Khotbah Jumat

Sayyidina Amirul Mu’minin, Hadhrat Mirza Tahir Ahmad

Khalifatul Masih Ar-Rabbi ayyadahullaahu Ta’ala binashrihil ‘aziiz

6 Desember 2002

أشْهَدُ أنْ لا إله إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيك لَهُ ،

وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

أما بعد فأعوذ بالله من الشيطان الرجيم.

بسْمِ الله الرَّحْمَن الرَّحيم * الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمينَ * الرَّحْمَن الرَّحيم * مَالك يَوْم الدِّين * إيَّاكَ نَعْبُدُ وَإيَّاكَ نَسْتَعينُ * اهْدنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقيمَ * صِرَاط الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهمْ وَلا الضَّالِّينَ. (آمين)

Hari ini merupakan Hari Raya Idulfithr dan juga hari Jumaah.. Apabila keduanya ini berkumpul dalam sehari maka Rasulullah saw memberikan kebebasan bahwa pada hari itu dilaksanakan Hari Raya dan sebagai ganti shalat Jumaah dilakukan shalat Zuhur. Hari ini,insya-Allah- kita akan melaksanakan sesuai dengan kebebasan/libur yang diberikan oleh Rasulullah saw..

Dalam kaiatan ini, saya akan menyajikan hadist-hadist.

Hadhrat Abdullah bin Umar r.a meriwayatkan bahwa pada zaman Rasulullah saw ada dua Hari Raya yang menyatu maka setelah mengimami shalat Id Rasulullah saw bersabda: Barangsiapa yang ingin datang melaksanakan shalat Jumaah,datanglah dan bagi yang tidak ingin datang maka tetaplah tinggal di tempatnya masing-masing..

Demikian pula Ayas bin Abi Ramlah dari Syam/Siria mengatakan bahwa saya telah mendengar dari seseorang.Dia telah menanyakan kepada Zaid bin Arqam: Apakah kalian ikut serta bersama Rasulullah saw dalam satu hari dua Id ? Beliau menjawa::Ya. Kembali dia bertanya: Kemudian apa yang Rasulullah saw lakukakn ? Beliau memberitahukan bahwa Rasulullah saw melakukan shalat Id lalu berkenaan dengan shalat Jumaah beliau memberikan kebebasan.. Kemudian beliau bersabda barangsiapa yang ingin melaksanakan shalat Jumaah lakukanlah shalat Jumaah.

Sunan Ibnu Majah. Kitabul-idain(dua Id) dan Sunan Nasai dalam bab/Kitab shalaatul-idain

Sebelum doa bersama saya ingin ingatkan pada bahwa dalam doa-doa kalian janganlah lupakan para shuhada Ahmadiyat, keluarga-keluarga mereka demikian pula orang-orang yang dipenjarakan di jalan Allah dan keluarga mereka yang untuk sementara mereka mahrum/kehilangan naungan kasih sayang mereka.

Semoga Allah menganugerahkan kepada mereka kebaikan dunia dan akherat.

Di hadapan seluruh warga Jemaat Ahmadiyah seluruh dunia saya menyampaikan ucapan “Id Mubarak dan salam kasih sayang” kepada semua…

Sangat banyak sekali ucapan “Selamat Id Mubaarak” dari Jemaat seluruh dunia dan dari para anggota Jemaat yang didapatkan baik melalui surat-surat,fax dan telepon., Jazakumullah ahsanal jaza..Semoga Allah memberkati Id ini untuk kalian dan dapat meraih Id hakiki, kebahagiaan sejati dan abadi..

Setelah ini saya sebelunya akan membacakan khutbah kedua dan kemudian –Insyaallah-kita semua akan berdoa bersama-sama.

Qamaruddin Shahid