Khotbah Jum’at

Hadhrat Khalifatul Masih Vatba

Tanggal 11 Juli 2008/Wafaa 1387 HS

Di Baitul Futuh London, U.K.

 أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ

 وَ أَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ

أَمَّا بَعْدُ فَأَعُوْذُ بِاللهِ مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

بسْمِ الله الرَّحْمَن الرَّحيم * الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمينَ * الرَّحْمَن الرَّحيم * مَالك يَوْم الدِّين * إيَّاكَ نَعْبُدُ وَإيَّاكَ نَسْتَعينُ * اهْدنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقيمَ * صِرَاط الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهمْ وَلا الضَّالِّينَ. (آمين)

Sebagaimana saudara-saudara maklumi, ‑bahwa beberapa hari yang lalu‑ saya telah mengunjungi Amerika dan Kanada untuk menghadiri Jalsah Salanah disana. Selain menghadiri Jalsah, disana saya mendapat taufik untuk menyampaikan keindahan ajaran-ajaran Islam kepada warga setempat. Dan mereka yang mendengar penerangan-penerangan tersebut, telah memberi tanggapan yang sangat baik dan positif, terutama mereka yang telah lama mengenal Jema’at. Keraguan dan kesalahpahaman mereka tentang Islam yang selama ini terpendam didalam pikiran mereka, telah dijauhkan. Dengan karunia Allah Ta’ala lawatan ini dari segala seginya mendapat banyak berkat dari-Nya. Semoga berkat-berkat ini mendatangkan hasil yang baik bagi orang-orang Jema’at sendiri maupun bagi orang-orang non Ahmadi untuk masa sekarang maupun untuk masa yang jauh kehadapan.

Semua kesan-kesan dan keberhasilan dari lawatan ini ‑baik yang kami saksikan sendiri maupun yang kami dengar dari orang-orang Ahmadiyah ataupun dari orang-orang luar Ahmadiyah ‑bukan hanya disebabkan istimewanya. Semua persiapan-persiapan dan program-program yang telah dilakukan oleh Jema’at karena adanya kontak yang sangat erat dengan para pegawai pemerintah yang dilakukan oleh Jema’at disana. Tidak bisa pula saya mengatakan, bahwa disebabkan penjelasan saya tentang topik-topik pembicaraan yang menarik perhatian hadirin, sehingga keraguan yang mendominasi pikiran mereka mengenai Islam telah dijauhkan, Hal ini sesuai dengan pengakuan mereka sendiri. Namun sesungguhnya ayat-ayat suci Al Qur’an, hadis-hadis dan sabda-sabda Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. ‑yang mengandungi ilmu pengetahuan yang sangat dalam‑ itulah yang telah membuat lawatan ini berhasil dan telah menggoreskan kesan mendalam didalam hati mereka. Akan tetapi jika didalam hal itu tidak ada izin dan kehendak Allah Ta’ala, maka sesuai dengan firman-Nya bahwa ayat-ayat Al Qur’an itu juga tidak bisa membawa kesan-kesan yang baik melainkan sebaliknya (yaitu kesan buruk –red) Terutama bagi orang-orang yang mempunyai rasa kebencian dan permusuhan terhadap Islam.

Jadi, untuk membuka hati manusia dan menanamkan pengertian serta kesan yang baik didalam hati seseorang adalah pekerjaan Allah Ta’ala. ‑Bila saja dikehendaki‑ Dia berkuasa untuk menanamkan kesan-kesan yang baik itu didalam hati manusia. Oleh sebab itu, pada zaman ini Allah Ta’ala menghendaki agar tabligh Islam dapat disampaikan ke seluruh dunia melalui Hadhrat Imam Mahdi, Masih Ma’ud a.s. Dan Dia menghendaki agar orang-orang yang berfitrat baik mengabulkan/memenuhi amanat Islam ini. Dan secara lambat-laun mereka mampu menyerap dan menerima kebaikan dari ajaran yang disampaikan oleh Imam Mahdi, Masih Ma’ud a.s. Atau sekurang-kurangnya amanat ajaran Islam sejati bisa sampai kepada mereka dan jika diantara mereka terdapat orang-orang yang berhati baik, sekurang-kurangnya mereka akan berhenti memusuhi Islam. Sebab Allah Ta’ala telah mengutus Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. di zaman ini untuk menampilkan wajah Islam yang sejati dan indah kepada manusia.

Dan hanya Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. sendirilah di zaman ini yang mampu memperlihatkan wajah Islam yang sejati kepada manusia. Sebab beliau telah dilantik (dipilih/diangkat) oleh Allah Ta’ala. Hal ini supaya keindahan wajah Islam sejati zahir di dunia ini melalui Asyiq Shadiq Hadhrat Rasulullah s.a.w. yaitu Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. Beliau a.s. telah menerima ilham bahwa Allah Ta’ala selalu bersama beliau untuk menolong. Jadi apabila ada pertolongan dari langit, tentu usaha-usaha beliau akan mendatangkan hasil yang sangat baik.

Pada zaman sekarang ini, jika ada hasil atau perolehan kesan-kesan baik di dalam ajaran Islam, dan mereka merasakan seolah-olah ajaran Islam ini baru mereka terima, maka hal itu menunjukkan sempurnanya janji-janji Allah Ta’ala kepada Hadhrat Masih Mau’ud a.s. disertai dengan pertolongan dari pada-Nya,  dan Dia sedang membuka hati dan pikiran manusia.

Jadi, berbagai pendapat telah kami dengar dan macam-macam pemandangan telah pun kami lihat selama lawatan ke kedua negeri itu. Nama Hadhrat Masih Mau’ud a.s. telah disebut-sebut dengan sangat hormat sekali, bermacam kesan baik ‑tentang Jema’at beliau a.s.‑ sedang ramai diperbincangkan. Tanggapan-tanggapan sangat baik terhadap ajaran Islam tanpa seucap komentarpun telah disampaikan oleh mereka kepada orang-orang lain dengan mengutip persis kata-kata itu sendiri. Hal itu semuanya telah terjadi semata-mata karena adanya dukungan dari Allah Ta’ala secara khas. Padahal bangsa-bangsa Barat ini mempunyai cara pemikiran yang sangat bebas dan memiliki karakter tinggi hati. Mereka suka mengulur-ulur masalah dan dalam hal ini mereka tidak mau berlaku adil. Namun apabila amanat Hadhrat Masih Mau’ud a.s. sudah diperdengarkan, mereka sangat kagum dan menjunjung tinggi nama beliau a.s., hal itu semata-mata karena dukungan Allah Ta’ala, biarpun tanpa adanya usaha keras dari kita.

Mereka pun berlaku sangat hormat kepada para Khalifah beliau a.s. Setiap orang memuji kebaikan Jema’at beliau a.s. dan tidak ada yang menaruh kebencian. Hal ini juga sebagai tanda dukungan dari Allah Ta’ala. Saya sendiri menyaksikan keadaan demikian selama saya mengadakan lawatan ke kedua negeri itu, yaitu Amerika dan Kanada. Bahkan orang-orang Ahmadi yang tinggal di negeri-negeri itupun sama-sama menyaksikan keadaan serupa itu.

Setiap orang Ahmadi ‑terutama mereka yang giat mengambil bagian di dalam persiapan-persiapan untuk diadakannya perayaan Seabad Khilafat Ahmadiyah dan mereka telah mengundang kerabat atau rekan-rekan mereka untuk menghadiri perayaan itu‑ telah menyaksikan banyak sekali para tamu datang menghadiri undangan jamuan itu. Para tamu mendengarkan berbagai macam penjelasan, dan diluar duagaan, para tamu itu telah menerima amanat tersebut. Hal ini tidak diperkirakan sebelumnya oleh para Ahmadi.

Surat-surat kabar dan media lainnya-pun telah meliput keadaan ini dengan sangat cermat. Dan mereka menyebarluaskan kembali amanat Hadhrat Masih Mau’ud a.s. dan ajaran Islam sejati yang telah mereka dengar itu kepada masyarakat luas. Hal ini sesuai janji Allah Ta’ala kepada Hadhrat Masih Mau’ud a.s. melalui sebuah ilham yaitu: “Aku akan membuat nama engkau masyhur dan sangat dihormati.” Dan janji Allah Ta’ala kepada beliau: “Aku akan sampaikan tabligh engkau keseluruh pelosok dunia.” Kita sudah menyaksikan sempurnanya janji Allah Ta’ala ini diberbagai negara dan di semua benua diatas dunia ini.

Bersamaan dengan sempurnanya seratus tahun Khilafat Ahmadiyah pada tahun ini, da’wa Hadhrat Masih Mau’ud a.s. dan usaha untuk memperkenakan beliau kepada dunia telah terbuka kesempatan yang sangat luas. Dan sesungguhnya Tuhanlah yang sedang mengembangkan tabligh Jema’at beliau ini ke seluruh pelosok dunia. Sebagaimana telah saya katakan bahwa walaupun kita telah berusaha keras untuk menyampaikan amanat beliau itu, kita tidak bisa memadai tanpa pertolongan dari Allah Ta’ala yang telah membuka jalan untuk menyebarkannya secara serempak ke seluruh pelosok dunia.  Terutama di negara-negara barat ini ‑dimana Islam dipandang oleh masyarakat dengan penuh rasa kebencian dan kritikan yang menyesatkan.

Kesempurnaan janji Allah Ta’ala tersebut telah kita saksikan sendiri di Amerika. Dan tentu orang-orang yang mempunyai pikiran yang bijak akan daat menyaksikan dan merasakan bahwa dengan bahwa dengan diadakannya Jalsah Salanah di Pensilvania ‑sambil merayakan Seratus Tahun Khilafat Ahmadiyah disana‑ Jema’at Ahmadiyah menjadi terkenal. Hal ini disebabkan Allah Ta’ala sendiri telah membuka jalan yang sangat lebar untuk meningkatkan perkenalan Ahmadiyah kepada masyarakat di seluruh dunia.

Untuk menyambut peristiwa Se-abad Khilafat Ahmadiyah para pegawai tinggi pemerintahan di Pensilvania ingin mengeluarkan sebuah resolusi penyambutan dan ucapan selamat dan mubarak. Akan tetapi tiba-tiba timbul reaksi dari salah seorang anggota parlemen yang menentang dikeluarkannya resolusi itu. Ada seorang anggota parlemen Kristeni yang fanatik dan memang di Amerika terdapat mayoritas Kristeni dan sangat keras didalam kefanatikan mereka dibandingkan dengan Kristeni di negeri ini (Inggeris). Pendeknya, terjadilah perdebatan seru diantara para anggota perlement itu agar jangan dikeluarkan sebuah resolusi menyambut Seabad Khilafat Ahmadiyah. Bagaimanapun dari pihak Jema’at Ahmadiyah sama sekali tidak ada usaha agar pemerintahan setempat mengeluarkan sebuah resolusi untuk menyambut perayaan Se-abad Khilafat Ahmadiyah ini. Ada beberapa orang anggota parlemen yang mempunyai gagasan untuk itu dan telah dikemukakannya kepada sidang Parlemen disana.

Sudah saya katakan bahwa pada waktu itu ada seorang anggota parlemen yang menentang dan mengemukakan alasan, dia berkata: “Orang-orang ini/Ahmadiyah tidak percaya kepada ketuhanan Al Masih, apa perlunya kita memberi ucapan selamat kepada mereka?” Sesungguhnya keluarnya perkataan seperti itu juga merupakan takdir dari Allah Ta’ala. Sebab jika resolusi itu dikeluarkan secara diam-diam atau tidak diketahui oleh sidang Parlemen ‑atau kita menerima secarik kertas seperti itu dan surat kabar juga tentu mempublikasinya‑ pasti kita akan menyatakan rasa terima-kasih bahwa mereka telah berbuat suatu kebaikan untuk kita dan mengucapkan terimakasih adalah kewajiban kita dan merupakan perintah Agama Islam. Akan tetapi, sebagaimana telah saya katakan bahwa perlawanan juga merupakan takdir dari Allah Ta’ala. Sebab perdebatan diantara pihak pro dan kontra tentang resolusi itu di sidang parlemen telah disebarluaskan oleh surat-surat kabar dan media lainnya yang ada disana.

Pada zaman sekarang berita apapun masuk juga melalui Internet sehingga di Internet mulai ramai memperbincangkan tentang itu. Allah Ta’ala telah membangkitkan salah seorang dari mereka untuk menentang mayoritas suara berkenaan dengan masalah itu. Sebuah perbahasan mulai bangkit. Dari satu pihak mengatakan negara kita ini sekuler, dan dari pihak lain mengatakan lain lagi. Orang-orang Yahudi juga telah mengungkit masalah ini dan mengatakan “kami juga tidak percaya Isa Al Masih sebagai Tuhan.” Bahkan orang-orang ini sangat keras menentang mereka (orang Kristen) itu. Kita tidak tahu apa yang mereka katakan tentang Nabi Isa a.s. Pada masa sekarang ini, memang mereka tidak berbicara masalah politik namun di dalam hati mereka sudah terpendam untuk menentang.

Kita sebagai orang Ahmadi menganggap Nabi Isa a.s. patut dihormati. Namun bagaimanapun orang-orang Yahudi menentang hal itu juga. Maksudnya, mereka tinggal di negeri Amerika; satu negara yang mempunyai kebebasan beragama tapi orang-orang Kristen yang menentang resolusi ini hendak merampas hak-hak asasi mereka –sebagai orang Yahudi. Mungkin para orang-orang Kristen itu merasa ragu dan menganggap orang-orang Yahudi ini telah mendukung Ahmadiyah. Dan para Mullahpun mulai gaduh dan berkata: “Tengoklah, dahulu kami telah mengatakan bahwa orang-orang Qadiani sama dengan orang-orang Yahudi.” Akan tetapi orang-orang Yahudi akan melupakan perkara tuduhan demikian. Mereka berpikir, jika ada yang menentang kami sebabnya tidak lain karena kami tidak percaya kepada seorang manusia lemah disembah sebagai tuhan. ‑Bagaimanapun juga, hal itu adalah pekerjaan para penentang. Dan memang pekerjaan para Mullah (yang menamakan diri mereka Ulama) itu selalu mentang.

Jadi perkara yang dibangkitkan oleh segelintir anggota parlemen untuk menentang Ahmadiyah itu sia-sia. Sesungguhnya banyak orang-orang Kristen dan penganut agama-agama lain, bahkan setiap kelompok masyarakat disana telah mendukung Ahmadiyah berupa keberpihakan mereka agar dikeluarkannya sebuah resolusi itu. Telah saya katakan bahwa masalah ini sudah ramai dibahas didalam website juga. Dan mereka mendukung Ahmadiyah.

Tengoklah, disebabkan oleh hanya seorang penentang saja, dampaknya nama Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. dan Jema’at beliau telah semakin dikenal oleh masyarakat ramai. Dan oleh sebab itu pula, dampak dari perayaan Jalsah Jubili Khilafat Ahmadiyah membawa nama Jema’at Ahmadiyah itu lebih masyhur dan lebih dikenal lagi melalui media surat-surat kabar maupun website disana. Dan setelah beberapa hari kemudian, akhirnya keluarlah resolusi tentang Seabad Khilafat Ahmadiyah itu.

Akan tetapi perkenalan dan kemasyhuran Jema’at yang sangat luas ‑disebabkan oleh terjadinya perdebatan dan pertentangan ini‑ tidak akan terjadi jika resolusi telah dikeluarkan secara diam-diam oleh parlemen. Demikianlah caranya Allah Ta’ala. telah menjunjung tinggi nama Jema’at Ahmadiyah di hadapan masyarakat dunia. Tujuan usaha para penentang untuk menjatuhkan nama baik Jema’at Ahmadiyah, namun sebaliknya hal itu telah menjadi sarana untuk menjunjung tinggi kemasyhuran nama Jema’at Ahmadiyah lebih luas lagi.

Sekarang perlawanan terhadap Jema’at Ahmadiyah di Pakistan, Indonesia, Bangladesy, dan di beberapa daerah mayotitas penduduk muslim di Hindustan ‑khususnya di daerah Hyderabad dan Dakkan sedang berjalan dengan keras. Sesungguhnya berkat adanya perlawanan tersebut, di negara-negara itu sendiri dan juga di seluruh dunia nama Jema’at Ahmadiyah telah semakin bertambah terkenal. Sebelumnya Ahmadiyah tidak begitu dikenal di Hindustan oleh kalangan masyarakat Hindu maupun oleh kebanyakan para pegawai tinggi pemerintah disana. Namun dengan bangkitnya perlawanan disana, Jema’at Ahmadiyah telah semakin dikenal. Hal itu telah menjadi takdir Allah Ta’ala bahwa para penentang atau musuh Jema’at Ahmadiyah, ‑senjata apapun yang mereka pergunakan untuk menentang Ahmadiyah‑ maka Allah Ta’ala telah menjadikan semua sarana mereka itu untuk semakin bertambahnya kemasyhuran amanat Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Masih Mau’ud a.s. dan juga menjadi sarana untuk meningkatkan kehormatan nama beliau di seluruh dunia. Sekalipun untuk itu –kadangkala‑ para anggota Ahmadiyah harus mengorbankan perasaan, harta atau jiwa raga mereka. Bahkan nyawa mereka sekalipun harus dikorbankan. Akan tetapi pengorbanan itu tidak akan pernah sia-sia. Bahkan pengorbanan mereka seperti itu menjadi sarana untuk turunnya berbagai macam karunia dan nikmat-nikmat dari Allah Ta’ala. bagi keluarga mereka. Dan bagi Jema’at Ahmadiyah juga berkat pengorbanan jiwa raga mereka itu nama Jema’at Ahmadiyah menjadi lebih masyhur di berbagai tempat di dunia. Dan dengan bantuan melalui berbagai macam media perkenalan Jema’at Ahmadiyah semakin tersebar luas.

Para perwakilan dari berbagai media telah datang ikut menghadiri Jalsah Salanah di Amerika Serikat. Mereka meliput semua kegiatan Jema’at kemudian disebar luaskan oleh mereka didalam media cetak maupun media lainnya milik mereka. Beberapa perwakilan dari berbagai media itu telah datang langsung berjumpa dengan saya dan mengajukan berbagai macam pertanyaan. Kemudian hasilnya mereka publikasikan didalam media mereka masing-masing. Kita berani mengatakan bahwa sarana apapun macamnya, Allah Ta’ala telah menjadikan semua sarana itu untuk perkenalan Jema’at Ahmadiyah. Apapun yang telah dikatakan kepada mereka telah disiarkan didalam media mereka tanpa ragu-ragu. Padahal banyak perkara yang dikemukakan itu  bertentangan dengan pendirian agama mereka sendiri.

Wartawan sebuah surat kabar di Pensilvania bernama Lancaster Intelligence Journal telah melakukan wawancara kepada saya, kemudian hasilnya disebarluaskan melalui surat kabar mereka. Wawancara dilakukan pada hari Rabu, 19 Juni dan hasilnya disiarkan pada hari berikutnya Kamis, 20 Juni 2008 disertai dengan gambar-gambar juga. Didalamnya telah ditulis: “Khalifah Islam hari Sabtu pada penutupan Jalsah telah menyampaikan amanat untuk penduduk Eropah khasnya untuk penduduk Pensilvania.” Disetiap tempat di Amerika surat-surat kabar menuliskan perkataan Khalifah Islam berulang kali, sehingga mungkin bagi orang-orang Islam umum terutama para Mullah ‑yang sangat menentang Jema’at‑ merasa tidak senang bahkan tersinggung dengan menyebut-nyebut Khalifah Islam berulang kali.

Dimuat didalam berita bahwa: “Mirza Masroor telah mengatakan didalam amanatnya, jika kalian ingin mengenal Tuhan, maka kalian harus mencintai sesama makhluk Tuhan. Amanat ini bukan hanya untuk orang-orang Amerika saja melainkan untuk umat manusia diseluruh dunia yang telah dibawa oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Masih Mau’ud.” Didalam media itu telah dimuat ikhtisar dari amanat itu begini: “Kenalilah Tuhan kalian dan cintailah sesama makhluk Allah dan penuhilah hak-hak sesama manusia.” Kemudian dikatakan didalam media itu: “Jika setiap orang berpegang kepada amanat ini dan diamalkan dengan baik sebagaimana mestinya, tentu diatas dunia ini tidak akan ada permusuhan lagi. Hati manusia akan bersih dari permusuhan dan dendam kesumat. Dan itulah satu-satunya cara untuk menegakkan kedamaian diatas dunia ini. Dunia tidak memerlukan bom atom, benda-benda apapun yang telah dianugerahkan Allah Ta’ala berupa sumber-sumber kekayaan alam hendaklah dipergunakan untuk manfa’at atau faedah umat manusia.”

Dikatakan lagi: “Maksud dan tujuan Khalifah datang ke Amerika untuk bertemu dengan masyarakat dan juga untuk bertemu dengan siapapun yang ingin bertemu dengannya. Ahmad berkata bahwa amanat ini bukan hanya untuk umat Islam saja supaya mereka bersatu bahkan katanya untuk pemeluk semua agama agar mereka mau bekerja-sama. Dan orang-orang yang masih sedang menunggu kedatangan Isa Al Masih, sesungguhnya Isa Al masih itu sudah datang, orang-orang Amerika secara khas sedang menunggu kedatangan Isa Al Masih itu.

Sudah saya katakan bahwa sebagian besar penduduk Amerika mempunyai perhatian dan minat terhadap agama, dan mereka sedang menunggu kedatangan Hadhrat Isa a.s. Dengan adanya tulisan didalam surat kabar bahwa: “Isa Almasih yang ditunggu-tunggu sudah datang.” Sekurang-kurangnya manusia disana akan menaruh perhatian terhadap topik itu. Dan apa yang telah terjadi disana, sesungguhnya semua itu telah dipersiapkan oleh Allah Ta’ala. Dan insya Allah untuk menyebar-luaskan amanat Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. ini Allah Ta’ala. akan mempersiapkan sarana lain lagi, bahkan akan terus-menerus mempersiapkan lagi sarana-sarananya itu.

Banyak surat-surat kabar lainnya juga disana telah menyebar-luaskan berita-berita tentang Jalsah Salanah dan tentang jalannya lawatan Khalifah Ahmadiyah di Amerika. Disana ada 22 (dua puluh dua) macam surat kabar, tiga buah stasiun TV, dua buah stasiun Radio dan 15 buah situs Internet yang telah meliput dengan sangat baik sekali semua peristiwa Jalsah Salanah dan peristiwa-peristiwa lainnya selama lawatan disana. Telah saya katakan bahwa semua kejadian ini Tuhanlah Yang telah mengatur dan mempersiapkannya, sebab Jema’at Ahmadiyah tidak mungkin mampu mempersiapkan semua sarana yang sangat lengkap seperti itu. Setiap orang telah menyaksikan semua peristiwa-peristiwa itu. Dan setiap orang yang berhati baik tentu merasa bahwa Allah Ta’ala. sedang menolong dan mendukung Jema’at Ahmadiyah ini.

Sebuah resepsi juga telah diadakan di sebuah Hotel di Amerika. Orang-orang sangat terpelajar dan berkedudukan tinggi banyak yang hadir pada waktu itu. Disana saya telah membahas hakikat jihad yang sesungguhnya mengacu kepada intisari ayat-ayat suci Al Qur’an, hadis-hadis dan uswah hasanah Hadhrat Rasulullah s.a.w. serta kutipan ajaran-ajaran Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. Dan saya juga telah menyampaikan amanat Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. yaitu: “Isa Al Masih yang sudah lama ditunggu-tunggu kedatangannya itu tidak lain sayalah orangnya”.

Dan telah saya perjelas lagi bahwa Al Masih Isa Ibnu Maryam yang sudah lama ditunggu-tunggu kedatangannya itu sudah datang dalam wujud Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad Qadiani a.s. Dan saya katakan juga bahwa Amerika sebuah negara yang sangat kuat. Dengan kapasitas itu, hendaklah diusahakan untuk menjalankan keadilan supaya keamanan dapat ditegakkan di seluruh dunia. Dan jika keadilan sudah ditegakkan maka hak-hak kebenaran dapat dilakukan.

Dengan karunia Allah Ta’ala semua hadirin sangat terkesan oleh keterangan-keterangan yang telah diberikan itu. Bermacam tingkatan manusia telah datang kepada saya dan menyatakan: “Pada hari ini kami telah mengetahui dan memahami masalah-masalah baru yang telah tuan sampaikan kepada kami.”  Padahal sesungguhnya tidak ada masalah baru. Hanyalah ruh atau intisari ajaran Al Qur’an dan uswah hasanah sejati Hadhrat Rasulullah s.a.w. yang telah diperlihatkan oleh Hadhrat Imam Mmahdi,  Masih Mau’ud a.s. kepada kita, telah disampaikan lagi kepada mereka itu. Disebabkan perlakuan salah yang telah dibuat oleh para Mullah (orang-orang yang menyebut diri Ulama) nama Islam dan wajah Hadhrat Rasulullah saw telah tercoreng dipandangan orang-orang non Islam itu.

Jalsah Salanah Jema’at Amerika dengan karunia Allah Ta’ala sangat berhasil sekali. Semua petugas seksi Jalsah Salanah telah bekerja sama sesuai dengan cara-cara yang dilakukan oleh Jema’at, namun pada tahun ini mereka telah menyewa sebuah tempat yang sangat luas dengan bangunan gedung yang cukup besar, dimana ada pasar, dan terdapat berbagai macam kegiatan didalamnya, terdapat ruangan yang besar-besar sekali, sehingga terdapat banyak kemudahan. Ada tempat memasak makanan, ruang makan dan tersedia ruang pameran dan bagian-bagian lainnya, semua berada di dalam satu gedung dan di bawah satu atap. Ruang pameran disediakan materi-materi yang berkaitan khas dengan peringatan Jubili Khilafat Ahmadiyah, diatur sangat baik sekali sehingga saya sangat tertarik melihatnya. Sejarah berlangsungnya Khilafat sejak Adam sampai kepada Khilafat Ahmadiyah setelah Hadhrat Imam Mahdi, Mau’ud a.s. semuanya disusun dengan rapih dan dipamerkan disana.

Lawatan ke Amerika Serikat adalah lawatan pertama kali bagi saya. Yaitu kira-kira sepuluh tahun setelah lawatan Khalifa-e-waqt (Khalifah masa kini –red) sebelum saya ke negara itu. Sebuah generasi baru telah menjadi dewasa dan masuk di dalam kegiatan Jema’at ini. Sepuluh tahun sebelum itu mereka masih kanak-kanak, sekarang sudah mulai memasuki masa remaja dan dewasa. Sekalipun mereka ini tinggal di lingkungan negara Barat namun dengan karunia Allah Ta’ala semua remaja baik lelaki maupun perempuan mempunyai hubungan yang khas dan erat dengan Jema’at Ahmadiyah dan mereka mempunyai kecintaan terhadap Khilafat Ahmadiyah. Mereka sangat giat dan semangat menjalankan tugas-tugas Jema’at khasnya sewaktu Jalsah dilaksanakan. Hal ini semua menggugah perhatian untuk menyatakan rasa syukur kepada Allah Ta’ala. Tengoklah bagaimana Allah Ta’ala telah menganugerahkan banyak orang baik kepada Jema’at Hadhrat Masih Mau’ud a.s. ini.

Di Amerika, selain dari pada orang-orang White American (orang-orang Amerika berkulit putih –red) juga terdapat anggota Jema’at dari keturunan Afrika dalam jumlah yang cukup banyak. Dengan karunia Allah Ta’ala disana setiap orang giat menjalankan tugas kewajiban yang diberikan kepada mereka secara berlomba-lomba satu dengan lainnya. Mereka mempunyai kecintaan terhadap Khilafat dan terhadap sesama Ahmadi setempat juga. Kecintaan mereka terhadap Khilafat nampak dari cahaya mata dan perangai mereka. Semoga Allah Ta’ala meningkatkan keikhlasan dan kesetiaan mereka kepada Jema’at.

Setelah Amerika, dengan karunia Allah Ta’ala Jalsah Salanah telah dilangsungkan di Kanada juga. Dari segi jumlah pengunjung, Jalsah Kanada sangat ramai. Saya sudah dua kali menghadiri Jalsah di Kanada. Pada waktu itu orang-orang Jema’at dari Amerika juga ramai datang menghadiri Jalsah itu. Pada tahun ini disebabkan saya telah menghadiri Jalsah disana, biasanya jumlah peserta dari Amerika mencapai 4000-5000 orang, namun pada Jalsah tahun ini tidak begitu ramai. Pada waktu peresmian Masjid di Kalgary juga tidak begitu ramai orang-orang Ahmadi dari Amerika datang menghadirinya, dari tempat-tempat yang berdekatan juga hanya sedikit yang hadir.

Kanada sebuah negara besar dan luas. Satu kota dengan lainnya terletak sangat berjauhan. Dalam satu negara terdapat perbedaan waktu dua jam. Penerbangan dari Toronto sampai ke Kalgary ditempuh dalam waktu empat jam. Sekalipun jarak antara kota dengan kota lainnya sangat berjauhan, namun peserta yang hadir dalam Jalsa Salanah mencapai 15.000 orang. Dengan karunia Allah Ta’ala Jalsah Salanah Kanada selalunya diatur dan dipersiapkan dengan rapih sekali dan sangat sukses. Kebanyakan yang bertugas di dalam Jalsa Salanah itu orang-orang berasal dari Pakistan yang sudah berpengalaman melaksanakan tugas-tugas Jalsah di sana. Dan lagi, Jalsah disana diadakan di sebuah gedung besar dibawah satu atap seperti di Amerika, kecuali tempat memasak makanan dilakukan ditempat lain, diluar gedung tempat Jalsah. Pendek kata, disebabkan persiapannya sangat rapih sehingga banyak terdapat kemudahan dan keleluasaan.

Namun demikian, usaha keras dan berbagai kegiatan untuk melaksanakan Jalsah di Inggris (UK) walaupun dengan persiapan-persiapan baru bersifat sementara, mempunyai kesenangan dan kenikamatan tersendiri. Sekalipun hujan lebat telah mengguyur, keadaan tempat Jalsah yang becek dan penuh lumpur, yang mengakibatkan kesulitan bagi penyelenggara maupun bagi para tamu yang datang untuk menghadiri Jalsah. Akan tetapi semuanya merasakan senang dan nikmat. Disinipun (di U.K.) akan tiba sa’atnya apabila semua tempat Jalsah Salanah akan dipersiapkan didalam sebuah bangunan di atas sebidang tanah yang kering/keras, insya Allah!

Pendek kata, Jalsah Salanah Kanada sangat sukses dan sangat memuaskan. Semua acara Jalsah itu telah diliput oleh lima perusahaan surat kabar yang besar dan jumlah pembaca surat-surat kabar itu mencapai jutaan orang. Selain itu perusahaan surat kabar kecil dan dua stasiun radio dan enam buah stasiun TV juga telah meliput dan menyiarkannya kepada umum, bahkan melalui internet juga berita-berita tentang Jalsah Salanah itu selalu disiarkan.

Pendeknya, kehadiran Khalifa-e-waqt di dalam Jalsah Salanah itu selalunya menjadi sarana yang sangat baik untuk menyampaikan amanat dan memperkenalkan Jema’at kepada khalayak ramai. Disamping itu Allah Ta’ala telah membangkitkan suasana yang sangat khas baik di Amerika maupun di Kanada, sehingga amanat dan perkenalan Jema’at telah disampaikan kepada dunia secara luas, diluar dugaan mereka sebelumnya.

Didalam Jalsah Kanada itu telah diatur sebuah program untuk memperingati Se-abad Khilafat Ahmadiyah. Sebuah jamuan resepsi telah diselenggarakan –yang dihadiri oleh banyak anggota parlemen, para petinggi negaran dan cendekiawan bangsa itu dan banyak lagi para undangan yang sebelumnya telah mempunyai kontak dengan Jema’at. Didalam resepsi itu juga, saya telah menjelaskan keindahan ajaran Islam berdasarkan kepada ayat-ayat suci Al Qur’an, sabda dan uswah hasanah Hadhrat Rasulullah s.a.w. dan kutipan-kutipan dari sabda Hadhrat Masih Mau’ud a.s. Dan perkara-perkara yang menimbulkan salah paham dan keraguan didalam hati mereka tentang ajaran Islam telah dijauhkan. Dan telah dikatakan kepada mereka: “Kenalilah Tuhan Yang Tunggal, didalamnyalah terdapat keselamatan yang kekal bagi dunia. Dan Islam telah memperkenalkan Tuhan Yang Sejati kepada dunia.“

Didalam resepsi itu telah hadir kurang lebih dari 550 orang tamu ghair Muslim. Menteri Besar Ontario juga telah hadir, disamping itu para menteri federal dan menteri daerah, para anggota parlemen, serta perwakilan dari Perdana Menteri juga hadir. Dengan karunia Allah Ta’ala. semua yang hadir sangat tertarik dan terkesan oleh suasana resepsi, terlebih lagi oleh penjelasan tentang keindahan ajaran Islam sejati. Sehingga banyak para pastur-pastur, para professor University dan para pelajar datang kepada saya secara terpisah. Semuanya telah menyatakan puas dengan penjelasan-penjelasan tentang keindahan ajaran Agama Islam. Dan mereka menyatakan kagum dengan ajaran Islam yang baru mereka dengar itu.

Demikian juga sehari setelah peresmian Mesjid di Kalgary yang diadakan pada hari Jum’at, telah diadakan resepsinya pada hari Sabtunya. Didalam peresmian Mesjid itu pula, saya telah mendapat kesempatan untuk menyampaikan amanat Islam dan memperkenalkan Jema’at Ahmadiyah kepada mereka. Semua hadirin mendengarkan ceramah dengan tekun dan penuh perhatian. Masjid itu ‑seperti telah saya katakan pada Khutbah Jum’ah yang lalu, sangat indah dan cantik‑ sedangkan pada waktu peletakan batu pertamanya telah terjadi hujan yang sangat deras sehingga menimbulkan pemandangan yang sangat mencemaskan, dan pada waktu itu saya berpikir, bahwa mesjid sedang dibangun ini terletak disebuah tempat yang tidak nampak baik dan indah.

Akan tetapi Allah Ta’ala telah menurunkan karunia-Nya yang luar biasa, sehingga dalam waktu tiga tahun, banyak sekali perobahan di sana karena telah banyak dibangun jalan bebas hambatan ke lokasi masjid itu. Dan jalan-jalanpun telah dibangun sangat indah dan cantik sehingga semua keadaan dan suasana di sekitar daerah itu sudah sangat baik sekali dan dihadapan lokasi Masjid itu telah dibangun sebuah taman indah ‑yang untuk menjaga dan memeliharanya telah diserahkan oleh dewan daerah kepada Jema’at Ahmadiyah. Selain itu disana telah dibangun Stasion Kereta api juga, yang jauhnya hanya sepuluh menit jalan kaki dari Masjid itu. Dan Kereta api dari semua jurusan harus melewati stasiun itu, sehingga sangat memudahkan bagi para pengunjung untuk datang ke mesjid itu. Selain itu, juga banyak sekali kemudahan-kemudahan lainnya sudah berdekatan dengan mesjid itu dalam jarak sepuluh atau lima belas menit jika menggunakan mobil dari mesjid. Jadi, Allah Ta’ala sendiri Yang telah menyediakan semua kemudahan-kemudahan bagi Masjid kita disana. Dan hal itu semua merupakan karunia Allah Ta’ala yang sangat khas bagi Jema’at Kanada. Selain itu bandar udara juga hanya jarak 20 menit saja jika ditempuh menggunakan mobil dari mesjid.

Masjid ini telah menjadi pusat perhatian, bukan saja bagi penduduk negara itu sendiri bahkan bagi masyarakat dunia juga. Seperti telah dijelaskan sebelumnya bahwa para tamu diundang pada hari Sabtu sesudah hari peresmian Masjid untuk menghadiri jamuan resepsi. Perdana Menteri Kanada sekalipun sedang betul-betul sibuk dan harus pergi kesuatu tempat didalam negeri, namun beliau telah sengaja datang menghadiri undangan resepsi kita. Beliau telah meninjau keadaan mesjid, kemudian beliau memberi sambutan dengan baik dan semangat serta telah memberi dukungan terhadap Jema’at. Semoga Allah Ta’ala memberi ganjaran kepada beliau.

Dengan karunia Allah Ta’ala. acara resepsi itu telah menjadi sarana untuk menyampaikan amanat Jema’at dan memperkenalkannya kepada masyarakat dunia. Disini juga para pendeta menyatakan rasa kagum dan puas bahkan heran atas penjelasan ajaran Islam yang begitu indah dan mendengar penjelasan tentang fungsi tempat ibadah yang sangat menarik. Seorang Ahmadi telah memberi tahu kepada saya, katanya, seorang Pendeta Kristen telah menangis terharu mendengar penjelasan pidato saya. Sesungguhnya itulah ajaran Islam sejati yang sesuai dengan fitrat manusia. Ajaran Islam sangat lengkap dan mencakup segala masalah, harus dikemukakan dengan baik kepada orang lain. Jika seorang manusia berfitrat baik, tidak ada jalan untuk mengelak dari padanya kecuali harus menerimanya.

Ada seorang teman asal Afghanistan –ghair ahmadi‑ yang sudah lama kenal dengan Jema’at, selesai resepsi bertemu dengan saya sambil menangis tersedu-sedu, kemudian seorang Ahmadi yang telah membawanya berjumpa dengan saya memberi tahu saya, katanya dia tidak merasa ragu lagi, hari ini juga saya mau bai’at. Selain dia ada juga yang lainnya telah bai’at bersama-sama dengan dia.

Jadi dengan karunia Allah Ta’ala lawatan ke setiap negara menjadi sarana untuk menyampaikan amanat dan untuk memperkenalkan Jema’at Ahmadiyah atau Islam sejati secara luas. Hal itu sudah dijanjikan Tuhan kepada Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s.: “Aku akan membuat nama engkau masyhur dan sangat dihormati.”  Hal ini semata-mata takdir Ilahi yang tidak akan berubah. Maulvi-maulvi atau mereka yang menamakan diri para ulama yang bernasib buruk, betapapun kerasnya perlawanan dengan mulut mereka menyebarkan berbagai macam fitnah dan penghinaan, sama-sekali tidak membawa kesan buruk apapun terhadap Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. dan Jema’at beliau. Mereka bergembira setelah melakukan tindakan anarkis dan kekejaman terhadap orang-orang Ahmadi. Akan tetapi mereka tidak tahu bahwa takdir Tuhan untuk menghantam balik terhadap diri mereka sudah mulai berlaku. Dan akibat-akibat yang sangat buruk sudah menanti untuk menggilas dan menghancurkan mereka.

Dengan perayaan peresmian Masjid ini, perkenalan Jema’at Ahmadiyah yang dilakukan oleh media, secara ringkas ingin saya jelaskan disini, sembilan buah saluran TV telah meliput jalannya peresmian mesjid itu. Penduduk Kalgary yang telah menyaksikan acara melalui TV itu diperkirakan 3 juta seratus ribu orang penduduk.

Sembilan buah stasiun radio telah menyiarkan berita peresmian Masjid yang didengar oleh tidak kurang dari dua juta tiga ratus ribu orang. Banyak sekali media surat kabar yang telah meliput dan menyiarkan berita itu ke seluruh wilayah. Pembaca surat kabar tidak kurang dari empat juta orang. Selain media surat kabar dalam negeri banyak sekali wartawan surat-surat kabar asing yang ikut meliput dan menyiarkan peristiwa peresmian Masjid itu, yaitu: dari Austria, Jerman, New Zealand, India, Pakistan, Itali, Britania, Amerika, Belgium, Muttahidah Imarat, dan Kenya.

Perusahaan surat-surat kabar Islam dan negara-negara Arab sebanyak 41 perusahaan surat kabar telah menyiarkan berita ini yaitu; Iran, Turki, Palestina, Saudi Arabia, Yordan, Lebanon, dan mereka telah memperkenalkan tentang Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. katanya : “Sebuah golongan Islam telah membangun Masjid.” Pendeknya telah terjadi sebuah gelombang penyebaran amanat Ahmadiyah kepada dunia dalam berbagai macam media. Telah saya katakan bahwa perlawanan yang dilakukan oleh pihak para penentang atau musuh terhadap Jema’at Ahmadiyah, secara pasti telah menjadi penyebab kemajuan bagi Jema’at Ahmadiyah. Pada saat ini terdapat sebanyak 130 situs internet telah mengabarkan tentang peresmian Masjid ini ke seluruh dunia. Didalam kabar itu diuraikan juga kesan-kesan para tamu dari pada semua perwakilan yang sangat banyak jumlahnya, diantaranya Bischop Katolik telah mengatakan katanya, “keprihatinan dan perhatian penuh Jema’at Ahmadiyah terhadap moral dan akhlaq dunia  patut dihargai.

Mayor Kalgary adalah seorang yang bertabiat sangat baik dan beliau mempunyai hubungan yang sangat erat dengan Jema’at Ahmadiyah. Beliau telah memberi pujian terhadap karya baik Ahmadiyah. Dan dalam menilai Masjid Kalgary, beliau mengatakan bahwa Masjid ini telah menambah semarak indahnya pemandangan ufuk Kalgary. Demikian juga Perdana Mentri Kanada telah mengatakan bahwa Jema’at Ahmadiyah telah menambah cemerlangnya wajah Islam dalam usahanya yang giat untuk menegakkan keamanan dan kedamaian di muka bumi. Dan Masjid ini sebagai bukti lambang kedamaian dan lambang persatuan ummat.

Stasiun CBC Kanada yang siarannya mencakup seluruh negeri Kanada telah menyiarkan ringkasan Khutbah Jum’at yang telah saya sampaikan pada hari Jum’at yang lalu selama beberapa menit. Gambar mimbar dan gambar Masjid dan gambar Sayidina Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. juga telah diperlihatkan.

Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. telah menjelaskan maksud dan tujuan membuat gambar beliau sendiri yaitu agar orang-orang yang bertabi’at baik dapat menilai dengan memandang air muka seseorang. Dan gambar itu jika sampai kepada orang-orang yang bertabiat baik, ia akan mendapat taufik untuk mengenal pribadi beliau a.s.

Banyak bai’at yang telah diterima dari berbagai negara di dunia bukan hanya melalui tabligh kita. Banyak orang-orang yang telah bai’at itu, bai’at setelah melihat wajah seorang mulia didalam mimpinya. Setelah melihat gambar Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. mereka mengatakan orang inilah yang telah memberi pesan-pesan baik didalam mimpi kepada mereka sehingga akhirnya mereka dapat mengenal kebenaran. Kemudian timbullah dalam hati mereka keinginan untuk mencari dimana orang ini. Atau setelah melihat photo Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. timbul keinginan untuk mengadakan penelitian lebih jauh dan penyelidikan siapa orang ini dan bagaimana keadaan da’wanya. Maka Allah Ta’ala telah membuka kesempatan di Kanada untuk memperkenalkan Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. secara luas kepada masyarakat ramai dengan menunjukkan gambar-gambar beliau melalui berbagai macam media.

Semoga Allah Ta’ala membuka dada orang-orang yang berhati baik dan lurus, baik di negara-negara Muslim maupun di negara-negara Kristen. Semoga Allah Ta’ala memberi taufik kepada orang-orang yang berfitrat baik disana untuk menerima kebenaran da’wa beliau. Bagi negara-negara muslim, mereka harus didoakan secara khusus, semoga orang-orang muslim disana, jangan sampai bertambah buruk keadaan dunia akhirat mereka disebabkan dengan mengikuti langkah orang-orang yang menamakan diri Ulama. Semoga Allah Ta’ala membuka jalan bagi mereka untuk mendapat taufik dari pada-Nya untuk mengenal Imam Zaman. Semoga Allah Ta’ala. memberi taufik kepada orang-orang Islam, juga untuk menerima kebenaran, dan semoga orang-orang Kristen dan orang-orang pemeluk agama lain juga mendapat taufik untuk melihat dan memahami keindahan ajaran agama Islam yang sejati. Kemudian semoga mereka mendapat taufik untuk menerima kebenaran yang dibawa oleh Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. Sebab dengan cara demikianlah mereka akan mendapat najaat atau keselamatan didunia ini juga dan di akhirat nanti.

Hadhrat Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. bersabda: “Tidak lama lagi akan tiba saatnya manakala perhatian orang-orang Eropa dan orang-orang Amerika secara serempak akan tertarik terhadap Agama Islam. Dan mereka akan melepaskan diri dari agama yang menyembah kepada makhluk yang sudah mati dan akan merasa yakin dengan mengikuti ajaran Agama Islam sejati mereka akan mendapat najaat atau keselamatan.” Semoga kita semua mengalami hari-hari kejadian seperti itu, dimana kita akan menyaksikan panji-panji Islam akan berkibar dengan sangat megah di setiap negeri diseluruh dunia.

Saya lupa untuk menceritakan sedikit tentang kegiatan dan kerja keras para anggota Jema’at Kanada dalam menjalankan tugas-tugas sebelum dan sepanjang Jalsah Salanah berlangsung. Dengan karunia Allah Ta’ala keikhlasan dan keta’atan mereka juga patut mendapat pujian. Khususnya ketika saya akan meninggalkan Toronto, para anggota Jema’at telah berkumpul banyak sekali disana. Tempat di Peace Village yang begitu sangat luas sampai penuh dengan orang-orang Ahmadi, sehingga tidak ada tempat untuk berdiri. Pada waktu itu keadaan perasaan setiap orang Ahmadi nampak syahdu tersirat dari air muka mereka yang sangat mengherankan.

Semoga Allah Ta’ala. meningkatkan keikhlasan dan kesetiaan semua anggota Jema’at disana dan semoga Dia menjadikan mereka teladan ajaran Islam yang hakiki, supaya mereka menjadi orang-orang yang betul-betul mampu menyampaikan amanat kebenaran yang telah dibawa oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad, Imam Mahdi, Masih Mau’ud a.s. kedunia. Amin !

Alih Bahasa dari Audio Urdu oleh Hasan Basri