Diterbitkan 8 Oktober 2015

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan Islam menjamin kebebasan universal beragama dan menyerukan negara-negara maju untuk bertindak adil.

2015-10-06-Dutch-Parliament-001

Pada 6 Oktober 2015, Pimpinan Jemaat Muslim Ahmadiyah, Khalifah Kelima, Huzur, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, menyampaikan pidato bersejarah di sidang khusus Standing Commitee for Foreign Affairs (Komite Tetap untuk Urusan Luar Negeri) di Parlemen Nasional Belanda, di ibukota negara Den Haag (The Hague) di hadapan lebih dari 100 pejabat dan tamu.

2015-10-06-Dutch-Parliament-002

Setelah tiba pada pukul 04:35 sore, Hazrat Mirza Masroor Ahmad disambut oleh Harry van Bommel (Anggota DPR dan Wakil Ketua Standing Commitee for Foreign Affairs), yang kemudian mengantar Huzur ke Ruang Komite.

Acara resmi dimulai saat Mr van Bommel menyambut Huzur di Parlemen dan memperkenalkan beliau ke anggota komite.

Van Bommel juga menyambut hadirin yang terdiri dari anggota-anggota parlemen dari negara lain, para Duta Besar negara lain, Duta Negara dan pejabat negara yang mewakili negara-negara seperti Albania, Kroasia, Irlandia, Montenegro, Spanyol dan Swedia.

2015-10-06-Dutch-Parliament-003

Kemudian, Hazrat Mirza Masroor Ahmad menyampaikan pidato utama mengenai ancaman bagi perdamaian dan keamanan dunia  merupakan isu penting saat ini.

Huzur memberikan solusi terhadap masalah-masalah yang dihadapi oleh dunia berdasarkan ajaran Al-Qur’an. Beliau juga menganjurkan negara-negara kuat untuk membantu negara-negara yang belum berkembang dan menahan diri untuk mengeksploitasi negara-negara ini.

Berbicara tentang semakin berkurangnya perdamaian di dunia, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Dalam dunia saat ini, kita melihat bahwa isu-isu tertentu senantiasa disorot dan dianggap sebagai masalah yang paling signifikan. Jika kita menganalisis situasi ini secara objektif, kita menyadari bahwa perdamaian dan keamanan dunia merupakan isu yang paling penting dari jaman ini. Tidak diragukan lagi, semakin hari dunia menjadi semakin tidak stabil dan berbahaya dan ada sejumlah kemungkinan penyebabnya. “

2015-10-06-Dutch-Parliament-004

Huzur mengatakan ada beberapa faktor yang mempengaruhi perdamaian dan keamanandunia, yaitu ketidakstabilan ekonomi di seluruh dunia, kurangnya keadilan dan kepercayaan antara pemerintah dan rakyatnya,serta meningkatnya jurang perbedaan antara negara-negara maju dan berkembang.

Huzur mengatakan bahwa tidak ada agama apapun baik Islam maupun agama lainnya yang bisa disalahkan atas suatu tindakan kekerasan dari para ekstremis.

2015-10-06-Dutch-Parliament-005

Huzur menyatakan bahwa dugaandimana Al-Qur’an atau Rasulullah (saw) pernah menganjurkan segala macam bentuk ekstrimisme atau terorisme adalah suatu “ketidakadilan yang teramat sangat”.

2015-10-06-Dutch-Parliament-006

Mengacu komitmen teguh dari Jemaat Muslim Ahmadiyah untuk perdamaian, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Saya, dan seluruh Muslim Ahmadi bukanlah termasuk orang-orang yang membuat atau terlibat dalam kekacauan dan kerusuhanduniasaat ini. Sebaliknya, kami adalah orang-orang yang menginginkan perdamaian di dunia. Kami adalah orang-orang yang berusaha untuk menyembuhkan dunia. Kami adalah orang-orang yang berusaha untuk menyatukan umat manusia. Kami adalah orang-orang yang ingin mengubah semua kebencian dan permusuhan menjadi cinta dan kasih sayang. Dan pastinya, kami adalah orang-orang yang membuat segala upaya menuju pembentukan perdamaian dunia. “

2015-10-06-Dutch-Parliament-007

Hazrat Mirza Masroor Ahmad melanjutkan:

“Sebagai pemimpin agama, saya ingin mengatakan bahwa alih-alih menyalahkan dan memprovokasi satu sama lain, kita harus fokus untuk membangun perdamaian dunia yang sejati dan abadi.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad kemudian mengutip sejumlah ayat-ayat Alquran, yang membuktikan bahwa Islam mengutamakan kebebasan beragama dan hak asasi manusia yang universal.

2015-10-06-Dutch-Parliament-008

Huzur juga menjelaskan bahwa perang yang diperjuangkan oleh Rasulullah (saw) dan umat Muslim pada zaman awal sepenuhnya bersifat mepertahankan diri dan berjuang untuk melindungi prinsip-prinsip kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Dalam surat 2, ayat 194, Allah telah memerintahkan kepada umat Islam bahwa mereka tidak diizinkan untuk terlibat dalam pertempuran atau perang di mana kebebasan beragama sudah ada. Oleh karena itu, tidak ada negara Muslim, kelompok atau individu manapun yang memiliki hak untuk terlibat dalam segala bentuk kekerasan, peperangan atau pelanggaran hukum, baik terhadap Negara atau rakyatnya. “

Hazrat Mirza Masroor Ahmad melanjutkan:

“Sederhana saja, di Eropa dan di Barat pemerintahanya bersifat sekuler dan seorang Muslim tidak punya hak untuk melanggar hukum negara, menentang keras pemerintahan atau menghasut sebagaibentuk pemberontakan atau perlawanan.”

2015-10-06-Dutch-Parliament-009

Berbicara tentang pentingnya penting keadilan dalam hubungan internasional, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Islam mengajarkan bahwa dalam segala situasi, tidak peduli betapa sulitnya, Anda harus tetap melekat pada prinsip-prinsip keadilan dan integritas … Faktanya perdamaian yang berkesinambungan tidak akan terbentukhingga tercipatanya keadilan di setiap tingkat masyarakat.”

Mengacu pada komitmen Islam untuk kebebasan beragama universal, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Faktanya, Islam menjamin kebebasan dan perlindungan semua orang dari semua agama. Islam melindungi hak setiap individu untuk mengikuti jalan atau keyakinanyang dipilihnya sendiri. “

2015-10-06-Dutch-Parliament-010

Menekankan keprihatinannya tentang keamanan dunia, Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Dunia saat ini sangat membutuhkan perdamaian dan keamanan. Ini adalah masalah yang mendesak di zaman ini. Semua bangsa dan semua orang harus bersama-sama demi kebaikan yang lebih besar dan bersatu dalam upaya menghentikan semua bentuk kekejaman, penganiayaan dan ketidakadilan yang dilakukan atas nama agama atau alasan apapun. Termasuk penghentian penghinaan terhadap suatu agama yang dapat memicu frustrasi dan kebencian dan tentu saja termasuk penghentian kegiatan kebencian dari kelompok-kelompok ekstremis yang secara keliru membenarkan tindakan jahat mereka atas nama agama. “

2015-10-06-Dutch-Parliament-011

Sebagai penutup, Huzur menyerukan negara-negara besar untuk menghentikan segala bentuk eksploitasi terhadapnegara lemah.

Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan:

“Saat ini, kita melihat banyak negara-negara maju dunia meningkatkan investasi mereka di negara yang lebih miskin dan negara berkembang. Sangat penting bahwa mereka bertindak atas dasar keadilan dan berusaha untuk membantu negara-negara tersebut dan tidak hanya memanfaatkan sumber daya alam dan tenaga kerja murah mereka¬† untuk kemajuan dan keuntungannegara mereka sendiri. “

Hazrat Mirza Masroor Ahmad melanjutkan:

“Mereka (negara-negara kaya) harus berusaha untuk menginvestasikan kembalisebagian besar dari apa yang telah mereka peroleh di negara-negara miskin dan menggunakan kekayaannya untuk membantu masyarakat di negara-negara miskin dan berkembang. Jika negara-negara maju melakukanhalini, manfaatnya tidak hanya berlaku untuk negara-negara miskin tapi akan terbukti saling menguntungkan. Hal ini akan meningkatkan kepercayaan dan menghilangkanjurang pemisah yang semakin melebar diantara mereka. Hal tersebut akan menjadi sarana untuk meningkatkan ekonomi lokal dan pada gilirannya akan meningkatkan ekonomi dan kesehatan keuangandunia. “

2015-10-06-Dutch-Parliament-012

Setelah menutup pidatonya, anggota Komite diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan kepada Huzur mengenai pandangan beliau terkait berbagai isu, termasuk kebebasan beragama, kebebasan berpendapat, krisis pengungsi dan penganiayaan terhadap Jemaat Muslim Ahmadiyah.

Kemudian, Huzur secara pribadi bertemu berbagai pejabat dan tamu serta diberikan tur ke ruangan-ruangan bersejarah di dalam Gedung Parlemen.

2015-10-06-Dutch-Parliament-013

2015-10-06-Dutch-Parliament-014

2015-10-06-Dutch-Parliament-015

2015-10-06-Dutch-Parliament-016

2015-10-06-Dutch-Parliament-017

22 Deer Park Road, London, SW19 3TL UK
Tel/Fax: (44) 020 8544 7678 Email: media@pressahmadiyya.com


Ahmadiyya Muslim Community
Press & Media Office

URL sumber: khalifaofislam.com

(Visited 9 times, 1 visits today)