurang.” Ini digenapi dalam perang Badar yang terjadi satu tahun setelah hijrah Nabi Muhammad saw, di dalam pertempuran tersebut Quraisy Mekah (Kedar) menderita kekalahan telak; banyak dari pembesar mereka yang berjatuhan.

Pdt C. Forster menempatkan Kedar di Hijaz dan menyebut mereka dengan Koraish. Lihat: The Historical Geography of Arabia oleh Rev. C. Forster, hal. 244-265.

Nama Muhammad Disebutkan dalam Alkitab

Terdapat nubuatan penting dalam Kidung Agung (5: 9-16). Dalam nubuat ini, sosok yang dibicarakan di sini adalah kekasih Allah. Salah satu nama sifat dari Nabi Muhammad saw adalah Habibullah – orang yang dicintai Allah. Kedua: “Kekasihku putih dan kemerahan”. Ini adalah warna kulit Nabi Muhammad saw, Ketiga, “Pemimpin diantara sepuluh ribuan”. Kami telah menunjukkan bahwa Nabi Muhammad  saw adalah pemimpin sepuluh ribu pengikut beliau pada saat penaklukan Mekah. Poin keempat dan yang paling mencolok dalam nubuatan ini adalah nama Nabi Muhammad saw dalam ayat 16. Bunyinya: “Yea, he is altogether lovely” (Segala sesuatu padanya menarik) dalam Alkitab bahasa Inggris. Dalam Alkitab Ibrani, kata ini tertulis “Muhammad-im“. Lihat Hebrew Bible printed for the British and Foreign Bible Society by Trowitzsch & Sons, Berlin, P. 1159.

Penghibur yang dijanjikan dari Injil

Nubuatan selanjutnya adalah:

“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.” (Yohanes 14: 15-17)

“…tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu …” (Yohanes 14:26)

Lagi:

“Namun benar yang Kukatakan ini kepadamu: Adalah lebih berguna bagi kamu, jika Aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu.” (Yohanes 16: 7)

“Masih banyak hal yang harus Kukatakan kepadamu, tetapi sekarang kamu belum dapat menanggungnya. Tetapi apabila Ia datang, yaitu Roh Kebenaran, Ia akan memimpin kamu ke dalam seluruh kebenaran; sebab Ia tidak akan berkata-kata dari diri-Nya sendiri, tetapi segala sesuatu yang didengar-Nya itulah yang akan dikatakan-Nya dan Ia akan memberitakan kepadamu hal-hal yang akan datang. Ia akan memuliakan Aku …” (Yohanes 16: 12-14)

Yohanes 14:26 menerangkan bahwa Roh Kudus adalah Penghibur. Keterangan ini bertentangan dengan kalimat jelas dan tidak ambigu di Yohanes 16: 7, dimana Yesus  mengatakan bahwa ia akan pergi, yaitu maksudnya adalah kewafatan Yesus as pasti akan terjadi untuk kedatangan Sang Penghibur. Perjanjian Baru menjelaskan bahwa Yohanes dipenuhi Roh Kudus bahkan sebelum ia dilahirkan (Lukas 1:14), dan Yesus sendiri mengatakan bahwa dirinya menemui Roh Kudus dalam bentuk burung merpati (Matius 3:16)

Dengan demikian, Roh Kudus tidak akan mendatangi orang-orang sebelum masa Yesus as begitu juga pada masa Yesus sendiri. Lalu apa maksud kata-kata, “Jika aku tidak pergi Penghibur tidak akan datang kepadamu.” Tentunya bukanlah ditujukan kepada Roh Kudus; karena sudah umum diketahui bahwa Roh Kudus ada bersama dengan Yesus, tentu akan mencemarkan beliau jika kita berpikir sedikit saja bahwa Yesus tanpa Roh Kudus. Jadi, Penghibur adalah sosok lain selain Roh Kudus.

Ini juga mendukung pernyataan kami bahwa ada banyak interpolasi dalam Alkitab Kristen yang ada sekarang. Hal ini sangat jelas bahwa Penghibur tidak dapat berarti Roh Kudus, karena Yesus menggunakan kata ganti “dia” bukan “itu” sehubungan dengan Penghibur.

Sang Penghibur akan Membawa Ajaran yang Sempurna

Menurut nubuatan: Sang Penghibur, yaitu Roh Kebenaran, “akan memandu Anda ke dalam seluruh kebenaran”. Nabi Muhammad saw adalah satu-satunya nabi yang mengaku telah membawa ajaran yang lengkap melalui Al-Qur’an yang mengenainya Devenport mengatakan:

“Al-Qur’an adalah aturan umum bagi dunia Islam, sebuah aturan sosial, sipil, perniagaan, militer, peradilan, tindak kejahatan, hukum pidana dan tentu juga aturan agama; olehnya itu semua diatur,  mulai dari ritual agama hingga masalah kehidupan sehari-hari mereka, dari permasalahan keselamatan rohani sampai pada kesehatan jasmani; dari hak-hak masyarakat yang umum sampai pada hak-hak masyarakat mereka, dari moralitas hingga kejahatan, dari hukuman di dunia hingga hukuman di kehidupan yang akan datang.”

Menurut nubuatan: Sang Penghibur tidak akan berbicara dari dirinya sendiri, tetapi “apa pun dia dengar, itulah yang ia sampaikan“. Roh Kudus yang turun kepada para Rasul pada hari Pantekosta bukanlah Penghibur yang berbicara dari dirinya sendiri, karena Roh Kudus ini berbicara sesuai dengan tubuh yang ia diami. “Aku, saya, punyaku, kita, diri kita sendiri” adalah kata-kata yang diucapkan oleh Petrus, Yohanes, Phillip, James, dan oleh dua belas murid Yesus as ketika mereka berkumpul bersama-sama. Oleh karena itu, kata-kata nubuatan ini tidak dapat ditujukan kepada Roh Kudus, yang telah diberikan kepada mereka seperti jelas dari Yohanes 20:22 – “Dan sesudah berkata demikian, Ia menghembusi mereka dan berkata: “Terimalah Roh Kudus.

Selain itu, Roh Kudus, menjadi orang ketiga dari Trinitas, sebagai pasangan dalam Tuhan Bapa dan memiliki kedudukan yang setara setidaknya sepertiga dari itu. Mengapa, kemudian ia direduksi statusnya menjadi penerima, mendengar apa pun dari orang lain. Hal ini, di satu sisi, menjadi agen aktif yang menyampaikan pesan kata-kata kepada orang lain yang harus berkomunikasi kepada umat manusia. Jelas, hal ini mengacu pada seorang manusia yang telah diilhami oleh Tuhan, yang akan menyampaikan kepada orang lain dengan tidak melampaui apa yang diwahyukan kepadanya. “Dan, ia tidak berkata-kata menurut kehendak nafsu-nya, Itu tidak lain melainkan wahyu yang diwahyukan.” (Al-Qur’an (53: 4-5).

Sang Penghibur yang berulang kali dibicarakan dalam Alkitab sebagai “Roh Kebenaran” dan dapat diamati di sini bahwa kata Penghibur tidak bisa dengan sesuka hati, dipelintir menyesuaikannya dengan Roh Kudus, tidak ada dimanapun di dalam Alkitab Roh Kudus disebut Roh Kebenaran. Ditambah lagi, Yesus berbicara tentang Dia sebagai Penghibur lain. Yesus sendiri, tentu saja, adalah salah seorang Penghibur. Seorang Penghibur lainnya yang dinubuatkan, oleh karena itu, juga haruslah seorang manusia seperti dirinya.

Gambaran Al-Qur’an adalah sama dalam pembahasan ini ketika menjelaskan tentang kedatangan Nabi Muhammad “Qul Jaa’al Haqqu Wa Zahaqal Baatila, Innal Baatila Kaana Zahuuqa” – katakanlah, Kebenaran telah datang dan kebatilan telah lenyap. Sesungguhnya kebatilan itu pasti akan lenyap. (Al-Qur’an 17:82)

Adalah sia-sia untuk mengajukan keberatan bahwa Nabi adalah seorang manusia dan bukan “Roh”. Alkitab sendiri telah menggunakan kata “Roh” dalam banyak sekali variasi makna, seperti misalnya: “Roh yang bersedia tetapi daging lemah” di mana itu menujukkan bagian spiritual manusia. Dan juga digunakan untuk menunjukan Tuhan, baik dalam Al-Qur’an maupun Alkitab, seperti Ia turun ke atas orang-orang benar, dan juga ia mengacu kepada orang suci: “Apa yang dilahirkan dari ruh adalah ruh”. Oleh karena itu, keberatan pihak Kristen bahwa kata “roh” tidak berlaku untuk makhluk fisik adalah tanpa dasar.

Nabi Muhammad saw Membersihkan Yesus dari Semua Tuduhan Palsu

Pekerjaan lain dari Sang Penghibur adalah: “Ia akan memuliakan Aku,” mengisyaratkan tentang kehadiran seorang manusia untuk membawa kesaksian. Hal paling tinggi yang dapat dilakukan oleh Roh Kudus adalah tidak lebih dari turun ke dalam jiwa manusia. Bagimanapun ini adalah sesuatu yang memuliakan. Tetapi untuk pembenaran, demi kepentingan argumen, bahwa Roh Kudus memang benar-benar bersaksi melalui manusia, pertanyaan yang muncul adalah apakah ia dapat memurnikan Yesus dari tuduhan palsu yang kepadanya.

Orang-orang Yahudi telah melemparkan sumpah serapah kepada beliau dan menuduh Yesus telah wafat di kayu salib, sesuatu yang mereka anggap sebagai kematian terkutuk seperti tertera dari Kitab Suci. Apakah orang-orang Kristen yang telah terilhami oleh Roh Kudus, telah membersihkan beliau dari hal ini? Belum! Sebaliknya, mereka telah membantu orang-orang Yahudi dalam propaganda penghujatan mereka, dengan mengakui kematiannya di kayu salib. Selain itu, mereka menuduhkan kepadanya pelanggaran yang paling keji, yaitu, bahwa ia menyebut dirinya anak Tuhan dalam arti harfiah.

Hanya Nabi Muhammad saw saja yang telah memenuhi kata-kata nubuwatan dari Injil ini. Dia itulah yang tegas mengucapkan kata-kata wahyu: “Aku akan membersihkan engkau (Wahai Yesus) dari semua tuduhan palsu yang dituduhkan kepadamu oleh orang-orang kafir.” (Al-Qur’an, 3:56). Seberapa jauh Nabi Muhammad berhasil mencapai hal ini dapat dinilai dari fakta bahwa setiap Muslim memandang Yesus (saw) sebagai hamba Tuhan yang benar, sebagai Nabi Allah. Percaya Kepada Yesus merupakan bagian dari keimanan seorang Muslim.

Karakteristik lain dari Sang Penghibur yang Dijanjikan, sebagaimana telah ditetapkan dalam Injil, telah terbukti menjadi sandungan lain untuk orang-orang Kristen. “Bahwa dia (Penghibur) akan terus bersamamu selama-lamanya” memberi mereka kesan yang salah bahwa Sang Penghibur, agar abadi, haruslah berupa “roh” dan bukan manusia, sesuatu yang menyingkapkan ketidaktahuan mereka kepada Alkitab itu sendiri .

Kata-kata Yesus sendiri dalam kaitan dengan ini akan cukup untuk menghapus pemikiran yang salah ini: “Dia akan memberikanmu Penghibur lain yang akan menyertaimu selama-lamanya“, jelas menunjukkan bahwa Sang Penghibur akan menyertai selamanya dalam arti tertentu di mana Yesus sendiri tidak bisa lakukan.

Kenyataannya, ketika Yesus berbicara tentang akhir hidupnya sendiri dan keberlangsungan dari Sang Penghibur, ia secara implisit mengacu pada masa eksistensi mereka melalui ajaran dan pengaruh rohani mereka pada umat manusia.

Ketika seorang Nabi dibangkitkan untuk mereformasi suatu bangsa, ia dilengkapi dengan dua senjata – aturan hukum-hukum yang dengannya mengatur kehidupan manusia, dan daya tarik rohani yang memberi pengaruh meninggikan derajat kepada siapapun yang menjalin hubungan dengannya. Dalam kedua hal ini, Yesus sudah tidak ada lagi sejak lama, sedangkan Nabi Muhammad saw hidup sampai hari ini dan akan hidup selama-lamanya.

Yesus datang dengan satu perangkat hukum dan kekuatan rohaniah, dimana ia telah memberikan perubahan di kalangan pengikut-pengikut beliau sendiri untuk beberapa saat. Tetapi, sesudah itu, hukum yang sebelumnya cocok untuk tingkat masyarakat tertentu tidak lagi menjadi perangkat yang praktis saat dihadapkan kepada masyarakat yang telah mengalami pertumbuhan dan perkembangan berikutnya, dan kekuatan rohaniah yang telah dimakan oleh waktu, akan kehilangan kemanjurannya dan lenyap. Sehingga muncul kebutuhan akan keberadaan Sang Penghibur lain yang membawa serta hukum yang sempurna, bukan untuk sebuah klan tertentu atau iklim tertentu tetapi untuk seluruh umat manusia.

Peradaban, saat ini, telah cukup memadai, untuk menerima ajaran-ajaran yang jauh melampaui kapasitas mental dari orang-orang Yahudi pada zamannya. Sebuah hukum yang sempurna untuk mengatur seluruh masyarakat dunia yang diperlukan untuk mengganti ajaran Yesus yang tidak lagi memadai. Nabi Muhammad saw. telah dibangkitkan untuk memenuhi kebutuhan itu yang mengacu kepada hal tersebut Al-Qur’an mengatakan:

“Dan tidaklah Kami mengutus engkau melainkan sebagai rahmat bagi semesta alam (yaitu, untuk semua bangsa dan semua masa)”. (Al-Qur’an 21: 108)

Terjemah: Mln. Budi Rahman

Link sumber: https://www.alislam.org/library/links/Biblical_prophecy.html

Comments (32)

Tim Ahmadiyah.Id
06/07/2020, 07:22
NGAWUR dan COCOKMOLOGI
Tim Ahmadiyah.Id
26/03/2021, 01:27
Untuk saudara-saudara non-muslim ku,saya sebagai orang muslim yang masih belajar memahami kitab saya sendiri jadi mungkin saya tidak bisa karena belum bisa mengusai atau memahami dari kita saya sendiri maka untuk menjawab hal-hal yg menjadi simpang siur, saya merekomendasi untuk kalian bila mana penasaran dengan pertanyaan-pertanyaan yg anda tanyakan dan belum terjawab detailnya oleh saudara saudara saya untuk menonton dakwah Dr.Zakir Naik di youtube atau dimanapun, Karena beliau insyaallah telah memahami atau mengerti kitab agama-agama lainnya,jadi insyaallah kalian saudara non-muslin saya mendapat jawaban di dakwahan beliau Karena islam adalah agama yang damai,beliau (Dr.Zakir Naik) memiliki niat untuk mempersatukan bukan untuk memecah belah,mempersatukan dengan cara memberikan fakta-fakta yang ada di kitab kalian wahai saudara non-muslim ku, Mohon maaf bila ada kesalahan karena saya masih belajar,terimakasih sebelumnya semuanya.
Tim Ahmadiyah.Id
22/07/2020, 19:45
Muslim bilang Kitab kafir itu sudah diedit, dimanipulasi lah, tidak asli lagi. Kalo emang sudah tidak asli lagi, ayat2 mana aja yang asli dan ayat mana juga yg palsu/diedit?? Yang asli klo sesuai nubuat Al Qur'an?? Yang palsu yg berseberangan dengan Al Qur'an ya?? Hahahaah....katain haramlah, nazis lah, pantanglah membaca, memegang kitab kafir tp giliran mencari pengakuan kitab kafir ttg nabi mu, g haram ya?? Memalukan.. Katanya nabi nya utusan Tuhan tp kok minta didoakan pengikut nya utk didoakan ditrima di sorga?? Itu nabi ya? Nabi utusa Tuhan y harusnya otomatis masuk sorga, g perlu didoakan segala bro. Nampak bener nabimu it paksaan.
Tim Ahmadiyah.Id
01/08/2020, 15:47
Di awal tulisan jelas kok bang, Islam beriman kepada semua kitab Allah, termasuk Alkitab, tetapi adanya interpolasi tetapi bukan berarti semua isi Alkitab tidak mengandung kebenaran.
Tim Ahmadiyah.Id
24/02/2021, 16:49
https://www.sarapanpagi.org/95-seribu-pertentangan-ayat-ayat-alkitab-vt3215.html Buka lah link itu, disitu ayat2mu alkitab banyak perselisihan. Kalau murni dan suci kenapa kok bisa berselisih, tidak sama.
Tim Ahmadiyah.Id
24/04/2021, 19:21
Ya wajarlah didoakan sebab beliau adalah utusan terakhir yg menggenapi sluruh ajaran para nabi sebelumnya dan Allah memberikan langsung nama ajaran tsb yg dibawa para nabi dgn nama (Islam=keselamatan), beliau diutus oleh Allah scr universal artinya utk sluruh umat manusia dan itu jg perintah Allah utk memuliakan beliau bkn cuma beliau sja tpi smua nabi dan rasul utusan Allah hanya sja para nabi sblmnya itu hanya diutus utk kaumnya sendiri sja (nabi lokal) bkn utk sluruh umat manusia itulah istimewanya rasulullah. Nah klo tuhanmu yesus sja bersujud dan berdoa kpd bapa bgmna bisa disebut tuhan, sedangkan ia meminta tolong kpd Bapa-nya? masa tuhan berdoa kpd tuhan, kpd tuhan mna lgi ia bersujud dan berdoa? Hadehh kacauu
Tim Ahmadiyah.Id
24/04/2021, 19:39
Mendoakan/bersholawat kpd rasulullah itu perintah Allah dlm Al Qur'an, sholawat tuh maknanya luas klo umat muslim bersholawat kpd beliau tuh sbg suatu kehormatan kpd beliau dan agar diberikan rahmat & kasih sayang sbg utusan Allah yg mulia, dan umat muslim jg mengharapkan pertemuan dgn beliau kelak (dipadang mahsyar) dan diberikan syafaatnya. Rasullullah sdh mengorbankan dirinya utk umatnya dan senantiasa mendoakan umatnya agar mendptkan rahmat Allah, lalu apa salahnya umat muslim mendoakan beliau? Sedangkan perjuangannya sangatlah berat sbg utusan terakhir utk sluruh umat manusia. Sm jg klo kita bertemu org memberikan salam "assalamualaikum warahmatullahi wa barakatuh" yg artinya "semoga keselamatan terlimpah atasmu serta rahmat dan berkahnya". Lalu apa yg salah dgn memberikan kehormatan kpd rasulullah?. Yg salah itu yesus disembah sbg tuhan tpi yesus sendiri menyembah Bapa
Tim Ahmadiyah.Id
15/06/2021, 22:41
Di doakan APA SALAHNYA Nabi Muhammad Adalah Manusia Dan Itu Bukan Berdoa Untuk dirinya Sendiri saja Tapi Untuk kita Ummat Muslimnya Juga , Bukankah ABRAHAM BERDOA UNTUK DIRINYA SENDIRI DAN ABRAHAM DI DOAKAN OLEH ISMAEL DAN ISHAQ ( Yg namanya Anak " Pasti " Mendoakan Org Tua " Yah Jelas Dong " ) padahal Abraham Nabi Kenapa Dia Di doakan ??? Karena Manusia Itu Baik Di doakan , Kami Selesai Solat Pun Baik memberi Sekutip Do'a Kepada Para Nabi " Terlebih Pd Adam , Ibrahim ,Ilyas , Sulaiman , Isa Dan Muhammad" Yaitu Dengan Bersholawat Atau Hanya Sekedar " SALAM " Seperti Salam Ala Ilyas , Salam Ala Ibrahim , Salam Ala Sulaiman , Dan Salam Ala Isa Ibnu Maryam , Bahkan Kami " Muslim" Menjadi Saksi Dan Berdo'a Dan Memuliakan Isa Yang Disembah Umat Nasrani , Klo Gk Tau Apa Arti Salam , Salam Adalah Sejahtera, Aman, dan Itu Pun sudah Mendoakan Walaupun Sekutip Salam , Berdoa Apa Salahnya. Seperti yg terlihat diatas Muhammad Akan memuliakan Yesus Dan Ya benarYesus tlah di Muliakan Oleh Muhammad dan Para Ummatnya , Enggak Seperti Yg tertulis Di Alkitab Yaitu , " TERKUTUKLAH ORG YG TERGANTUNG DISALIP " Kalian Nasrani Yesus Di Bilang " Terkutuk " Dan Yahudi Bilang Yesus "Penghianat " Dan Muslim Menganggap Yesus , Suci Dan Bila Ada Org di Islam Yg nggak percaya Yesus Maka Org Itu Bukan Islam , Karena Yesus Tidak " Terkutuk, Bukan Penghianat " Tetapi dia " Org Suci , Dia Adalah Utusan Bukan Penghianat Ataupun Terkutuk " Kami Islam Adalah Deen Assalam ( Agama Damai ) . Peace ✌✌✌✌✌✌ Stay Halal Brother
Tim Ahmadiyah.Id
12/08/2020, 16:18
mas bro kalo belajar agama pelajari kitabnya, pelajari apa yg yesus nabi isa as (alkitab), kebanyakan emang al kitab saat ini banyak berbagai macam versi, kalo kamu mengaku orang kristen asli, ingat segala perkataan nabi isa yesus itu ditinta merah. selain itu adalah karangan manusia. kembali kekitabmu pelajari, jangan ikuti ajaran gereja apabila ia mengajarkan sesuatu yang menyimpang dari kitabmu
Tim Ahmadiyah.Id
02/10/2020, 21:22
Buat sodara sodaraku yg non muslim usahakan kalian dalam beragama itu lihatlah rujukan kitab suci kalian karna ketika km baca kitab sucimu otomatis km akan smpe kepada Al-Quran krn memang Allah mengajarkan kepada manusia secara bertahap dan turun temurun ada perjanjian lama ada perjanjian baru dan ada perjanjian akhir, jangan smpe kita beragama itu ikut nenek moyang kita atau ikut ajaran Vihara, Gereja, ataupun Masjid tp ikuti ajaran kitabnya, jangan smpe kita kecolongan soal perkara kehidupan abadi kita jgn kita pintar urusan dunia tp bodoh perkara akhirat, sya ngomong gini bukan krn ego tp sya pengen duduk canda tawa bareng bareng kalian disurganya Allah kelak
Tim Ahmadiyah.Id
02/10/2020, 21:59
Prophet Solomon/Sulaiman dlm bahasa arab Membuat orng beriman kepada Allah karna kedudukanya dan itu menurut Allah baik tp bukan yg paling baik Prophet Moses/Musa dlm bahasa arab Membuat sebagian bani israel bertaqwa pada Allah krn kemampuan bicara lngsng dgn Allah dan membelah laut dgn izin Allah dan itu menurut Allah baik tp bukan yg terbaik Prophet Yesus/Isa Al Masih dlm bahasa arab Menghidupkan orng mati dgn izin Allah sehingga membuat sebagian bani israel beriman itu baik menurut Allah tp bukan yg terbaik Prophet Mohammed/Muhammad dlm bhs arab Membuat orng yg menyembah berhala kembali kepada Allah karna akhlak dan budipekertinya inilah yg terbaik The Real Miracle disudut pandang Tuhan manusia yg membuat Allah dan para NabiNya kagum denganya, lalu mengapa kalian kepada kekasih Allah selalu berolok olok??? Tidak takutkah kalian akan api neraka yg menyala-nyala yg membakar smpe kehati? Allah sengaja mengutus Nabi terakhir dr bangsa Arab yg mana bangsa Arab pada masa itu terkenal dgn keterbelakangan dan kemiskinan hal ini semata mata untk menguji para manusia yg sombong sbagaimana ktika Allah menguji Iblis untk sujud kepada Adam Iblis menjawab dgn angkuh aku lebih baik dr Adam kau ciptakan aku dr api sedangkan Adam dr tanah maka seketika itu Iblis yg sebelumnya bernama Azazil mahluk dr golongan malaikat yg kedudukanya paling dkt dgn Allah diusir seketika dr surga dlm keaadaan terlaknat pun bgitupun Allah ktika menguji bani Israel dgn melebihkanya atas sgala umat dialam ini dgn segala ilmu yg mreka miliki dan Allah mengutus para Nabi banyak dr keturunan Yahudi smpe pada Nabi penutup datanglah Nabi Muhammad dr golongan bangsa Arab yg membuat mreka berkata kami enggan mengikutinya kami lebih baik darinya Kau ciptakan km dr bangsa yahudi dan kau ciptakan dia dr bangsa Arab maka seketika itu laknat Allah menyertainya..."kelak Allah akan membuat orng yg kau hina itu duduk diatas kepalamu" ini sama aja kaya fenomena diIndonesia orang2 non muslim dr kalangan etnis tertentu yg diberi kelebihan Allah dlm hal ekonomi maka ketika kebenaran dr Allah itu smpai kepada penglihatan dan telinga mereka, merekapun menyombongkan diri dgn seangkuh angkuhnya "bagaimana bs km hrs mengikuti seruan para orng muslim sdang bnyk dr mreka orng fakir dan terbelakang" maka seketika itu laknat Allah menyertainya dijadikaNya trasa indah sgala perbuatan buruknya itu hingga pada akhirnya dia kembali keTuhanya dlm keaadaan bnyk menzalimi diri sendiri dan saudaranya sesama manusia
Tim Ahmadiyah.Id
02/10/2020, 22:16
Dear Allah ketahuilah aku memang pelaku dosa besar dan aku mungkin tdk akan pernah mampu menjadi yg EngKau mau tp didalam lubuk hatiku tidak terbesit setetespun untuk menduakan apalagi mentigakanMu Kehidupan yg sempit dan ujian yg bertubi tubi lebih aku cintai drpada hrus berpisah dgn RahmatMu, Engkau tlah mengajiriku sdikit saja berpisah dgn nikmatMu didunia ini sungguh pedihnya perpisahan itu tlah membakar hati dan kecerianku maka jgn prnh Kau bakar aku dgn api nerakaMu dan jgn ceraikan aku dr cintaMu ktika tiba waktu dmn tiada lg naungan yg dpt menolongku slain rahmat kasih dan sayangMu Duhai Rabbku seandainya para pendosa sepertiku dan orng yg ingkar kepadaMu tak ada satupun dr mreka yg memohon ampun kepadaMu sungguh Engkau tetaplah Engkau dgn sgala kemulianMu
Tim Ahmadiyah.Id
24/02/2021, 16:55
Roigabe baca itu alkitab kidung agung (5:9-16) yang dalam bahasa ibrani. Disitu ditulis hamidat. Hamidats atau hamid, ahmad adalah nama nabi muhammad. Yang dalam bahasa semitik sperti arab dan ibrani memiliki makna terpuji, mendapat pujian.
Tim Ahmadiyah.Id
20/10/2020, 10:24
intinya ada nama Muhammad SAW nggak? klo cuma bilang nabi aja, darimana kita tau klo nabi itu adalah nabi Muhammad .Jadi jgn di bilang ada nama Muhammad disitu. disitukan cuma bilang nabi, bukan Muhammad wkwkkkwk ngakak.
Tim Ahmadiyah.Id
16/05/2021, 03:42
Anda bertanya “ada nama Muhammad nggak?” Secara tidak langsung anda menyetujui adanya nabi setelah nabi Isa
Tim Ahmadiyah.Id
21/11/2020, 20:51
roigabe Siapa lagi orang yang mengatakan "aku adalah nabi untuk kalian semua"adakah orang yang mengaku nabi lalu ia tidak mati. orang orang yang mengaku nabi itu akan mati itulah nabi palsu. contoh saja abu Jahal Yang mati dalam peperangan. Sedangkan nabi Muhammad Saw tidak mati beliau wafat,KARNA tugas yang di berikan Allah kepada beliau sudah selesai.oleh KARNA itu nabi yang disebutkan ayat-ayat di atas merujuk kepada nabi Muhammad Saw.
Tim Ahmadiyah.Id
20/12/2020, 07:51
Yg nonmuslim baca dulu alquran baru bicara
Tim Ahmadiyah.Id
29/12/2020, 16:07
Aowkwowo ngakak gua
Tim Ahmadiyah.Id
31/12/2020, 20:09
18:15 Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku , akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan. 18:16 Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati. 18:17 Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; 18:18 seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya. 18:19 Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban Coba di baca dengan jelas artikel di atas yang di tulis si penulis yg di blok hitam. [Nabi Musa as Menubuwatkan tentang Nabi Muhammad saw] (Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik; seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti (engkau ini); Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya) Apakah itu perkataan nabi Musa atau Tuhan? Sepertinya yg bikin artikel ini tidak mengerti arti daripada engkau yg di kurung buka dan tutup. *Tuhan Muncul Di Gunung Paran:* Ada nubuatan penting di dalam Alkitab: “Berkatalah ia: “TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala.” (Ulangan 33: 2) Datang dari Sinai mengacu pada kemunculan Nabi Musa as dan naik dari Seir mengarah kepada Yesus. [ini baca ulangan 33:1-5 jgn comot" ayat untuk pembenaran.] 33:1. Inilah berkat yang diberikan Musa, abdi Allah itu, kepada orang Israel sebelum ia mati. 33:2 Berkatalah ia: "TUHAN datang dari Sinai dan terbit kepada mereka dari Seir; Ia tampak bersinar dari pegunungan Paran dan datang dari tengah-tengah puluhan ribu orang yang kudus; di sebelah kanan-Nya tampak kepada mereka api yang menyala. 33:3 Sungguh Ia mengasihi umat-Nya; semua orang-Nya yang kudus--di dalam tangan-Mulah mereka, pada kaki-Mulah mereka duduk, menangkap sesuatu dari firman-Mu. 33:4 Musa telah memerintahkan hukum Taurat kepada kita, suatu milik bagi jemaah Yakub. 33:5 Ia menjadi raja di Yesyurun, ketika kepala-kepala bangsa datang berkumpul, yakni segala suku Israel bersama-sama. Kalau mau menafsirkan ayat" agama yg bukan kita anut. tolong jangan comot" ayat untuk pembenaran. tolong tampilkan semua ayat dan dibaca. terima kasih
Tim Ahmadiyah.Id
06/01/2021, 13:16
Reply Anonim Kenapa Nabi Muhammad Minta didoakan? karena dia manusia yang emang diangkat menjadi rasul. jadi dia tetap berdoa dan minta didoakan karena yang bisa menentukan manusia masuk surga atau neraka hanya Allah. lalu kenapa disini yesus berdoa? bukankan dia tuhan menurut kristen? kalo yesus itu tuhan, dia berdoa buat apa? Dalam Markus 1:35, dijelaskan bahwa Yesus selalu bangun pagi-pagi benar ketika hari masih gelap untuk mencari tempat yang sunyi dan berdoa. Matius 14:23 juga menjelaskan bahwa ketika hari sudah mulai malam, Yesus menyuruh banyak orang untuk pulang, lalu ia naik ke atas bukit seorang diri untuk berdoa.
Tim Ahmadiyah.Id
06/02/2021, 08:33
Perbedaan paling jelas antara Nabi Muhammad SAW dan Nabi Isa AS adalah Dosanya .. Muhammad jelas2 nabi yg berdosa, masih dipenuhi nafsu dgn menikah 13 kali sedangkan nabi Isa sama sekali tidak tersentuh dosa atau iblis .. Demikian fakta Al-Quran menyatakan Muhammad berdosa. Dengan jelas Al-Quran mencatat : “Supaya Allah memberi ampunan kepadamu (Muhammad) terhadap dosamu yang telah lalu dan yang akan datang serta menyempurnakan ni’mat-Nya atasmu dan memimpin kamu kepada jalan yang lurus” (Qs 48:2) “Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Tuhan (Yang Hak) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu (Muhammad) dan bagi (dosa) orang-orang mu’min, laki-laki dan perempuan . . .” (Qs 47:19) Islam aneh: - Bilang jangan membunuh, tp masih jihad - Bilang jangan berzinah, tp nabinya sendiri punya istri 13 - Bilang jangan sembah berhala, sampe skrg masih cium batu hitam - Bilang jangan berbohong, tp boleh dilakukan dgn 3 alasan
Tim Ahmadiyah.Id
02/03/2021, 04:54
ngehina yang bukan orang yahudi pake sebutan anjing ga dosa ya? "tak pantas roti untuk anak diberikan kepada anjing" di alkitab yesus ga ngakuin ibunya pas ada ibu sama sodaranya nyamperin dia di judea galilea. ga ngakuin ibunya loh boss, dosa boss. "jangan kira aku datang dengan damai melainkan PEDANG" yesus damai? tapi kok bilangnya ga bawa damai malah pedang? apa salahnya beristri banyak dan sah? lamekh 2 istri abraham 3 istri jacoob 4 istri gideon banyak istri sampe beranak 70 orang daud 100 istri solomo 1000 istri rehabeam 78 istri dll, di kitab PL ga ada yg ngelarang punya istri banyak asalkan bukan hasil zinah, atau nikahin yang punya hubungan keluarga atau kategori wanita yang ga boleh dinikahin yesus ga kawin? coba baca injil barnabas, maria, yakobus dan injil lain atas nama murid yesus. bukan 4 injil yang ditulis orang yunani gajelas hubungannya sama yesus. MANA INJIL TULISAN MURID YESUS? nyium batu hitam? aturan islam mana yang ngewajibin nyium batu hitam? dari musa sampe isa orang israel bikin rumah ibadah sama mezbah mengarah ke bait suci yang isinya tabut perjanjian. yesus ga bohong? di alkitab aja yesus ga nepatin janji tanda yunus. katanya 3 hari 3 malam gamati. tapi baru hari pertama di salib udah mati. dikubur cuman 1 hari 2 malam dari malam jumat sampe minggu pagi doang. BACA DULU BIBLE LU YANG BENER PAKE OTAK BIAR GA GOBLOK BIAR NGOMONG ADA ISINYA
Tim Ahmadiyah.Id
03/03/2021, 20:10
Wkwkwk. Yang bener tuh mati dan bangkit pada hari yang ketiga🤣🤣...astaga
Tim Ahmadiyah.Id
03/03/2021, 20:12
Lukas 24:6-7
Tim Ahmadiyah.Id
26/02/2021, 16:35
Buakaakakaka gimana ceritanya dari perjanjian Lama ke perjanjian Baru terus di cocoklogiin waktunya.. Sakti emang wkwkwkw
Tim Ahmadiyah.Id
09/04/2021, 23:37
Hadeuhhh,gini aja ya untuk yang bukan beragama KRISTEN(NASRANI) 1.Pelajari dulu dengan teliti dan berpikir logika tentang isi Alquran mu sendiri,karena didalam alquran aja masih aja perdebatan ttg isi alquran 2.Nabi Muhammad itu lahir ke dunia ini setelah Yesus Meninggal berpuluh puluh tahun,jadi apa yang terjadi ttg Yesus,muhammad hanya mendengar tanpa membuktikan kebenaran fakta hasil yang didengarnya saja("kata orang") 3.“Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku. Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya, yaitu Roh Kebenaran.” (Yohanes 14: 15-17) KESIMPULANNYA : PENOLONG & ROH KEBENARAN ADALAH YESUS KRISTUS “…tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu …” (Yohanes 14:26) KESIMPULANNYA :BAHWA YOHANES MENYAMPAIKAN KABAR BAIK KEPADA MASYARAKAT PADA MASA ITU. 4.Di sini saya melihat terlalu banyak penulis tersebut berhalunisasi(pakai pintu doraemon masuk kejaman yesus) perlu diketahui : Yahudi dan Pengikut yesus bersebrangan, diantaranya : orang yahudi tidak percaya semua mukzijat dari yesus kristus dikarenakan orang yahudi menafsirkan bahwa kedatangan penyelamat dunia orang yang mashyur(atau dapat dibilang bahasa kini orang terkaya dan terhebat),SEMENTARA PENGIKUT YESUS percaya pada nubuat mukzijat Yesus Kristus.dan Pengikut Yesus percaya dan menyaksikan sendiri kematian Yesus di kayu salib(kalo ga mengakui apa yang kita lihat apa namanya dong?)emang muhammad melihat langsung saat itu?kam enggak karena itu berdasarkan cerita orang orang berpuluh puluh tahun kemudian.makanya pengikut muhammad tidak percaya Yesus itu disalib,konon katanya yang disalib itu orang lain,ya mmg yang 2 orang disisi kanan dan kiri itu manusia biasa,TETAPI saat Yesus menghembuskan nafas terakhirnya dan meninggal dunia barulah gemuruh angin kencang datang dan orang orang disekitar itu berlarian meyelematkan diri. Jadi setelah saya membaca artikel dari sipenulis tersebut maksud dan artinya dalam artikel tersebut: 100000000000000000 0%NGACO(BULSHIT),karena mgkn saja untuk memahami isi Alquran aja mungkin saja salah tafsir juga.(BIASALAH).karena Penulis artikel spt ini mungkin saja membuka pintu neraka utk dirinya sendiri. Jadi Ibaratkan"AGAMAKU YA AGAMAKU,AGAMAMU YA AGAMAMU."(URUS DEWE) SALAM.1 PERSATUAN INDONESIA
Tim Ahmadiyah.Id
22/04/2021, 05:50
Tuhan mu bisa dilihat, berjalan2 dimuka bumi mengidupkan orang mati (kalo ini termasuk mukzizat nabi Isa AS), Tuhanmu juga disalib, tuhan kok disalib,, Tuhan kami memiliki dzat yang berbeda dengan makhluknya,,tuhan kami maha tinggi, maha Perkasa (tidak disalib loh ya), Tuhan kami memiliki malaikat untuk mewahyukan (sehingga tuhan tidak perlu masuk ketubuh nabi Isa)..tuhan kami tidak memiliki Anak,,dan anak tersebut menjadi Tuhan,,Ini berarti tuhan tidak Esa, sedangkan Nabi Isa mengauhidkan Allah. Salam Orang Dungu mencari Tuhan
Tim Ahmadiyah.Id
18/05/2021, 00:54
ohh beginikah cara tim anda membalas, dan mendidik masyarakat umum?? Dengan menjelekkan agama lain dan kepercayaannya?? Sekarang saya balas ejekan anda dengan pertanyaan yang tanpa mengurangi rasa hormat kepada anda sebagai manusia(bukan orang dungu) boleh ya, oke nabi isa ga disalib, nabi isa langsung diangkat ke surga, tetapi apakah ADAKAH NABI di alquran yang almarhum dan bisa jalan-jalan dengan bebas di bumi setelah 3 HARI ALMARHUM(BISA MENJADI MANUSIA LAGI)?? di alquran ADAKAH NABI SUDAH MATI bisa jalan-jalan dan DIANGKAT KE SURGA dengan DILIHAT SECARA FISIK OLEH ORANG YANG MASIH HIDUP minimal 12 muridnya? Dan tahukah anda bahwa YESUS itu BUKAN ANAK SECARA KAWIN ataupun apa yang anda pikikrkan melainkan dia SESUNGGUHNYA ADALAH FIRMAN(PESAN-PESAN ALLAH) yang menjadi daging? Tolong bro kalau mau mengedukasi jangan menjelekkan agama lain kecuali anda berbicara fakta seperti minimal Dr.Zakir Naik baru boleh berlaga memanggil orang dungu
Tim Ahmadiyah.Id
22/04/2021, 05:48
Tuhan mu bisa dilihat, berjalan2 dimuka bumi mengidupkan orang mati (kalo ini termasuk mukzizat nabi Isa AS), Tuhanmu juga disalib, tuhan kok disalib,, Tuhan kami memiliki dzat yang berbeda dengan makhluknya,,tuhan kami maha tinggi, maha Perkasa (tidak disalib loh ya), Tuhan kami memiliki malaikat untuk mewahyukan (sehingga tuhan tidak perlu masuk ketubuh nabi Isa)..tuhan kami tidak memiliki Anak,,dan anak tersebut menjadi Tuhan,,Ini berarti tuhan tidak Esa, sedangkan Nabi Isa mengauhidkan Allah.
Tim Ahmadiyah.Id
11/05/2021, 21:40
Penghibur = pembawa Kabar gembira/penyelamat kebenaran
Tim Ahmadiyah.Id
15/05/2021, 04:36
Orang pinter pasti ngaku pinter, orang cerdas pasti ngaku cerdas, org bodoh gak bakalan ngakunya bodoh. Sebodoh2nya manusia adalah org yg mengingkari kebenaran. Kalau ajaran yg kamu anut sdh kau nilai sudah benar, ya ikuti...... Tp dr sumber yg benar2 benar. Bukan dr sumber yg di bikin benar Agama islam tuntunannya keras dan kejam tapi untuk kebenaran (dan kedamaian) Semisal aja (contoh yg simple) , kenapa sih dlm hukum islam (semisal kejahatan) org mencuri harus potong tangan? Ambil aja hukum yg berlaku yg ada skarang, gak akan berhenti org yg mencuri bosssss Itupun berlaku untuk segala aspek kehidupan yg dimana dlm ajaran agama islam kalau ditegakkan dg benar, kehidupan seluruh umat manusia kalayak negeri2 muslim (islam) bossss aman tentram damai sejahtera bossss Semua kitab yg ada di dunia ini, ajarannya SAMA! Menuntun agar menyembah Tuhan yg Esa, Alloh SWT. Turun temurun dari nabi Adam as. Kitab booossss kan ada jg yg mengisahkan... Coba aja runut dr nabi Adam as sampai nabi Isa as. Sudah berapa ribu tahun tuh..... Trus knp jg nabi2 trsbut tetap menyerukan Allah (Alloh SWT) COBA PIKIRRRRR! ajaran islam pun demikian! Ajaran maupun hukum yg ada di dalam Islam, kepentingannya lebih luas dan mencakup segala aspek bosssss Org jaman sekarang aja buat nguasain 1 bidang tertentu musti belajar sampai dpt gelar puaaaaanjang Lantas kenapa cukup Nabi Muhammad SAW seorang diri bisa memberikan tuntunan yg sedemikian komplit (atas ijin Alloh SWT), sedemikian detail dg membawa ajaran Islam dan Alqur'an sebagai pedoman untuk menyembah, beribadah kpd (Tuhan) Alloh SWT dan kehidupan di dunia, yg mengatur sosial manusianya. PIKIIIIIIR! Baca kitabmu dg seksama, arti yg begitu jelas dan simple kenapa msh harus di di tafsirkan yg terlalu bertele-tele. Kalo masih bingung berarti lu kudu musti balik sekolah SD lagi buat belajar bahasa indonesia yg baik dan benar. Kalaupun banyak "versi", harusnya cukup dalam "bahasa saja" (bahasa dari masing2 negara, bukan versi isinya yg bersebelahan, isinya gak sama meskipun dalam 1 bahasa) Seng mbok nut kuwi sopo??? TOLOL?!? KALAU MAU BUAT PERBANDINGAN JANGAN MAEN COMOT VERSI, YG LU PEGANG AJA YG VERSI MANA BOSSS! YA WAJAR KALAU ORG MUSLIM MEMPERTANYAKAN DG BANDING2IN KITAB KARNA KOK ISINYA GAK SAMA, KARNA PEGANGAN ORG MUSLIM CUMA 1 YAITU ALQUR'AN DAN ITUPUN TAFSIRNYA SAMA SEMUA DI SELURUH DUNIA BOSSSS! CARILAH KEBENARAN YG SE BENAR-BENARNYA, TP SEBENARNYA KEBENARAN ITU TIDAKLAH JAUH DARIMU.SEJAUH MATAMU MEMANDANG, ITULAH KEBENARAN JANGAN SALAH KAPRAH TENTANG ORG MUSLIM BERIBADAH, KARENA ORG MUSLIM BERIBADAH SELURUHNYA ADALAH BERPASRAH KPD ALLOH SWT, SEJAK DIMULAI DARI NIAT DAN BACAAN2NYA, HANYA UNTUK-NYA (ALLOH SWT) BUKAN UNTUK SIAPAPUN (BAHKAN MANUSIA)
Tim Ahmadiyah.Id
17/05/2021, 22:31
Pikir kan baik baik ini ya * yesus/isa sekarang sedang disurga bersama sama dengan allah, dan jika yesus/isa dimata kalian hanya seorang nabi, tapi ada bnayak manusia yang percaya bhawa yesus adalah allah itu sendiri(tuhan),dan kalian percaya bahwa yesus lah yang akan datang kedua kalinya di akhir jaman nanti. Pertanaannya ,yesus dan allah kalian sekrang sama sama disurga dan jumlah manusia yang percaya bahwa yesus adalah allah itu sendiri(tuhan) itu sangaat banyak dan bagai mana bisa allah kalian menerima hal itu terjadi...? Catatan ya: yesus dan allah kalian masi bersama sama disorga dengan hal itu terjadi

Leave a Reply

Begin typing your search above and press return to search.