Khutbah tanggal 28-9-2001 Khu-K

            Surah Al-Maidah ayat 68dan terjemah……………………

            Hai Rasul, sampaikanlah dengan sebaik-baiknya apa yang diturunkan kepada engkau dari Tuhan engkau.Jika engkau tidak melakukan seperti itu  maka seolah-olah engkau tidak menyampaikan amanat-Nya.Dan Allah akan melindungi engkau dari orang-orang.Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang  kafir

            Ayat ini memerintahkan kepada Rasulullah saw.  bertabligh. Dan sebagian orang-orang mengajukan pertanyaan-pertanyaan,mereka bertanya, apakah bertabligh itu wajib ? Masaalahnya,  apabila kepada Rasulullah saw.wajib, maka tidaklah wajib kepada beliau sendiri. Seberapa banyak sahaya-sahaya/para pengikut setia    yang berjalan dibelakang beliau, kepada semuanya hal seperti itu wajib Kalau tidak, hanya Rasulullah saw. sendiri tidak akan bisa menyampaikan amanat itu. Sahabah-sahabah beliau, pecinta-pecinta beliau  merupakan orang-orang yang sangat banyak  bertabligh dan untuk yang akan datang di zaman inipun, Tuhan telah menganugerahkan nikmat tabligh dan dengan perantaraan tablighlah tengah terjadi keunggulan baru Islam.Jadi, pertanyaan”wajib atau tidak” sama sekali sia-sia. Pasti, jika tabligh wajib kepada  Rasulullah saw.  maka kepada kita semua  itu menjadi wajib.

            Kini setelah membahas  sedikit perlindungan terhadap Rasulullah saw.,  kemudian baru perlindungan yang telah Dia berikan kapada  Hadhrat Masih Mauud a.s. berkat  pengabdian kepada beliau saw.,  sedikit  peristiwa-peristiwanya dan ilham-ilhamnya saya akan  perdengarkan.

            Abdulhamid, pelayan Bani Hasyim dari ibunya yang merupakan pelayan dari putri-putri  Rasulullah saw. meriwayatkan bahwa putri  Rasulullah saw.berkata bahwa Rasulullah saw. bersabda,”Apabila kamu bangun pagi-pagi/ subuh, maka bacalah doa ini, Maha suci Allah dengan segala pujiannya, setiap  potensi  dan kekuatan diperoleh dari Tuhan.Pekerjaan apa yang Dia  kehendaki maka itu akan terjadi.Dan apa yang  Dia tidak kehendaki, tidak akan bisa mencapai  kesempurnaan.Saya mengetahui bahwa Allah  kuasa atas segala sesuatu. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui segala sesuatu.Bersabda,barangsiapa membaca doa ini pada pagi hari,  maka sampai waktu malam  akan tetap berada dibawah perlindungan Tuhan dan siapa yang membaca doa ini pada  malam hari maka sampai pagi akan tetap pada perlindungan Tuhan.

            Dibawah perlindungan Tuhan orang-orang selalu dibawah perlindungan Tuhan.Di belakangnya pun berjalan malaikat-malaikat penjaga dan dibelakangnyapun bejalan,pada malam hari juga dan di pagi hari juga.Akan tetapi doa ini  diajarkan supaya orang-orang mengambil perhatian terhadap doa ini.Dan pada malam hari juga selalulah tidur di bawah perlindungan Tuhan dan di pagi hari selalu bangun dengan itu juga dan sampai malam hari selalulah berdoa untuk perlindungan sampai malam.Ini  maksudnya untuk menarik perhatian.Yakni, jika kamu tidak berdoa maka tidak akan ada perlindungan untukmu.

Hadhrat Khalifatul Masih 1 dalam menafsirkan ayat ini berabda,” Berkenaan  ayat  terfikirkan satu topik bahwa betapa Hadhrat Umar merupakan  seorang yang besar seorang pemikir dan faruq/ ahli dalam mengambil keputusan. Hadhrat Usman r.a. betapa beliau merupakan potongan/belahan hidup kaum Banu Umayyah, disana terdapatt orang-orang yang bijaksana dan berpengalaman. Hadhrat Ali seorang pahlawan yang pemberani,.namun para pembunuh telah membunuh Hadhrat Ali dan para pembunuh Hadhrat Usman   telah membunuh beliau  di hadapan padra sahabah dan Hadhrat Umar ketika sedang shalat hanya seorang saja yang telah menikam beliau dengan golok di hadapan para sahabah.Padahal zaman itu merupakan puncak zaman kejayaan Islam. Sarana-sarana perlidungan tersedia pada mereka. Disekeliling beliau semua  orang-orang yang setia/simpati,namun tetap saja terbunuh.Sebaliknya nabi yang mulia saw. sedemikian rupa berada dalam kesulitan-kesulitan, sebagian besar orang-orang menjadi musuh keras  beliau,namun dengan tegas betapa dinubuatkan berkenaan dengan orang-orang jahil di hadapan semua   wallahu ya’shimuka minannaas-Allah akan menjaga engkau dari orang-orang dan nubuatan ini kemudian menjadi sempurna.

Di dalam catatan Hadhrat Khalifatul Masih 1 ini terdapat kesimpulan yang .maksudnya bahwa semua sesepuh khalifah-khalifah telah terbunuh yakni tiga khalifah-khlifah  terakhir.Dan meskipun  sistim-sistim penjagaan telah tersedia,namun lihatlah Hadhrat Rasulullah saw. dalam  setiap medan pertempuran beliau sendiri tampil ke depan dan sama sekali tidak  menghiraukan. Dan selama Al-Quran belum lengkap turunnya, Allah tidak memnggil beliau ke sisi-Nya .Dan beliau baru dipanggil ketika kepada  beliau sendiri ditanyai bahwa kini apa pekerjaan engkau disini.Jika beliau ingin maka bisa juga di jawab. Rasulullah saw. wafat dalam kondisi ketika beliau  berkali-kali bersabda,”ilaa rafiyqil ‘alaa,ilaa rafiyqil ‘alaa Di satu riwayat firrafiyqil ‘alaa firrafiyqil ‘alla -bahwa saya ingin melebur/terserap kepada teman saya yang Maha tinggi.Maka, kini  .panggillah saya.

            Hadhrat  Masih Mauud a.s. bersabda,”Allah berfirman berkenaan dengan nabi kita saw. wallahu ya’shimuka minannaas,yakni semoga Tuhan melindungi  engkau dari orang-orang. Padahal orang-orang menyakiti dengan berbagai macam cara.Mereka mengeluarkan dari tanah air ,gigi beliau mereka syahidkan, kelingking beliau mereka lukai dan beberapa kali pedang melukai  kening beliau, yang pada hakekatnya di dalam nubuatan itu juga tidak ada jalan keberatan.Karena maksud dari serangan orang-orang kafir  dan maksud sebenarnya bukanlah melukai dan mensyahidkan Rasulullah saw., bahkan maksud sebenarnya mereka adalah membunuh beliau. Jadi, Allah telah melindungi  Rasulullah saw. dari keinginan sebenarnya orang-orang Mekah. Inilah dalil berkenaan dengan kewafatan Nabi Isa a.s.yang kita sodorkan.wama qataluwhu wama shalabuwhu Ini bukanlah maksudnya bahwa beliau sama sekali tidak disalibkan.Maksudnya  tujuan  salib supaya beliau terbunuh di tiang salib dan  dalam hal itu mereka gagal. Jadi, kesimpulan terakhir wamaa qataluwhu yaqiyna yang telah diambil bahwa dalam kondisi apapun mereka tidak sukses dalam membunuh Hadhrat Masih .

            Hadhrat Masih Mauud a.s. bersabda,”Islam adalah janganlah mengingkari apa yang dihadapi di jalan Tuhan. Jika Rasulullah saw. sendiri yang khawatir akan perlindungan diri  beliau sendiri, maka tidak turun ayat wallhu ya’shimuk minannaas  Ini lah rahasia perlindungan Ilahi”. Hadhrat Rasulullah saw. tidak khawatir akan  perlindungan diri beliau karena Allah telah berjanji pada beliau  wallahu ya’shimuka minannaas. Adanya janji perlindungan ini menjadikan beliau sama sekali tidak pernah khawatir akan keselamatan  diri beliau .Dalam setiap perang, dalam setiap pertarungan /peperangan  yang mengerikan beliau selalu yang terdepan.Dan para sahabah yang mulia menerangkan bahwa  siapa yang dekat dengan  Rasulullah saw. kami anggap  dia yang  paling pemberani. Karena peperangan yang paling dahsyat terjadi dimana Rasulullah saw. berada dan beliau selalu mengumumkan dengan lantang bahwa inilah saya anannabiyyu laa kadzib anabnu abdulmuttalib supaya  semua orang-orang/musuh-musuh meninggalkan para sahabah lalu berlari-lari menyerang  beliau dan berfikir untuk membunuh beliau.Dan inilah yang terjadi dan dengan karunia Tuhan dalam kesempatan berbahaya itupun Allah sendiri menjaga beliau .

            Ada sebuah catatan Hadhrat Masih Mauud .as. dalam Albadar 16 Desember 1903: Tuhan telah berjanji pada  kami dan kami beriman/yakin akan hal  itu dan janji itu adalah wallaau ya;shimuka minannaas. Dan  penentang dapat mencobahal itu dan nyalakan api lalu masukkan kami ke dalamnya, api  sama sekali tidak akan membakar  kami dan pasti sesuai  janji-Nya  akan melindungi kami.Akan tetapi bukanlah maksudnya bahwa kami sendiri yang meloncat ke dalam  api,ini bukanlah cara para nabi. Allah berfirman walaatulquw aidiykum ilattahlukah-Kamu janganlah dengan sengaja  memasukkan dirimu ke dalam kehancuran.Janji perlindungan ini adalah dalam kaitan berhadapan dengan musuh. Jika mereka ingin membakar  kami ke dalam api. mereka sama sekali tidak bisa  membakar kami”. Jadi sebagian mulla yang dengan sangat nakalnya mendakwakan bahwa meloncatlah ke dalam api kamipun akan melakukan. Mereka  mengatakan saya yang lebih dahulu  meloncat, sesudahnya baru mereka berbicara “meloncat” dan mereka tidak mengetahui ayat Al-quran ini bahwa Allah telah menyatakan haram untuk memasukkan diri sendiri ke dalam kehancuran.Namun, kalau ada yang dengan paksa melemparkan,maka baru janji Allah sempurna dengan agungnya.Sebagaimana saya telah bahas dalam peritiwa-peristiwa Indonesia.Jadi,berkali-kali api berusaha membakar pengabdi-pengabdi  beliau, namun api gagal  membakarnya.

            Kini Hadhrat Masih Mauud a.s. dalam pengabdian terhadap Rasulullah saw. janji perlidungan yang diberikan dan betapa janji itu disempurnakan,kini beberapa peristiwa-peristiwanya saya akan sampaikan di hadapan saudara-saudara.Ada riwayat Mufti Muhammad Sadiq  mengenai peristiwa Ludhiana. Seorang mulla sedang berceramah dengan  lantangnya di pasar bahwa Mirza kafir dan karenanya orang-orang Islam sangat menderita  kerugian. Maka siapa yang membunuhnya, dia akan mendapat ganjaran yang sangat besar dan dia akan langsung masuk  surga.Ini adalah mulla zaman itu, mulla masa kini lebih maju lagi dan mereka menjanjikan bahwa siapa yang membunuh orang Ahmadi manapun, dia akan masuk surga dengan disambut ke depan sendiri –na’udzubillah-oleh  Rasulullah saw. Jadi, kejahilan zaman lampau kini telah menjadi kejahilan demi kejahilan dan kini kondisi kekotoran/kenakalan para mulla sudah sangat buruk. Seberapa Jemaat Ahmadiyyah meraih kemajuan serupa  itulah para mulla terbakar dalam api kebencian-sangat disayangkan-  mereka  lalu tambah menganiaya orang-orang Ahmadi yang tidak berdosa.

Walhasil inilah peristiwa yang saya sajikan dari catatan Mufti Muhammad Sadiq.Jadi dia mendakwakan  akan  langsung masuk  surga.Berkali-kali dia mengulangi kata-kata ini dalam ceramahnya.Ada seorang petani  lugu sambil memegang tongkat berdiri mendengar ceramahnya.Petani sangat terpengaruh oleh  ceramah mulla dan dengan diam-diam  sambil menanyakan rumah Hadhrat Sahib  dia sampai disana.Disana tidak ada satpam/penjaga pintu.Dan kini diupayakan sepenuhnya penjagaan/perlidungan  zahir.Akan  tetapi  Hadhrat Masih Mauud a.s. yang karenanya kita bisa dalam  bahaya, yang paling banyak  dalam bahaya adalah beliau sendiri,namun  di pintu beliau sama sekali tidak ada penjaga pintu dan siapa yang ingin boleh masuk ke rumah.Seorang yang ingin masuk dia langsung bisa  masuk ke dalam.Sama sekali tidak ada hambatan dan batasan.Secara kebetulan Hadhrat Sahib sedang duduk ceramah di aula dan ada beberapa orang yang di dalamnaya ada sebagian murid-murid dan ada yang bukan murid-murid beliau duduk di sekeliling beliau sedang mendengar kata-kata Huzur.Dan petani itu pun sambil memanggul tongkatnya  masuk di dalam kamar dan sambil bersender di tembok dia mulai mencari peluang untuk urusannya.Hadhrat Sahib tidak menaruh perhatian terhadap dia dan dia terus meneruskan ceramahnya.Diapun mulai mendengar.Beberapa menit kemudian pengaruh ceramah mulai mengena di hatinya dan tongkat  turun dari pundaknya lalu lewat   tangannya ke tanah dan dia duduk untuk mendengar ceramah selanjutnya dan terus mendengar ceramah.Sehingga Hadhrat Masih Mauud a.s. menyelesaikan rangkaian bicangan  itu  dan di majlis itu seorang berkata bahwa saya mengerti akan pendakwaan Tuan dan saya meyakini  Huzur seorang yang benar dan saya ingin masuk menjadi  murid Tuan.Atas hal itu petani itu maju ke depan sambil  bicara bahwa saya setelah terpengaruh oleh ceramah  seorang mulla saya datang kini dengan niat membunuh Tuan dengan tongkat dan sebagaimana mulla itu menjanjikan bahwa saya langsung masuk  surga, namun kalimah-kalimah Tuan saya sangat sukai dan saya berhenti untuk mendengarkan dan setelah mendengar semua kata-kata Tuan saya menjadi yakin bahwa ceramah  mulla itu  penuh dengan permusuhan.Sesungguhnya Tuan adalah benar dan semua kata-kata Tuan adalah benar dan sayapun ingin menjadi murid Tuan.Hadhrat Aqdas a.s. menerima baiatnya.

            Kini Hadhrat Mia Mi’rajuddin Umar r.a. menceriterakan sebuah peristiwa:Dalam kaitan sidang tindak pidana Karamdin Hadhrat Masih Mauud a.s. pergi ke Jehlem.Ketika kereta Hadhrat Masih Mauud a.s. berhenti di stasiun maka orang-orang sedemikian banyaknya yang ingin  menziarahi Huzur yang  tidak tidak mungkin memperkirakannya. Orang-orang masing-msing satu dengan yang lain  meminta dengan rendah hati  untuk bisa diizinkan berziarah Pada waktu itu seorang warga sesepuh Ahmadi Munsyi Ahmaddin maju ke depan. Di jendela mana Huzur berada di sana ada seorang kepala polisi  kulit putih dan beberapa orang lainnya berdiri untuk penjagaan.Dia mengulurkan tangan untuk berjabatan tangan, namun kepala polisi itu sambil membalikkan (mata)pedangnya meletakkannya di tangan beliau (Munsyi) dan berkata, tariklah tangan.kebelakang. Dia menjawab, saya adalah muridnya dan saya ingin berjabatan tangan.Akan tetap kepala polisi warga Inggiris itu menjawab,”Kami ini siapa ? Kami kini bertanggung jawab menjaganya. Kini, sahabat atau musuh tidak bisa diperiksa.  Tuan  singkirkan tangan. Kewajiban dari Batala sampai ke Jehlem, dari Jehlem sampai ke Batala menyampaikannya dengan sehat dan selamat.Oleh karena itu, kami tidak bisa memberikan izin kepada siapapun. Pada peristiwa ini Huzur tengah sibuk dalam suatu pekerjaan lain dan Huzur tidak mengetahui hal itu .Ketika peristiwa ini diterangkan maka Huzur sambil tertawa bersabda,”Ini adalah pengaturan Tuhan sendiri yang tengah menyempurnakan janji-Nya”.

            Kini,disini hal yang perlu diperhatikan bahwa penjagaan yang pemerintah  telah atur itu  ini adalah dari pihak pemerintah sendiri dan Hadhrat Masih Mauud a.s. sama sekali tidak pernah memohon pada  pemerintah. Sepanjang umur sama sekali tidak pernah beliau memohon perlindungan.Jadi, karena pada waktu itu gejolah reaksi para mulla sangat keras sekali,oleh karena pemerinrtah menganggap bahwa dalam perjalanan ini adalah merupakan tanggung jawab kami. Akan tetapi sampai di Batala. Dan sesudah Batala baru mulai kawasan yang memang rawan/berbahaya sesampai di sana mereka melepaskan tanggung jawab mereka. Dan kemudian di Qadian sebagaimana saya telah katakan tidak ada satpam sama sekali tidak sistim manajemen penjagaan macam apapun.Pada waktu subuh beliau pergi sendiri jalan-jalan pagi, sahabah-sahabah sambil lari mengejar dari  belakang untuk berjumpa.Akan tetapi Hadhrat Masih Mauud a.s. terhadap perlindungan yakin sepenuhnya,sedikitpun tidak ada keraguan bahwa Allah sendiri yang akan menjaga beliau

            Kini sebuah  peristiwa seorang ahli hipnotis yang diterangkan. Pada zaman Hadhrat Masih Mauud a.s. seorang Hindu dari Gujrat datang ke Qadian dengan rombongan pengantin.Orang ini adalah ahli ilmu pemusatan fkiran/Hipnotis. Dia bersama teman-temannya pergi ke majlis Hadhrat Masih Mauud a.s. supaya dengan menghipnotis Huzur di depan orang banyak dia menjadikan Huzur melakukan gerakan yang aneh-aneh yang karenanya zahir akhlak dan ruhani huzur pada orang-orang.

            Adapun niatnya adalah dengan perataraan hipnotis memasukkan di otak beliau supaya beliau mulai berdansa. Maka apabila  orang-orang akan melihat Mirza mulai berdansa  di hadapan mereka  maka dengan kebencian mereka akan memalingkan muka dan mereka akan menganggap bahwa ini adalah manusia dunia. Jadi dengan niat ini dia duduk dan mulai memusatkan  fikiran Jadi, ketika datang di majlis maka dia di depan Huzur mulai dengan diam-diam memusatkan perhatiannya.Namun, Huzur tetap sibuk dalam perbincangan  beliau.Tidak lama kemudian timbul goncangan  di badan orang itu dan dari mulutnya keluar suara ketakutan.Akan tetapi, dia menguasai diri dan kemudian dengan lebih keras dia memusatkan fikiran. Atas hal itu dia berteriak dan tampa tidak sadarkan diri dia melarikan  dari masjid dan turun ke bawah.Temannya dan sebagian orang-orang pun pergi di belakangnya dan menangkap dan menenangkannya.Dan ketika dia sadarkan diri baru  dia menerangkan bahwa saya  seorang yang sangat ahli ilmu hipnotis. Saya bertekad bulat bahwa dengan menghipnotis Mirza    di masjid dan ingin menjadikan dia  gerakan yang aneh-aneh di hadapan majlis.

Akan tetapi ketika saya memusatkan fikiran saya maka saya melihat ada seekor singa yang berdiri di depan saya.Saya dengan menganggap itu hanya sebagai khayalan  saya dapat menguasi diri dan mulai memusatkan fikiran untuk ke dua kali.Atas hal itu saya melihat bahwa singa itu bergerak maju ke arah saya, yang karenanya  badan saya menjadi gemetar.Namun, kembali saya  menguasai diri saya dan kembali  memusatkan semua kekuatan  dan  perhatian  kepada Mirza sahib.Maka pada waktu itu saya melihat singa itu bergerak menuju saya dalam bentuk yang menakutkan  sedemikian rupa dia menyerang saya yang seolah-olah ingin menghabiskan saya.Oleh sebab itu,tampa disengaja dari mulut saya  keluar jeritan   dan saya lari dari majlis itu.

            Kepada sahaya Hadhrat Masih Mauud a.s. juga Allah berkali-kali mejaga dari bahaya-bahaya yanag luar biasa ,khususnya, ketika Hadhrat Masih Mauud a.s.  melepaskan mereka, beliau mendoakan. Maka serupa  itu ada satu peristiwa Hadhrat Maulvi Gulam Rasul Rejiki menerangkan. Satu kali pada waktu musim panas-ini riwayat berkenaan dengan  beliau-.Satu kali di musim panas Hadhrat Maulvi gulam Rasul Rajiki sesudah berberapa hari tinggal bersama Hadhrat Masih Mauud a.s. tatkala pergi dari Qadian, beliau  hadir  memohon diri untuk pergi.Maka Huzur bersabda,” Tuan sering-seringlah bertemu”. Dan kemudian sambil berjabatan tangan  beliau bersabda,”Baiklah, Khuda hafizh-semoga Tuhan sebagai pelindung”. Dari Qadian sampai Batala, lima kali mejumpai ular.Satu kali naik juga di atas kaki Hadhrat Mauvi Sahib, tetapi dengan berkat Khuda hafiyzh Allah telah melindunginya.

            Kini berberapa ilham 1899. Kasus yang digelar untuk  saya atas dasar pengaduan Munsyi Muhammad Bakhs, wakil inspektur polisi di pengadilan hakim Mr Doi di Gudaspur berkenaan dengan akibat kasus ini  sebelum kejadian Tuhan dengan perntaraan ilham memberitahukan pada saya bahwa  pada akhirnya akan menyelamatkan dan melindungi saya dari niat-niat buruk musuh-musuh dan upaya-upaya para penentang akan menjadi akan menjadi sia-sia.Maka seperti itulah yang terjadi. Sebelum kasus ini masuk,  Tuhan lewat ilham-Nya telah memberitahukan kepada saya bahwa  sidang seperti ini akan digelar terhadap kamu dan sesudah mendapatkan imformasi ini saya berdoa dan  setelah doa dikabulkan pada akhirnya saya dibebaskan.Dan sebelum selesai kasus itu turun pula ilham:”Kehormatan dan fisik kamu akan tetap selamat dan serangan musuh-musuh  dengan niat buruk  engkau akan diselamatkan.

            Kepada Hadhrat Masih Mauud a.s. kadang-kadang serangan penyakit begitu hebat sehingga sampai pada kondisi kritis. Namun, dengan doa Allah menjauhkan penyakit itu. Peristiwa-peristiwa semacam itu banyak sekali tertulis dalam riwayat-riwayat para sahabah Pada satu kesempatan Hadhrat Masih Mauud a.s. bersabda,”Pada suatu malam  kondisi saya sedemikian rupa kritis, yang mana jika  tidak ada wahyu Tuhan maka apa yang terlintas  dalam fikiran  saya tidak bisa diragukan lagi  bahwa ini merupakan waktu terakhir saya”.

Wahyu Allah wallaahu ya’shimuka minannaas-Allah akan menjaga engkau dari manusia berkali-kali turun juga  kepada Hadhrat Masih Mauud a.s. dan kepada Hadhrat Khalifatul Masih 1.  Bersabda,”Jika tidak ada wahyu ini dan tidak ada janji khas Tuhan,  maka pada  malam itu saya menganggap bahwa ini merupakan  waktu saya yang terakhir.Dalam kondisi ini mata saya terbuka/terjaga maka apa yang saya lihat bahwa saya berada di satu tempat dimana ada tiga kerbau datang. Satu diantara itu datang kepada saya maka sambil memukulnya saya menghalaunya.Kemudian datang yang ke dua maka itupun saya halau.Kemudian datang yang ketiga, yang nampak sedemikian galak. Saya menganggap bahwa kini tidak ada jalan untuk terhindar dari itu. Betapa Maha kuasanya Tuhan.Ketika saya  merasa khawatir, hewan itu memalingkan mukanya ke arah lain. Pada waktu itu saya menganggap itu sebagai suatu peluang besar                                                                                          bahwa  setelah  bergesekan dengannya baru bisa keluar.Saya lari dari sana  dan dalam keadaan lari terfikir oleh saya bahwa diapun akan mengejar  dari belakang saya.Namun, saya tidak melihat kebelakang.Pada waktu itu dari Tuhan diilqa’kan/dimasukkan doa dibawah ini.rabbi kullu syain khaadimuka rabbi fahfazhni wanshurni warhamni-Hai Tuhan ku, segala sesuatu adalah khadimmu, hai Tuhan-Ku, Engkau lindungilah saya, dan tolonglah saya, dan kasihanilah saya. Dan di dalam hati saya dimasukkan bahwa ini merupakan  ismi ‘azham-nama  paling agung  dan merupakan satu kalimah yang barangsiapa  membacanya maka akan dilindungi dari segenap musibah.

            Sebuah ru’ya semacam inipun saya juga pernah lihat, dimana kerbau menyerang dan kerbau itu ada tiga Dan satu kali dia menyerang dan kemudian menyerang  ke dua kali  dan kemudian setelah  menyerang ke tiga kali dia berusaha  menanduk saya. Maka saya duduk diantara dua tanduk di atas kepalanya dan di dalam kondisi ini saya sampai di tempat yang terlindungi. Sahizadah Mirza Mansur Ahmad Sahib pada waktu itu berada disana dan ini  mengisyarahkan kepada nama beliau bahwa akan diberikan pertolongan dari T uhan. Jadi,Tuhan  juga berkali-kali telah melindungi saya dari kondisi yang menakutkan..

            Kini ilham-ilham pada tanggal 22 April 1904 innallaha haafizhu kulli syain-Sesungguhnya Allah menjaga segala sesuatu.

Pada tanggal 27 Januari 1905 di pipi kanan  Hadhrat Aqdas yanag diberkati  ada bengkak,yang karenanya beliau sangat menderita. Huzur berdoa, maka turun ilham dibawah ini “nem karne se fouran shehat hashil hogai-Segera sembuh dengan membasahi bismillahil kaafi bismillahil kaafi bismillahil gafuwrir-rahiym bismillahil barril kariym yaa hafiyzhu yaa ‘aziyzu yaa rafiyqu yaa waliyyu asyfini-Saya memohon pertolongan dengan nama Allah  yang Maha cukup,Saya memohon pertolongan dengan nama Allah yang Maha Pemberi penyembuh,saya memohon pertolongan dengan nama Allah yang  Maha pemaaf,saya memohon pertolongan dengan nama Allah yang Maha Berbuat baik dan maha melindungi.Hai yang Maha melindungi,hai Yang Maha Unggul, dan hai sahabat setia,hai teman, sembuhkalah saya.Sesuai dengan itu, sesudah ilham ini dengan sendirinya Hadhrat Masih Mauud a.s.  sembuh tampa suatu pengobatan dan  bengkak yang menonjol  itu menjadi hilang.

Ada sebuah  ilham Hadhrat Masih Mauud a.s. 16 April 1906:inniy hafiyzhuka –saya akan melindungi engkau.

Kemudian ilham 17 April 1906 .”rabbi laa tudhayyi’ ‘umriy wa ‘umraha wahfizhniy min kulli aafatin tursalu ilayya –Hai Tuhanku, janganlah menyia-nyiakan umurku dan umurnya”. Disini kata “umurahaa-umurnya” maksudnya  Hadhrat Amma Jaan(ummulmu’minin), karena kata ganti mengarah kepda itu,yakni kepada kata ganti perempuan-Jadi, Hadhrat Masih Mauud a.s. selain untuk diri beliau, untuk Hadhrat Amma Jaan juga beliau memperoleh taufik untuk berdoa dan sebagai akibatnya Hadhrat Amma Jaan mendapat umur yang sangat panjang dan Tuhan menjauhkan beliau dari musibah-musibah .

Ilham 1906 rabbih-fazhniy fainnal qauma yattakhidzuywnani sukhraa-Hai Tuhanku lindungilah aku karena kaum telah menjadikan saya sebagai bahan ejekan.

Hadhrat Masih Mauud a.s. yang dijanjikan janji perlindungan  addaar– rumah atas hal itu beliau yakin sepenuhnya bahwa maksud rumah adalah  yang berada di rumah ruhani, merekpun akan selamat dan mereka yang berada di empat penjuru rumahku itupun juga akan selamat Jadi ketika taun merebak dengan hebatnya, rumah Hadhrat Masih Mauud a.s. telah penuh dengan para sahabah.Sebelumnya pun di sana banyak para sahabah yang tinggal. Karena pada waktu itu Hadhrat Masih Mauud a.s. sendiri yang menegaskan bahwa jika ingin terhindar dari taun maka datanglah ke rumah ini.

Kemudian turun pula ilham: saalamun qaulan min rabbirrahim-Yakni setiap orang Saya akan selamatkan  dari penyakit taun, siapa yang berada di dalam rumahmu. Kecuali yang  meninggikan diri karena ketakbburan dan akan melindungi engkau  secara khusus. Ini merupakan  salam dari Tuhan Yang Maha Penyayang.

            Berhubung dari ilham terbukti jelas bahwa  rumah Hadhrat Aqdas sepenuhnya pasti akan  terhindar dari taun, oleh karena itu Hadhrat Aqdas mengundang banyak teman-teman beliau  untuk tinggal di rumah beliau. Hadhrat Maulvi Abdul karim beserta keluarganya telah tinggal dari sebelumnya bersama Huzur .Hadhrat Hafizh Hakim Maulvi Nuruddin Sahib,Hadhrat Maulvi Muhammad Ahsan Amruhi dan Maulvi Muhammad Ali Sahib juga Huzur telah berikan tempat di rumah beliau. Selain itu sebagian ada lagi keluarga lain sebelum itu telah tinggal di rumah beliau.Namun, meskipun ramainya disana siapapun tidak ada yang merasakan sedikit kesulitan dan Tuhan serupa itulah telah menjaga mereka ,yang jangankan manusia seekor tikus pun di rumah Hadhrat Masih Mauud a.s.tidak ada yang mati .

            Hadhrat a.s. bersabda,” Dulunya siapa yang mengetahui dan siapa yang memiliki  pengetahuan  tatkala saya ditanam bagaikan  sebutir benih yang kecil.Sesudah itu  dibawah ribuan telapak kaki benih itu diinjak-injak, badai  dan tufan datang dan benih kecil itu dilanda sesuatu yang bagaikan banjir dalam  panasnya api pemberontakan/permusuhan.Namun saya akan selamat dari kesusahan-kesusahan itu  dan  benih itu dengan karunia Allah tidak menjadi rusak.Bahkan tumbuh dan  dan berkembang dan kini itu telah menjadi pohon besar yang dibawah naungannya 300.000 manusia tengah beristirehat dengan tenangnya.” Dan kini dengan karunia Allah pohon Hadhrat Masih Mauud a.s. ini sedemikian rupa tumbuh seburnya yang mana kini berpuluh puluh juta orang-orang ahmadi yang kurang lebih dua puluh juta orang-orang Ahmadi,yang sedang istirhaat di bawah pohon Hadhrat Masih Mauud a.s..”Ini merupakan  pekerjaan Tuhan yang akal manusia tidak mampu untuk mencapainya dan ini tidak akan bisa dikalahkan oleh siapapun.Hai orang-orang, sesekali malulah  kepada Tuhan.Apakah serupa itu kalian bisa sajikan  di dalam riwayat hidup seorang pendusta ? Jika ini merupakan usaha manusia maka  sama sekali tidaklah penting  kamu melindungi dan sedemikian rupa kamu menyusahkan diri untuk menghancurkan saya.Akan tetapi untuk  membunuh saya cukuplah Tuhan.Tatkala di negeri ini berjangkit penyakit taun maka beberapa sambil mendakwakan berkata, orang ini akan mati oleh taun dan Tuhan berfirman kepada saya bahwa Saya akan menjaga kamu dan taun tidak akan mendekati kamu.Bahkan Dia berfirman,”Saya  mengatakan pada orang-orang bahwa janganlah takut-takuti kami dengan api taun, karena api adalah sahaya kami bahkan hamba-hamba  dari sahaya kami.Dan kemudian Dia berfirman kepada saya:” Saya akan melindungi rumahmu ini dan setiap orang yang berada dalam empat penjuru akan selamat  dari taun. Sesuai dengan itu itulah yang terjadi. Semua orang-orang di kawasan ini mengetahui   bahwa karena taun kampung demi kampung orang-orang pada binasa dan disekeliling kami terjadi  pemandangan kiamat.Namun Tuhan melindungi kami

            Dalam kaitan ini Maulvi Muhammad Ali  Sahib, yang sesudahnya dia menjadi orang Lahor., ini merupakan keterangan peristiwanya. Dalam rangkain ilham-ilham maulvi yang paling mentah ada sebuah ilham sejenis itu yang  berkenaan dengan Mauvi Muhammad Ali sahib,yang dari itu dapat dimaklumi bahwa  kadang-kadang terhadap ilham-ilham dia ragu apakah  ini akan sempurna atau tidak.Kini jika  taun menyerang maka serangan itu  dia lakukan terhadap Maulvi Muahammad Ali.

            Satu kali pada waktu taun sedang merajalela yang mana di Qadian juga berjangkit taun dan Maulvi Muhammad Ali M A kena  sakit panas yang sangat keras  dan perkiraan mulai  mengusai dirinya bahwa ini adalah taun. Dan dia seperti layaknya orang yang akan mati mulai berwasiat dan mulai memberikan pengertian segala sesuatunya kepada Mufti Muhammad Sadiq   dan dia tinggal di satu bagian rumah saya.Atas hal itu turun ilham Tuhan inni uhaafizhu kulla man fiddaar Baru saya pergi untuk menjenguknya dan karena  menjumpainya dalam keadaan sedih dan cemas saya berkata kepadanya, jika Tuan terkena  penyakit taun maka saya  dusta dan da’wa ilham saya adalah salah. Setelah menyatakan  ini saya meraba denyutan urat nadi tangannya.Maka saya melihat kekuasaan Tuhan yang sangat aneh bahwa begitu memegang  tangan saya dapatkan badannya dingin sedemikian rupa  yang mana tanda-tanda panas sama sekali hilang dan tanda-tanda taun pun hilang sama sekali. Memang terjadi serangan  taun, namun Allah melindunginya dari kejahatannya.

            Dan pada akhirnya saya  menerangkan ru’ya yang menggembirakan,doakanlah semoga ru’ya berita gembira ini Allah sempurnakan dengan agungnya.”Sudah lama saya melihat mimpi,saya menunggang kuda,  pergi menuju ke kebun dan saya sendirian. Dari depan muncul satu  lasykar yang ingin memusnahkan kebun kami.Saya tidak ada perasaan takut pada  mereka.Dan di dalam hati  timbul keyakinan bahwa saya cukup sendirian untuk  mereka semua.Orang-orang itu pergi masuk ke dalam kebun dan sayapun menyusul mereka  di belakang. Ketika saya masuk ke dalam, apa yang saya lihat, ternyata semua mereka mati, kepala, tangan dan kaki mereka telah terputus, kulit mereka terkelupas.Setelah melihat pemandangan kekuasaan Tuhan, saya terasa terharu dan menangis. Siapa yang memiliki kekuasaan untuk melakukan seperti itu.

            Berfirman:Maksud  lasykar  mengisyarahkan pada orang yang ingin memurtadkan jemaat.”.Pada zaman itu tidak ada peristiwa yang seperti itu. Ru’ya Hadhrat Masih Mauud a.s. ini sesungguhnya ini mengena untuk zaman ini, yang selanjutnya kalian akan  lihat. Dan saya mengharapkan- insyaallah –ru’ya ini akan sempurna dengan angungnya. “Dan mereka ingin merusakkan akidah mereka dan mereka menginginkan untuk mematahkan kebun Jemaat kita .Allah dengan menampakkan kekuasaa-Nya akan menggagalkan mereka dan akan melumatkan semua usaha-usaha mereka.

            Bersabda,”Adapun yang dilihat bahwa kepalanya telah terputus. Maksudnya adalah semua keangkuhan  mereka akan patas /musnah dan ketakbburan dan kebanggaan mereka akan diinjak-injak. Dan tangan merupakan  senjata yang dengan perantaraan itu manusia melawan musuh.Maksud tangan dipatahkan  adalah bahwa pada  mereka tidak akan ada sarana  untuk mengadakan perlawnan.Dan kaki ketika manusia menemui kekalahan dapat berguna untuk melarikan diri.Mereka ini kaki-kaki mereka pun telah terputus yang maksudnya adalah  tidak akan ada jalan untuk melarikan diri.Dan adapun yang dilihat bahwa kulit-kulitnya juga sudah terkelupas, maksudnya, adalah bahwa semua hijab-hijab/tirai-tirai akan menjadi zahir/rahsia-rahasia mereka akan menjadi zahir

            Pada akhirnya saya akan membacakan kutipan Hadhrat Masih Mauud a.s., yang dari itu janji perlindungan terhadap Hadhrat Rasulullah saw.  sempurna dengan sangat agungnya.Kemudian akan menyebut  Hadhrat Masih Mauud a.s.: “Tidak terbunuhnya Rasulullah saw. dengan tangan siapapun  merupakan sebuah mukjizah yang sangat besar.dan merupakan bukti kebenaran Al-quran .Karena ada nubuatan Al-quran bahwa wallaahu ya’shimuka minannaas dan nubuatan ini tertulis di kitab –kitab  terdahulu  bahwa nabi akhiruzzan tidak akan terbunuh oleh tangan  siapapun.

            Dari ayat-ayat  ini dapat diketahui bahwa akibat akhir Muhammad saw.bukanlah akibat secara kebetulan. Bahkan  benar-benar dari awal beliau  telah mengatakan bahwa  Allah akan menjaga beliau dari serangan-serangan musuh dan  musuh tidak akan sukses untuk membunuh beliau. Dengan cara  itu beliau telah memperingatkan pada dunia bahwa sesuai  nubuatan dalam Ulangan  bab 18 ayat 20 [Tetapi seorang nabi yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Aku perintahkan untuk di katakan olehnya atau yang berkata demi nama allah lain nabi itu harus mati] saya tidak akan terbunuh ,karena saya bukan nabi  pendusta. Bahkan secara hakiki saya merupakan penyempurnaan  nubuatan Musa.

            Kini, merupakan peluang untuk menerangkan hal  apa yang    Hadhrat Masih Mauud a.s. telah sebutkan    berkenaan dengan Rasulullah saw. di kitab-kitab sebelumnya juga ada nubuatan  bahwa dia tidak akan terbunuh.Jadi, maksudnya adalah nubuatan dalam  Ulangan  bab 18 ayat 20 bahwa seperti halnya Musa kepada engkau pun akan datang waktu dan seperti itulah engkau pun akan dijaga.

            Jadi refrensi yang Hadhrat Masih Mauud a.s. berikan itu ada dalam Bible yang asli.Semoga Allah menganugerahkan taufik pada kita bahwa sesuai janji-janji beliau yang benar  pada  kitapun itu sempurna sepenuhnya  dan Tuhan juga melindungi kita semua. Secara khusus semoga Dia menjaga penduduk Rabwah. Mereka tengah berada dalam kesulitan yang sangat berat.

Qamaruddin Syahid

(Visited 12 times, 1 visits today)