Khotbah Jumat

Sayyidina Amirul Mu’minin, Hadhrat Mirza Tahir Ahmad

Khalifatul Masih Ar-Rabbi ayyadahullaahu Ta’ala binashrihil ‘aziiz

25 Oktober 2002

أشْهَدُ أنْ لا إله إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيك لَهُ ،

وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.

أما بعد فأعوذ بالله من الشيطان الرجيم.

بسْمِ الله الرَّحْمَن الرَّحيم * الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمينَ * الرَّحْمَن الرَّحيم * مَالك يَوْم الدِّين * إيَّاكَ نَعْبُدُ وَإيَّاكَ نَسْتَعينُ * اهْدنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقيمَ * صِرَاط الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهمْ وَلا الضَّالِّينَ. (آمين)

Khutbah hari ini juga berkenaan dengan bahasan sifat Nur dan merupakan bagian akhir topik ini. Sesudah ini, Insya Allah akan dimulai topik sifat yang lain.

فَآمِنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَالنُّورِ الَّذِي أَنْزَلْنَا وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ-Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya dan kepada cahaya (Al Qur’an) yang telah Kami turunkan. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.(At-taghabun Ayat 8)

Hadhrat Sahal Bin Muaz meriwayatkan dari bapaknya bahwa Rasulullah SAW bersabda:Barangsiapa yang membaca bagian permulaan surah Al-Kahfi dan bagian akhirnya (Dari awal sampai akhir) maka untuknya mulai dari kaki sampai ke kepalanya sepenuhnya akan diliputi nur. (Musnad Ahmad Bin Hambal Jilid 3 Hal.439 cetakan Bairut)

Hadhrat Khalifatul Masih Awal r.a Bersabda:

“Sebagaimana halnya manusia memerlukan lampu dan cahaya dan perlu bulan dan matahari, demikian pula untuk petunjuk rohani perlu adanya wahyu ilahi,nabi-nabi dan kitab-kitab Ilahiah” Lampiran surah Kabar Qadian 18 Januari 1912

Hadhrat Masih Mauud a.s bersabda:

“Barang siapa yang meraih jalinan sedemikian rupa dengan seorang manusia berfitrat suci dan manusia sempurna yang seolah olah dia merupakan bagian darinya, maka ketentuan alam akan berlaku bahwa dia akan meraih bagian dari nur- nurnya. Walhasil, inilah falsafah nijat bahwa orang orang yang menciptakan ikatan suci dan sempurna dengan Tuhan,maka mereka akan menjadi bayangan nur yang abadi itu.”Chasymai Makrifat ,Ruhani Hazain Jilid 23 hal 418

Hadhrat Masih Mauud a.s bersabda:

Dialah nur hakiki dunia yang setelah mendapatkan dunia dalam kegelapan dia benar-benar telah memberikan nur/cahaya yang telah menjadikan malam yang gelap gulita menjadi siang hari terang benderang…..para makhluk penyembah buta tidak mengenal Rasul mulia yang telah memperlihatkan ribuan contoh-contoh simpati hakiki itu. Akan tetapi, kini saya menyaksikan bahwa saatnya telah tiba bahwa Rasul yang suci ini akan dikenal. Jika kalian menginginkan,maka camkanlah kata-kataku ini bahwa setelah hari ini para penyembah wujud mati itu akan mulai berkurang sehingga mereka akan hilang sirna. Apakah manusia menandingi Tuhan ? Apakah tetesan yang tidak berarti ini dapat mencegah keinginan Tuhan ? Apakah rencana anak cucu Adam yang fana ini dapat menghinakan hukum-hukum /perintah-perintah Tuhan ? Wahai orang-orang yang mendengar dengarlah, wahai orang yang merenung renungkanlah dan ingatlah bahwa kebenaran akan zahir dan nur yang benar itu akan bersinar.”. Tabligh Risalat jilid 6 hal. 9.

Hadhrat Masih Mauud a.s.bersabda:

Saya bersumpah dengan nama Zat Tuhan yang berdusta atas nama-Nya merupakan suatu kenakalan/ketakabburan yang sangat besar bahwa Tuhan telah memberikan padaku bukti keluhuran dan kesempurnaan kehidupan kekal ruhani junjunganku yang layak diitaati, majikan kami Muhammad saw bahwa dengan mengikutinya dan karena cinta padanya saya mendapatkan turunnya tanda-tanda langit padaku dan aku mendapatkan hatiku penuh dengan nur keyakinan dan sedemikian rupa saya melihat tanda-tanda gaib yang sehingga dengan nur-nurnaya yang terang dan jelas itu saya telah melihat Tuhan-ku.”(Taryakul qulub hal. 10-11)

Terjemah Ilham Hadhrat Masih Mauud a.s.:

Sesungguhnya Allah akan membela orang yang beriman…telah dianugerahkan umur dari Tuhan –nur- milik Allah telah disinari.

Tazkirah 804 Cetakan 1969

Qamaruddin Shahid