Khutbah tanggal,13-7-2001

Sebelumnya juga saya telah menerangkan bahwa dalam surah Maryam seberapa kata rahman yang dugunakan,yaitu sifat rahmaniyat Tuhan sebanyak itu tidak terdapat dalam surah yang manapun juga Selain itu kata “rahman” yang ada dalam surah-surah yang lain disatukan sekalipun mungkin lebih banyak dari itu tapi tidak lebih banyak sekali,yang digunakan sendiri dalam surah Maryam.Dan ssebelumnya juga dalam khutbah yang lalu dalam kaitan gahsan surah Maryam telah disebut mengenai rahmaniyat.Hari inipun banyak bagian akan termasuk dalam topik ini.

Ada tiga  ayat dari 91-93 surah Maryam:”takaadussamawaatu yatafaththarna minhu wa tansyaqqul ardhu wa takhirrul jibaalu hadda an da’au lirrahmaani walada wamaa yanbagiy lirrahmani an yattakhidza walada. Di dalam ayat ini tiga kali ada disebutkan mengenai rahman.Hampir langit pecah karenanya dan bumi menjadi terbelah dan gunung jatuh gemetar berkeping-keping karena mereka mendakwakan Tuhan berkeping-keping ang Maha Pemurah mempunyai seorang anak padahal tidaklah layak bagi Tuhan Yang Rahman untuk membuaat seorang anak.

Kenapa tidak layak bagi Rahman,rahmaniat telah menjadikan seluruh dunia telh memberikan seluruh dunia tanpa meminta,kenapa membuaat anak untuk dirinya.Sebagai akibat dari rahmaaniat seluruh alam raya ini menjadi ada maka apa perlunya anak untuk dirinya.Ini adalah merupakan pandangan yang sangat bodoh yang orang-orang Kristen telah nisbahkan pada Tuhan.Dan karena kaitannya dengan Kristen oleh karena itu banyak sekali di ulang dalam surah Maryam.

Terjemah Hazrat Khalifatul Masih 1:”Hampir langit menjadi berkeping-keping  dan bumi menjadi terbelah dan gunung jatuh berkeping karena mereka menyeru Tuhan mempunyai anak.”Kitab Pembnaran Barahin Ahmadiyah

Kemudian dalam pendahuluan Albadar Qadian th 1910.”takadussamawaatu ini adalah nubuatan pada zaman ini di kepulauan-kepulauan secara khusus –dan kalau direnungkan sejarah gempa bumi maka di tempat lain tidak sedemikian parah.Coba lihatlah sejarah Amerika maka manusia akan menjadi heran>Dan bersabda,”Ini adalah nubuatan gempa bumi yang zaman ini secara khusus datang di negeri-negeri orng-orang Kristen hadda adalah azab keras yang turun dari langit

Kemudian dalam Tasdiq Ahmadiyah tertera refrensi Hazrat Khalifatul Masih 1”Tidaklah layak bagi Tuhan Yang Maha Pemurah untuk membuat anak karena semua yang ada di langit dan di bumi akan datang pada-Nya sebagai hamba.

Pada kesempatan inipun untuk memperjelas topik ini saya akan kemukakan kutipan Hazrat Masih Mauud a.s.:Kenakalan dan keangkuhan orang-orang Yahudi adalah sebatas hukuman mereka di dunia ini mereka itu bisa dihukum.Coba perhatikanlah berkenaan dengan orang-orang Yahudi ada disebutkan bahwa mereka berkali-kali disebut magdhuwbi ‘alaihim yang mana di dunia ini begitu banyak disebutkan akan hukuman orang-orang Yahudi.Yang mana Yahudi sendiri telah menyiapkan untuk dirinya yang sebagai reaksinya di dunia sangat keras hukuman-hukuman ditimpakan kepada orang-orang Yahudi.Nazi Jerman adalah merupakan saksi akan hal itu bahwa semua kezaliman-kezaliman yang ditimpakan terhadap orang-orang Yahudi itu Yahudi sendiri yang menyiapkan.Dan mereka berada pula di bawah kemarahan Tuhan dan juga di bawah kemarahan orang-orang.

Hazrat Masih Mauud a.s.bersabda,”Kenakalan ini sedemikian rupa yang di dunia ini sebaagai hukuman perlu disebutkandan itu telah disebutkan dan hukuman ini terus akan belaku dan untuk yang akan datang juga akan terus mereka derita.Tapi orang-orang dhallin/orang-orang yang sesat tidak bisa mereka menahannya.Karena akidah mereka sedemikian rupa tidak disukai yang berkenaan dengan itu Allah dalam Al-quran berfirman:takaadussamawaatu yatafaththarna minhu watan syaqqul ardhu wa takhirruljibaalu hadda an da’auw lirrahmani walada-ini adalah merupakan pekerjaan buruk yang hampir langit dan bumi menjadi pecah dan gunung menjadi berkeping-keping.Pendeknya berhubung hukuman orang-orang Yahudi sedikit.oleh karen itu mereka di dunia ini juga diberikan.Dan hukuman orang-orang Yahudi sedemikian rupa kerasnya sehingga dunia ini tidak bisa menahannya.Oleh karena itu untuk menghukum mereka alam yang akan datang juga yang disiapkan untuk mereka.

Ada dua ayat dalam surah Maryam yang dimana disebutkan mengenai rahman:”in kulluman fissamaawaatiwal ardhi illa aatirrahmaani ‘ahda-sesungguhnya di dalam langit dan bumi  tidak ada namun di hadapan Rahman /Yang Maha Pemurah akan datang di hadapan Tuhan akan datang sebagai hamba.Di seluruh alam raya ini apa saja yang ada itu semua akan hadir di hadapan Tuhan sebagai hamba.Kemudian Rahman apa perlunya membuat anak.Di dalam ini akan dilingkupi dan mereka akan dihitung.Maksud dari “dihitung”.Siapa orangnya ? Maksudnya adalah orang-orang musyrik Kristen yang telah melontarkan tuduhan terhadap Tuhan.Allah telah melingkupi mereka.Di dunia ini juga mereka mendapat hukuman dan pada akhir dunia juga telah ditetapkan hukuman untuk mereka.Jadi mereka tidak akan bisa memutuskan lingkaran itu.Lingkaran maksudnya adalah mereka dilingkupi dari empat penjuru.Dan kinipun di dunia ini peperangan yang terjadiini kaitannya dengan dunia Kristen.Di semua negara-negara Kristen Perang Dunia Pertama dan Perang Dunia ke Dua tentu kalian telah melihat betapa kehancuran itu terjadi.Dan orang-orang Kristen sendirilah yang menyembelih orangorang Kristen.Dan luar biasa terjadi kepanikan di dunia.Hanya karena Kristen.Jadi inilah maksud daaripada pecahnya langit dan bumi.Bahwa di dunia inilah jugalah  diantara mereka akan pecah.Dan langitnya akan pecah dan bersama itu pula langit mereka akan pecah.Dan darai segi ini untuk orang-orang Kristen telah ditentukan azab.Tapi sebagaimana Hazrat Masih Mauud a.s. bersabda,”Ini saja tidak cukup.Di akherat kelak juga untuk mereka azab telah ditentukan.Dalam kaitan ini terlintas apakah untuk orang-orang Yahudi di akherat kelak hukuman tidak akan ditetapkan.Ini adalah merupakan soal yang sulit,yang pada saya tidak ada jawabnya. Hukuman tidak  akan sebanyak itu ebagaimana untuk orang-orang Kristen.Kalau tidak untuk orang-orang Yahudi juga pasti di akhir at juga pasti akan ada hukuman.

Hazrat masih Mauud a.s. bersabda,”Di langit dan bumi tidak sesuatu yang luar dari kedudukannya sebagai makhluk dan hamba Tuhan.Makhluk dan hamba Tuhan ada dua hal yang terpisah Hazrat Masih Mauud a.s. telah sabdakan.Makhluk adalah segala sesuaatu apakah di dalam itu kehidupan ada atau tidak.Dan hamba Tuhan adalah secara khusus adalah digunakan untuk manusia.

Kemudian di dalam surat Maryam dalam ayat 97 “innalladziyna aamanw wa ‘amiluwshshaalihaati sayaj’alu lahumurrahmanu wudda-sesungguhnya orang-orang yang beriman dan melakukan amal saleh untuk mereka Rahman akan menciptakan kecintaan.Pertanyaannya adalah bagaimana untuknya akan ada  kecintaan,yang mempunyai ikatan dengan Tuhan Yang Rahman.Berkenaan dengan itu sebagian riwayat ada yang nampak aneh.Namun pada hakekatnya itu adalah serupa ituebagaimana diterangkan.Yakni yang pertama Allah di langit mengumumkan kecintaan-Nya,seolah-olah mengatakan kepada Jibril bahwa saya cinta kepada hamba Saya itu maka kamu cintailah dia.Kemudian Jibril di setiap tempata karena dia adalah malaikaat yanga paling besar.Dia mengumumkan bahwa Tuhan saya mencintai si fulan maka seluruh dunia cintailah dia.Kini timbul pertanyaan bahwa seluruh dunia tidak mencintainya.Mereka melakukan penganiayaan besar.Lihatlah Rasulullah saw.Hamba yang paling dicintai adalah Rasulullah saw namun bukan mencintai beliau bahkan beliau dimusuhi dengan luar biasa.Maka pemecahannya adalah dan inilah pemecahan yang sesuai bahwa kecintaan terhadap rasulullah saw. di dunia ini akan terus bertambah dan untuk ang akan datang juga akan terus bertambah.Jadi kecintaan yang pengumumannya diumumkan dalam dunia malaikat  sebagai hasil daari kecintaan itu di dalam kebanyakan haati ummaat manusia kecintaan terhadap Rasulullah saw.ditanamkan.Dan kecintaan ini kini sedemikin keras di sebagian orang-orang muslim dan bahkan di sebagian besar orang-orang Islam.Bahwa atas nama kecintaan terhadap Rasulullah saw. mereka memberikan pelajaran tentang kezaliman pun mereka tidak akan berhenti dari kezaliman.Padahal kecintaan Rasulullah saw. dan kezaliman adalah sama hal yang kontradiksi,itu sama sakali tidak bisa menyatuTapi kecintaan terhadap Rasul dari orang-orang Islam seberapa bayak pengorbanan diambil.Umumkalah bahwa bahwa si fulan menyerang/mencela Rasulullah saw. maka mreka akan terlibat dalam pembunuhan ,pertumpahan daarah antara sesamadan mereka akan terlibat dalam segala macam kezaliman dan balas denda.Pendeknya kecintaan terhadap Rasulullah saw. adalah sangat menancap.Jadi kecintaan pada waktu itu tidak diketahui ketika untuk pertama kali beliau mendakwakan diri.tapi kecintaan ini aalah sesuatu yang berkembang yang sudah pasti akan berkembang.Meskipun di dalam ini tidak digunakan cara pertengahan.Namun dalam cinta pada umumnya yang pertengahan itu selalu terlepas dari tangan.Kecintaan adalah erupakan topi yang pada akhirnya tidak akan bisa petengahan.Maka doa kami .Khusunya doa saya untuk orang-orang Ahmadi bahwa kecintaan trerhadap Rasulullah saw. dengan bertambahnya orang-orang Ahmadi di dunia akan berkembang sangat pesa.Namun cinta ini hendaknya cinta yang pertengahan.Cinta yang sebagai akibatnya  orang-orang dunia dicintai dan bukannya dibenci.Jdi orang-orang Islam yang telah menggantinya dengan kebencian yakni orang-orang bukan ahmadi.Orang-orang Ahmadi harus mengggantikan cinta itu dengan kecintaan,Dan dimana-mana terjadi kemenangan Ahmadiyah kecintaan sejati terhadap Rasulullah saw. akan terus berkembang.

Kini pada kesempatan ini saya akan membacakan hadits bahwa bagaimana itu.Hazrat Abu Huraairah meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda,”Apabila Allah mencintai seorang hamba,maka Dia mamanggil  Jibril dan mengatakan padanya bahwa saya mencitai si fulan,maka engkaupun cintailah dia.Jibrilpun mulailah mencintai dia Kemudian Jibril mengumumkan pada orang-orang di bumi bahwa Tuhan cinta pada si fulan maka kalianpun cintailah dia.Sesuai dengan itu orang-orang langit mulai mencintai dia.Kemudian kemakbulannya dimasukkan pada orang-orang di bumi.Orang-orang langit yang mencintai dia.Dari itu maksudnya juga bahwa di zaman Rasulullah saw. sendiri irang langit/rohani yakni sahabah yang pada hakekatnya meskipun mereka tinggal di duniapun mereka adalah orang langit di dalam haati mereka sedemikian rupa cintanya pada Rasulullah saw. yang mana mereka menyerahkan leher-leher mereka seperti kembing-kambing yang siap disembelih di hadapan Rasulullah saw. Dan ssedemikian aneh pemandangan dunia tlah melihatnya yang pemendangan itu tidak ada misal seprti dimanapun.Jadi kecintaan Rasulullah saw. yang asli dan yang memang sejati itu adalah pada zaman para sahabah.Dan inilah cinta, yang kita akan ciptakan dengan karunia Allah-insyaallah.Seiring dengan berkembangnya Jemaat Ahmadiyah di dunia maka cnta terhadap Rasulullah saw. yang hakiki akan terus berkembang.

Kini, bersama ini ada masaalah .kemarahan juga.Berfirman,”Barangsiapa yanga marah/murka kepadanya mka Allah akan berkata kepada Jibril saya benci kepada si fulan.Sesuai dengan itu Jibril mengumumkan  dilangit bahwa Tuhan murka kepada si fulan.Maka penzahiran kemarahan berkenan dengan orang itu mulai masuk di hati penduduk bumi.Dan kemarahan trhadap orang-orang Yahudi bagaimana kemarahan itu terus berkembang dan berkembang.Dan di zaman inipun mulla yang bersifat mulvi waktunyapun segera akan datang.Hal ini tidak akan bisa dihindari.Apabila Allah benci kepada mereka maka pasti kebencian terhadapnyaakan terus berkembang.

Dalam sunan AttirmidziyHazrat Qatadah bin Nu’man r.a.meriwayatkan bahwa Rasulullah saw bersabda,”Apabila Allah cinta kepada seorang hamba  maka sedemikian rupa Dia memprbanyak mereka sebagaimana di antara kalian ada yang menggunakan air untuk menjaga orangnya yang sakit dari penyakit.Kini “menjaga”bagaimana dia melakukannya.Cobalah lihat kehidupan Rasulullah saw.,dalam jangka 23 tahun Al-quran turun kepada beliau selama Al-quran belum sempurna semua ajaran-ajaran seratus persen tidak sampai pada kesempurnaan ,sampai paa waktu itu Rasulullah saw. Allah menjaga beliau dari kejahatan manusia.Padahal keburukan itu dari setiap arah mengepung beliau.Orang-orang Yahudi juga telah mnyampaikan kebenciannya sampai kepada puncaknya.Orang-orang musyrik juga telah membuktikan kebencian mreka dengan segala cara.Namu,satupun tidak ada peluang yang mereka dapatkan yang mana kebencian mereka memperoleh kemenanganyang mana kehidupan Rasulullah saw. berada dalam bahaya.Tuhan terus menjaga beliau tetap hidup sehingga Al-quran  sampai pada kesempurnaannya.

Dari sebagian ilham-ilham Hazrat masih mauud a.s.saya sajikan dihadapan saudara-saudara.Di dalam itu kepada Hazrat Masih Mauud .s. Allah berfirman ,”Saya mencintai engkau “.Dan ada satu lagi”wa alqaitu mahabbatan minni dan kecintaan ku telah Saya masukkan dalam dirimu.Yakni,di dalam hati kamu Allah swt. Sndiri telah menciptakan kecintaan di dalam dirimu.”ia akhtartuka wa alqaituka mahabbatan minni-Saya telah memilih engkau dan telah mamasukkan kecintaan Saya pada dirimu.”Memasukkan kecintaan di dalam dirimu”sabda Hazrat Masih Mauud di setiap tempat.Maksudnya adalah.Dan seterusnya inilah yang akan datang.Kecintaaan ini dibalikkan seperti dituangkan.Seperti itu kecintaan itu dituangkan,Seperti kita berdoa “shabran” seperti itu pula yang di hati seseorang Allah telah memasukkan kecintaan di dalam hati seseorang ,itu dituangkan.”alqaitu ila mahabbatan minni-artinya,saya telah memasukkan kecintaan terhadap saya dalam dirimu.

Kemudian ada satu ilham.anarrahmaanu faktubni tajibni.Terjemahannya tidak disabdakan oleh Hazrat Masih Mauud a.s.Terjemah Hazrat Mirza Basyir Ahmad adalah :Saya adalah tuhan Yang Rahman engkau carilah saya,engkau pasti akan mendapatkan saya.

Allamah Fahruddin Razi dalam menafsirkan ayat surah Maryam innalladziyna aamanuw wa ‘amiluwshshaalihaati sayaj’alu lahumurrahmaanu wudda .Berkenaaan dengan kata “wudda” Tuhan, ada dua pendapaat para mufassir.Pndapat pertama adalah kebanyakan para muhaddist yaitu “Allah tidk lama lagi akan memasukkan di dalam haati mereka demi untuk mereka akan mencptakan kecintaan.Meskipun tidak adanya cintanya dan tidak zahirnya sarana-sarana seperti itu yang karenanya di dalam hti orang-orang timbul kecintaan di dalam haati orang-orang .Yakni karena kekerabatan ,persahabatan,baiknya perlakuan.Dan karena ditemukannya cinta dan sayang dan permulaan untuk  para wali-wali dari Tuhan adalah  merupakan keramat yang khas.Sebagaimana Allah di dalam hati musuh-musuh para wali telah memasukkan kharisma dan ketakutan orang-orang  begitu juga untuk menzahirkan kedudukannya di dalam hati orang-orang kecitaan terhadapnya telah memasukkan kecintaan padanya.

Selanjutnya ada kata “sa-pasti”sa yaj’alu-pasti akan memasukkan.Jadi Hazrat imam Razi telah memasukkan point yang sangat halus.bahwa lihatlah bahwa ini adalah surah Turun di Mekah.yang merupakan masa-masa kezaliman dan kezaliman telah sampai pada puncaknya.Pada masa itu maksud dari “sa”adalah “segera/kelak/tidak akan lama berlalu bahwa di dalam hati orang-orang itu akn lahir kecitaan di dalam hati orang-orang itu.Di dalam surah ini yang mana saya sekali saya telah baca di dalam ini pun juga tertera bahwa mereka-mereka  itu adalah musuh-musuh keras Rasulullah saw..Mereka itu akan dibuat teman yang akrab/kental.Yakni orang-orang yang menjadi musuh keras mereka akan di ganti menjadi teman yang setia .Ini adalah nubutan yang sempurna pada zaman Rasulullah saw. yang untuk menunggunya tidak perlu zaman ke depan.Oleh karena itu bersabda maksud “sa”adalah kelak /segera,yakni tidak lama lagi bahwa kecintaan terhadap engkau mereka sendiri yang akan melihat yang akan dimasukkan di dalam hati mereka.

Dalam kaitan kata “wuddan-menyukai/menyayangi” satu kali Hazrat Masih Mauud a.s. menerangkan point bahwa lihatlah ketika kami meninggalkan seorang teman demi untuk Tuhan maka dia akan menjadi terlantar maka Allah memberikan teman yang lebih dari mereka.Nah ini merupakan kaata-kata dari seorang arif billah yang ucapan dan amalnya satu.Di hatinya itulah yang terlintas yang ada di lidahnya.Dan mereka mengetahui dengan pengalaman bahwa kapan saja dia meninggalkan teman manapun demi untuk Tuhan maka Allah menganugerahkan teman yang lebih baik dari itu.

Kini dalam surah Maryam bahasan mengenai rahman telah habis.Kini surah Taha ayat 6 dan 7 saya sajikan di hadapan kalian.Surah Taha-lah merupakan surah satu surah  yang beriringan.Namun ini merupakan topik yang panjang yang penjelasannya kurang-lebih saya telah lakukan di tempat yang lain.Disini hanya sedemikian lah cukup bahwa bahwa di dalam surah Taha ada ayat “arrahmanu ‘alal ‘arsyisy tawa-Rahman-lah yang bersemayam di atas arasy lahu ma fissamawaati wama fil ardhiwama  bainahuma wama tahtatstsara.Rahman adalah yang bersmayam di atas arasy.Untuk Dia-lah yang ada di langit dan yang ada di bumi dan yang ada diantara ke duanya dan juga yang ada di kedalam bumi.Kini maksud dari “arasy Tuhan” adalah “ketinggian yang paling tinggi” dan maksud “tahta tstsara”adalah “yang paling dalam”.Jadi Allah tidak kosong dari ketinggian/keluhurandan tidak kosong dari kedalaman.Dia adalah dari segala segi.Ke arah manapun menghadap kamu akan mendapakan Tuhan.Jadi Ar-rahman-lah yang ‘alal arsysy tawa-bersemayam di atas arasy yang di atas langitpun Dia tinggi dan di kedalaman juga, lebih dari itu  kedalaman  tidak akan nampak pada kalian.Di setiap tempat akan tampak penampakan Rahman.Coba lihatlah dari segi ini bahwa penampakan Rahman/Tuhan Pengasihdi alam raya di setiap tempat zahir. Selain bulan dan mata hari mulai permulaan sekali wujud alam raya zahir penampakan wujud rahmaniyat dan di kedalaman bumi dan di kedalaman samudera juga ahir penampakan Rahman.Seberapa banyk binatang-binatang/hewan-hewan samudera memperoleh makanan merupaka sarana kekuatan mereka itu semua adalah haail dari rahmaniaat mereka melakukan/mendapaatkan  itu,karena mereka itu tidak diberikan akibat dari amal mereka.

Hazrat Masih Mauud a.s. menafsirkan Arasy dengan sangat halus sekali,yaitu arasy itu apa ?  Beliau bersabada,”Tuhan adalah Rahman Yang Nersemayam di atas arasy.Maksud dari “be“semayam di atas arasy adalah bahwa setelah menciptakan manusia banyak kedekatan-Nya yang telah Dia berikan padanya,namun semua penampakan/perwujudan itu aalah khusus untuk suatu zaman.Yakni semau perumpamaan perwujudan-Nya itu adalah untuk waktu khusus yang sebelumnya tidak ada.Nah,perwujudan/penampakan adalah khusus zamannya namun Allah tidaklah waktunya khusus.Ini merupakan point yang halus yang mesti hendaknya dimengerti.Allah adalah kekal /abadi dan selalu bersih dari semua sifat-sifat aib dan bersifat dengan sifat-Nya yang tinggi.Namun perlakuannya dengan hambaitu sementara.dan terus berubah-rubah.Ini bukanlah bahwa Tuhan yang berubah,Ini karena hamba yang berubah.Atas dasr itu perlakuan Allah dengan hamba-hamba-Nya di berbagai waktu berbeda juga yang tidak menzahirkan erubahan-Nya Tuhan,Bahkan itu menzahirkan berobahnya hamba-hamba itu.Maka oleh karena itu bersabda ,”Penampakan/perwujudan itu yang zamannya khusus/tertentu” Yakni apabila Tuhan itu menzahirkan penampakan/perwujudan-Nya itu khusus zaman nya.Namun Zatnya Tuhan tidak khusus untuk suatu zaman.Secara abadi tempat bersemayamnya Tuhan adalah arasy yang merupakan tempat (kedudukan) tanziah (yang bersih dari semua aib)Karena yang bwerhubungan dengan sesuatu yang fana lalu lahir tempat  permisalan itu tidak bisa disebut sebagai tempat bersemayamnya Tuhan.Sebabnya adalah bahwa itu adalah tidak kekal.Yakni hubungan/ikatan dengan manusia oleh kaarena itu tidak menjadi  tempat/kedudukan tanzih(bersih dari semu aib)bersemayamnya Tuhankarena Dia dengan bergantinya hamba sebagaimana saya telah terangkan itu terus berubah.Jadi Zat Tuhan adalah tidak berubah.Segala sesuatu zawal/ada unsur tidak kekal

Adapun tempat bersemayamnya Tuhan adalah kedudukan/tempat yang bersih dari fana dan tidak kekal.Jadi tempat itu adalah arasy.yang bersih daari semua kefanaan dan perubahan.

Dalam penjelasan selanjutnya Hazrat Masih Mauud a.s. bersabda,”Tuhan setelah menciptakan benda-benda langit dan bumi lalu Dia menyembunyikan wujud-Nya pada kedudukan/tempat yang waraulwara -gaib dari semua yang gaib/paling belakang.Apa wara ulwara tempat itu ? Nama itulah yang disebut arasy.Dan itu merupakan tempat yang sedemikian jauh dari yang jauh/gaib yang karena jika empat sifat Tuhan tidak zahir yang tertulis dalam ayat pertama surah Fatihah maka wujud-Nya tidak akan dapat diketahui.Dan coba perhatikanlah,empat sifat-sifat Tuhan itulah tempat zahir-Nya atau bayangasn-Nya Tuhan.Kalau tidak wujud Tuhan akan terselubung di arasy edan tidak akan nampak pada manusia manapun.Yakni,rabbubiyat,rahmaniyat ,rahimiayat dan malihiyaumiddin /Pmilik hari pembalasan.Jadi empat sifat ini dalam bentuk permisalan yang dinyatakan empat malaikat dalam bentuk kalam Ilahi.

Adapun yng disebut empat malaikat ini,ini merupakan permisalan.Ini bukanlah secara zahir.Ini adalah sifat-sifat Tuhanyang dalam bentuk permisalan dinyatakan empat malaikatyang mengangkat arasy-Nya.Yakni diatas itu tegak arasy Tuhan.Di atas sifat itu Zat Tuhan zahir pada hambalewat beliau.Atas dasar itu Tuhan dikatakan tegak di atas arasy.Kalau tidak untuk  pengenalan terhadap Tuhan tidak akan ada perantara.Kalau tidk ada sifat-sifat ini maka tidak akan adayanaag bisa mengenal Tuhan

Kemudian Hazrat Masih Mauud a.s. selanjutnya bersabda,”Tuhan pada  tempat  tanazzuh/suci-Nya(bersih dari semua yang gaib) yakni di tempat ketika sifat-Nya yang suci dan setelah masuk di memasuki sifat-sifat-Nya Dia duduk disinggasana-Nya Yang Maha Gaib,yang  tempat itu dalam istilah Al-qurn disebut  arasy.Baru Allah menjadi yang tertinggi dari akal manusia.Dan akal tidak mempunyai kemampuan untuk menemukan-Nya baru empat sifat-sifat-Nya yang disebut dengan nama malaikat-malikat,yang telah zahir menzahirkan wujudnya yang terselubung.(1)Pertama,adalah rabbubiyat(pemeliharaan)yang dengan perantaraannya menyempurnakanruhani dan jasmani manusia dan sesuai dengan itu kezahiran ruh dan jisim adalah adalah dengan tuntutan rabbubiyt.dan begitu jug turunya kalam Ilahi dan zahirnya tanda-Nya yang luar dari kebiasaan adalah adalah dengan tuntutan rabubiyat.(2)Kedua, rahmaniyat Tuhan yang telah zahir,yakni yang tampa hasil dari amal –amal dan usaha Dia telah menyaiapkan tidak terhitung nikmaat-nikmat dia telah siapkan untuk manusia sifat inipun menzahirkan wujud-Nya yang tersembunyi(3)Ketiga, rahimiyat Tuhan itu adalah kepada orang-orang berbuaat kebaikan/amal saleh ,yang pertama dengan tuntutan sifat rahmaniyaat menganugerahkan kekuatan-kekuatan melakukan amal-amal baiik dan kemudian dengan tuntutan sifat rahimiyatamal-amal saleh lahir dari mereka.Yakni taufik yang dianugerahkan untuk melaksanakan yang baik ini adalah pengaruh/akibaat dari rahmaniyat dan taufik itu kemudian berkali-kali sesuai dengan taufik itu yakni taufik yang terus diperolehnya untuk melaksanakan yang baik,terus menerus berbelas kasih adalah adalah dibawah rahimiat.(4) Keempat adalah maliki yaumiddiynah.Sifat inipun menjadikan zahir wujud-Nya yang tersembunyi.Dia menganugerahkan kepada yang baik itu ganjaran dan kepada orang-orang jahsat itu diberikan hukuman.Di dunia ini juga Allah pada akhirnya amal-amal orang-orang yang saleh dan amal-amal buruk orang-orang yang jahat Dia berikan imbalan.inilah empat sifat-sifat yang mengangkat arasy-Nya Yakni wujud yang tersembunyi itu dengan perantaaan sifat-sifat itu dapat dikerahui didunia.Dan makrifat ini di akherat akan menjadi duakali lipat.Seolah-olah bukannya empat bahkan akan menjadi delapan.

Adapun topik yang empat dan delapan ini merupakan topik yang sangat dalam dan kini untuk menuju kepada rinciannya tidaklah mungkin bagi saya.namun saya hanya mengatakan bahwa di dunia ini juga kehidupan yang tegak itu disebut  karbon best life.Dan carrbon best life adalah disebut untuk kehidupan.Sebagaimana carbon itu ada empat taksiran begitu juga Tuhan terhadap malaikat bumi juga telah dianugerahi dengan empat sifat.Jadi  disebut carbon bes life karena lewat empat nilainya itu ada kaitan dengan sekitarnya.kini manusia renungkanlah bahwa manusia dengan perantaran empat sifat itu mempunyai ikatan satu dengan yang lainnya.