Istilah ‘khilafah’ artinya pengganti/penerus, dan Khalifah merupakan penerus seorang Utusan Allah yang tujuannya adalah untuk menyelesaikan tugas-tugas perbaikan dan tarbiyat akhlak yang telah disemaikan oleh sang Nabi. Umat pengikut seorang Nabi Allah terus memelihara keimanan dan amal mereka di bawah naungan lembaga Khilafah selama Allah menghendaki.

Khilafah menegakkan otoritas Allah di bumi, dan Khalifah berusaha menjalankan otoritas tersebut di tengah-tengah umat. Bagi kaum mukminin Khilafah merupakan perwujudan Tauhid Ilahi, karena mereka memilih sosok pengemban otoritas Ilahi melalui pribadi Khalifah. Orang-orang mukmin mengambil bagian dalam berkah-berkah Khilafah dengan berpegang teguh pada keimanan dan amal mereka, dan bersatu di bawah Khalifah.

Dengan keberkahan khilafah yang membimbing mereka, umat memiliki disiplin tinggi dan bimbingan di bawah satu pemimpin – faktor yang memberikan kemampuan untuk beribadah kepada Allah dan mengkhidmati umat manusia, dengan tujuan yang tulus dan pengabdian tanpa pamrih.

Sumber: Alislam.org – What does the word “khilafat” mean? And why is considered a blessing?