Buku Krisis Dunia dan Jalan Menuju Perdamaian

 

Judul            : Krisis Dunia dan Jalan Menuju Perdamaian

Penulis         : Mirza Masroor Ahmad

Penerjemah : Ekky O. Sabandi

Judul Asli     : World Crisis and Pathway to Peace

Edisi             : Cetakan 4 Juli 2017

Ukuran         : 14,8 x 21 cm

Isi                 : xx+ 264 halaman

Penerbit       : Neratja Press, 2017

ISBN             : 978-602-14539-0-2

 

Sinopsis

Buku ini merupakan terjemahan dari Kumpulan Pidato dan Surat-surat Hadhrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih V (aba). Pidato di Parlemen Inggris (The House of Commons), London pada bulan Oktober 2008 mengambil topik “Perspektif Islam tentang Krisis Global”. Kemudian pada tahun 2012, Khalifah Jemaat Ahmadiyah memenuhi undangan dan berpidato di Markas Besar Militer di Koblenz, Jerman. Pada kesempatan itu, beliau menguraikan topik “Ajaran Islam tentang Kesetiaan dan Cinta kepada Bangsanya”. Pada Maret 2012, beliau berpidato tentang “Konsekuensi Merusak Perang Nuklir dan Kebutuhan Mendesak bagi Keadilan”. Pidato ini disampaikan pada Simposium Perdamaian ke-9, di Masjid Baitul Futuh, London. Pada acara ini hadir lebih dari 1,000 orang tamu yang datang dari berbagai kalangan, diantaranya para Menteri, Duta Besar, Anggota The House of Commons dan The House of Lords, Walikota London, Pers dan kelompok Professional.

Pada Juni 2012, beliau memenuhi undangan Kongres Amerika Serikat, dan menyampaikan pidato yang diberi judul “Jalan Menuju Perdamaian – Hubungan Antar Bangsa”. Pelaksanaannya berlangsung di Capitol Hill, Washington, D.C., Amerika Serikat. Sebelum beliau menyampaikan pidato, Kongres Amerika Serikat mengeluarkan Resolusi Nomor 709, yang isinya antara lain: Menyambut kedatangan Khalifah Jemaat Ahmadiyah serta mengakui komitmen beliau dalam upaya menegakkan perdamaian dunia, keadilan, anti kekerasan, hak asasi manusia, kebebasan beragama serta demokrasi.

Pada Desember 2012, beliau memenuhi undangan Parlemen Eropa di Brussel – Belgia dengan menyampaikan pidato “Kunci Perdamaian – Persatuan Dunia”.

Pada tahun 2012, beliau juga menyampaikan pidato di Masjid Baitur-Rasheed, masjid Ahmadiyah di Hamburg, Jerman. Topik pidatonya berjudul “Dapatkah Seorang Muslim Berintegrasi dalam Masyarakat Barat?”.

Dalam upaya menebar benih perdamaian dunia, menghidupkan sikap toleransi dan saling menghormati di antara para pemeluk agama, beliau telah menulis surat kepada para Pemimpin Dunia. Beliau antara lain menyampaikan surat kepada para pemimpin negara terkemuka dan pemimpin umat Katolik (Paus Benedictus XVI), tentang tanggung-jawab bersama agar dunia tidak terjerumus pada Perang Dunia Ketiga serta juga agar kita semua berupaya dengan cara terbaik untuk menghindarkan dunia dari bencana yang mengerikan akibat ancaman perang nuklir.

Surat-surat itu ditujukan – selain kepada Paus Benedictus XVI – kepada Perdana Menteri Israel, Presiden Republik Islam Iran, Presiden Amerika Serikat, Perdana Menteri Kanada, Raja Arab Saudi, Pemimpin Dewan Negara Republik Rakyat China, Perdana Menteri Inggris, Kanselir Jerman, Presiden Republik Perancis, Ratu Inggris dan Pemimpin Tertinggi Republik Islam Iran.

Semoga dengan menelaah Pidato dan Surat-surat beliau di atas, bisa menjadi inspirasi dan aspirasi bagi para pembaca terkait dengan membangun perdamaian, menegakkan keadilan, kehidupan masyarakat yang toleran, saling menghormati serta harmoni yang keseluruhannya itu, sesuai dengan apa yang beliau jelaskan, adalah ajaran Islam yang sebenarnya.

(Visited 161 times, 4 visits today)
(Visited 163 times, 6 visits today)
(Visited 211 times, 1 visits today)