SIARAN PERS

RAMADHAN DAN TEROR BOM KAMPUNG MELAYU, JAKARTA

Ashyhadu Allaa ilaaha Illallah Wa Ashyhadu anna Muhammadar-Rasuulullah

BISMILLAHIR-ROHMANIR-ROHIM

 

Bom demi bom terus disebar, mulai dari Eropa jauh di sana sampai ke negeri kita tercinta Indonesia, tiada kenal bangsa, negara dan identitas agama, terkini adalah bom di Manchester Inggris lalu tak lama kemudian di Kampung Melayu, Jakarta.

Sutradara dari pengeboman sejatinya adalah pihak yang ingin meraih keuntungan melalui virus ketakutan, saling benci, curiga satu sama lain, dan hilangnya persatuan dan perdamaian. Mereka tidak ada kaitan sama sekali dengan ajaran, nilai dan tujuan agama.

Pimpinan tertinggi Muslim Ahmadi seluruh dunia Hazrat Mirza Masroor Ahmad mengatakan :

“Beberapa diantara anda mungkin bertanya apa pendapat seorang pemimpin Muslim mengenai pembentukan perdamaian dunia, mengingat kekacauan di dunia akhir-akhir ini terjadi di seputar negara Muslim atau apa yang disebut dengan kelompok Islam… Namun, sebelum menghakimi, perlulah kita mengenal ajaran Islam yang sebenarnya. Dengan demikian, tidak seorangpun akan menganggap perbuatan ekstrimis dan teroris berkaitan dengan Islam.”

Oleh karena itu kami Jemaat Muslim Ahmadiyah Indonesia mengecam keras kejahatan teror bom yang berlawanan dengan kemanusiaan dan nilai-nilai agama, menyampaikan duka yang mendalam serta simpati untuk seluruh korban serta mendukung pihak pemerintah untuk menegakkan hukum melawan terorisme dan radikalisme dengan tetap berpegang teguh pada komitmen keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia

Berkenaan dengan standar keadilan yang Islam syaratkan kepada umat Islam, Khalifah Muslim Ahmadiyah, Hazrat Mirza Masroor Ahmad menjelaskan:

“Al Quran berfirman, seseorang harus siap untuk bersaksi melawan dirinya ataupun orang-orang yang dicintainya demi menjunjung kebenaran. Inilah target dan tantangan yang Allah Ta’ala berikan kepada Muslim yang mana dalam firman-Nya keadilan sejati tidak akan dapat terlaksana sebelum seseorang bersedia mengesampingkan semua kepentingan pribadinya.”

Dan seiring datangnya bulan Suci Ramadhan 1438 H, Jemaat Muslim Ahmadiyah mengajak seluruh umat Muslim di Indonesia untuk sama-sama bersatu menyebarkan pesona keindahan ajaran Islam dalam wujud perilaku kesabaran, kasih sayang dan kepedulian, sebagai bagian dari makna Puasa Ramadhan sebagaimana keteladan perilaku akhlak yang dicontohkan nabi kita Yang Mulia Muhammad saw pada seluruh umat manusia tanpa memandang identitas apapun.

Dengan penegakan keadilan dan cinta yang tak bersyarat pada seluruh mahluk Tuhan, insya Allah Terorisme dan Radikalisme akan semakin berkurang dan perdamaian akan terwujudkan.

LOVE FOR ALL HATRED FOR NONE

Jakarta, 25 Mei 2017

Yendra Budiana

Sekretaris Pers & Juru Bicara
Jemaat Ahmadiyah Indonesia

Email : info@ahmadiyah.id
Twiter : @AhmadiyahID

(Visited 310 times, 2 visits today)