Buku Kesaksian Alquran (Syahadatul Quran)

syahadatul quran kesaksian alquran

Download (Bahasa Urdu)

Book Browser
Audio Book


 

Resensi Buku Kesaksian Alquran

Judul lengkap buku ini adalah Shahadatul Quran ala Nuzulil Masihil Mau’ud fi Aakhirizzaman, yakni Kesaksian Alquran Mengenai Turunnya Almasih yang Dijanjikan di Akhir Zaman yang dikarang oleh Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad  sehubungan dengan diterimanya sepucuk surat yang dikirim oleh seorang yang bernama Ata Mohammad yang menanyakan apakah beliau adalah Almasih yang dijanjikan ataukah harus menunggu seseorang lainnya lagi?

Penulis surat itu meyakini bahwa Nabi Isa telah wafat, tetapi ia tidak percaya bahwa kedatangan kembali Nabi Isa adalah dari pengikut Rasululullah saw yang mendakwahkan dirinya sebagai Isa yang dijanjikan. Ia juga mengatakan bahwa meskipun perkara ini tercantum di dalam beberapa Hadits, tetapi ia tidak meyakini kesahihannya.

Maka Hadhrat Mirza Ghulam Ahmad menjawab pertanyaan tersebut dengan tiga  sudut pandang, yakni:

  1. Apakah berbagai nubuatan Ilahi mengenai kedatangan Almasih Akhir Zaman yang tercantum di dalam beberapa hadits itu harus diabaikan hanya karena dianggap haditsnya lemah?
  2. Apakah Alquran memuat tentang kedatangan Almasih yang Dijanjikan?
  3. Jika kenyataannya nubuatan tersebut benar dan memang sudah terwujud, bagaimana cara memahami bahwa hal tersebut telah tergenapi dalam wujud diri beliau (Hazrat Masih Mau’ud)?

Pada bagian penutup Hadhrat Ahmad  mengatakan bahwa jika segala hal yang beliau telah sampaikan itu masih belum memuaskan Ata Mohammad sahib, maka ia harus menyatakannya dan memohon tanda-tanda dari Allah.

Hadhrat Ahmad menambahkan suatu catatan khusus di dalam buku ini dengan tajuk ‘Untuk Perhatian Pihak Pemerintah‘, yang menekankan bantahan beliau  terhadap tuduhan bahwa beliau menentang Pemerintah. Dan untuk membuktikannya beliau kutipkan sebuah tulisan dari surat kabar Ishaatus  Sunnah yang diterbitkan oleh Maulvi Mohammad Hussain.

Kemudian, dicantumkan pula catatan mengenai ditundanya Jalsah Salanah yang sedianya akan diselenggarakan pada tanggal 27 Desember 1893.


Sumber        : Shahadatul Qur’an (Testimony of the Holy Qur’an)
Penerjemah : Mahmud Surahman
Editor           : Khaeruddin Ahmad Jusmansyah