Bagaimana Konsep Keselamatan Dalam Islam?

FAQ: Bagaimana Konsep Keselamatan Dalam Islam?


Pertama, tidak ada konsep dosa warisan dalam Islam. Kita dilahirkan tanpa dosa atau kondisi berdosa. Demikian pula jika ada anak yang dilahirkan kurang normal maka itu bukan sebagai bentuk hukuman dari dosa orang tuanya atau nenek moyangnya. Definisi dasar dosa menurut Hazrat Mirza Basyiruddin Mahmud Ahmad, Khalifatul Masih II adalah:

“Dosa adalah perbuatan yang membuat jiwa manusia sakit dan tidak mampu melihat wajah Tuhan. Muncul kesulitan dalam jiwa saat bergerak menggapai tujuan penciptaannya. Perbuatan-perbuatan yang termasuk dalam dosa secara lahiriah bahayanya terlihat oleh diri sendiri maupun orang lain, atau, bersifat rohaniah.”

Beliau juga menjelaskan bahwa ada tiga jenis dosa (keburukan) sekaligus ada tiga jenis kebaikan.

  1. Dosa dan kebaikan yang berhubungan dengan hati.Ini adalah kebajikan atau keburukan yang sebenarnya.
  2. Dosa dan kebaikan dari lidah atau ucapan
  3. Dosa dan kebaikan yang memerlukan penggunaan organ fisik lainnya seperti tangan, kaki, mata dll.
Terkait:   Bagaimana Keadaan Jasmani, Akhlak dan Rohani Manusia?

Keselamatan dari dosa dicapai melalui ma’rifat [peningkatan pemahaman] dan upaya menggapai tujuan hidup yang ditetapkan oleh Al-Qur’an, mendapatkan pemahaman yang penuh tentang kondisi dosa melalui lebih dari 600 perintah Al-Qurán dan menjadikan ketakwaan sebagai fondasi pengambilan keputusan.

Cara lain yang diajarkan oleh Islam adalah:

  1. Istighfar, yaitu tobat. Upaya untuk mendapatkan ampunan dari Allah taala dengan memohon sifat Allah, Yang Maha Pengampun dan Pemaaf. Membaca istighfar adalah meminta maaf atas dosa yang dilakukan sekaligus untuk berlindung dari kecenderungan berbuat dosa. (Istighfar artinya juga adalah memohon Allah supaya menutupi kelemahan manusiawi kita)
  2. Memahami lebih dalam sifat-sifat Allah
  3. Merenungkan dampak tindakan baik dan buruk
  4. Menyesali perbuatan dosa-dosa yang telah lalu, dan memenuhi kewajiban kepada manusia seperti yang diperintahkan oleh Allah dan Rasul-Nya, dan meminta maaf kepada orang yang terdampak dari keburukan dan bertekad untuk tidak mengulangi kembali dosa atau perbuatan jahat.
Terkait:   Apa Hukuman Penodaan Agama dalam Islam?

Sumber: Alislam.org

Leave a Reply

Begin typing your search above and press return to search.
Select Your Style

You can choose the color for yourself in the theme settings, сolors are shown for an example.