Ini adalah fakta yang patut disayangkan, banyak ulama Islam yang mengeluarkan fatwa yang menyatakan Muslim lain sebagai bukan-Muslim. Pada dasarnya dalam Islam, tidak ada hak bagi siapapun menyatakan orang lain sebagai bukan-Muslim. Agama adalah persoalan pribadi, di mana setiap orang mempertanggung jawab dirinya sendiri di hadapan Tuhan.

Tampaknya orang-orang yang menyatakan bukan-Muslim kepada orang lain ingin menciptakan semacam kebencian di benak kaum Muslim sehingga tidak menjalin interaksi dengan mereka. Mereka berpikir dengan menyatakan pengikut Ahmadiyah sebagai bukan-Muslim maka para Ahmadi akan terisolir dan ajaran mereka tidak akan didengar. Tetapi hal yang menarik, ulama Islam belum memiliki kesepakatan satu definisi, siapa yang disebut sebagai seorang Muslim.

Terkait:   Benarkah Rasulullah Membantai Tawanan dari Qurays?

Namun tidak semua umat Islam mengatakan bahwa Ahmadiyah adalah bukan-Muslim. Menurut Pew Research Forum, 40% warga Bangladesh – sebuah negara Muslim – menganggap Ahmadiyah sebagai sesama Muslim.

Sumber: Alislam.org – Why do other Muslims say that Ahmadis are non-Muslims?