“Fadhli Umar Open”, Turnamen Bulu Tangkis Penghapus Sekat-sekat Perbedaan

Minggu (28/11), sorak sorai kegembiraan terdengar bergema di Gedung Olahraga (GOR) Lembah UGM. Tampak pagi itu GOR cukup ramai dengan wajah sumringah para pemuda yang tengah merayakan kebersamaan melalui kegiatan olahraga bersama. Ya, pada hari itu memang tengah berlangsung kegiatan turnamen bulu tangkis persahabatan “Fadhli Umar Open”. Sebuah turnamen bulu tangkis yang mengangkat tema “Bergerak Bersama Menguatkan Indonesia” yang diinisiasi oleh Pemuda Ahmadiyah (MKAI) wilayah Jateng 3-DIY.

Sejatinya turnamen yang diikuti oleh 40 peserta tersebut seharusnya telah dilaksanakan pada 20 Juni yang lalu, namun tertunda dikarenakan kondisi pandemi yang sempat meningkat di akhir bulan tersebut. Meskipun sempat tertunda hampir setengah tahun, hal tersebut nyatanya tidak menyurutkan semangat para pemuda yang berasal dari latar belakang serta organisasi yang berbeda tersebut.

Tercatat setidaknya terdapat 6 organisasi yang turut membersamai turnamen bulu tangkis “Fadhli Umar Open” sejak awal perencanaannya. Keenam organisasi tersebut adalah: Pemuda Ahmadiyah (MKAI) wilayah Jateng 3-DIY, Komisi Hubungan Antar Agama Kevikepan Yogyakarta Timur, Pemuda Buddha Yogyakarta, Pemuda Persatuan Sapta Darma (Persada), ISAIs UIN Sunan Kalijaga yang juga Lakpesdam NU, serta PMHD Banguntapan. Sayangnya organisasi yang disebut terakhir belum bisa membersamai pada hari pelaksanaan dikarenakan jadwal yang berbarengan dengan kegiatan internal.

Turnamen bulu tangkis persahabatan “Fadhli Umar Open” pada mulanya memang direncanakan untuk dilaksanakan dalam konsep turnamen, namun berdasarkan technical meeting (TM) yang dilaksanakan 3 hari sebelumnya, telah disepakati bersama untuk merubah konsep acara yang tadinya ‘turnamen’ menjadi ‘main bareng’. Ketika ditanya alasan dari perubahan konsep tersebut, Ketua Pelaksana kegiatan yang sekaligus Qaid Wilayah Jateng 3-DIY, Rizqi Baihaqi Ahmadi, menyampaikan, “Awalnya kegiatan ini memang kami rencanakan dengan skema turnamen, namun karena kondisi saat ini dan dengan harapan supaya lebih banyak yang bisa terlibat akhirnya konsepnya diubah menjadi ‘main bareng’”.

Terkait:   Kunjungan dari Komisi Hubungan Antaragama dan Kepercayaan KEVIKEPAN (KATOLIK) Jogja Barat: Jalin Silaturahmi dan Kerjasama

Lebih lanjut ia juga menjelaskan maksud dari kegiatan olahraga bersama ini, “Adapun mengenai mengapa kegiatan ini kami bingkai dalam kegiatan olahraga bersama, ialah karena kami memandang olahraga sebagai sarana yang mampu menghilangkan segala sekat-sekat perbedaan sehingga kita mampu berkomunikasi dengan lebih lentur dan santai tanpa terhalang tembok-tembok perbedaan”. “Harapannya juga, melalui kegiatan yang mudah-mudahan bisa diadakan secara rutin ini kita ingin membangun persahabatan antar anak bangsa yang nantinya mampu menguatkan bangsa untuk kemudian bersama-sama membangun bangsa ini”, tandasnya. 

Dalam kesempatan yang sama, salah satu peserta, Br. Libert dari Kevikepan, juga menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya atas kegiatan tersebut, “Luar biasa, saya beri apresiasi setinggi-tingginya. Ditunggu kegiatan berikutnya ya”, ucapnya.

Terkait:   Bertemu dengan AMSA DIY: Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) DIY bersilaturahmi dan Jajaki Peluang Kolaborasi

Senada dengan Br. Libert, Baskoro Waskitho Husodo dari Pemuda Persada juga menyampaikan bahwa kegiatan ini dirasa sangat bermanfaat selain karena dalam bentuk olahraga, juga karena dapat menjadi ajang saling mengenal antar pemuda dengan latar belakang yang berbeda. Meskipun begitu Baskoro juga memberikan masukan yang membangun kepada panitia, “Lebih baik lagi mungkin kalau di awal kegiatan sudah diplot tim-timnya, walau bertandingnya bebas… supaya lebih acak (campur) mainnya.” Hal ini penting menurutnya untuk lebih dapat memaksimalkan tujuan dari kegiatan tersebut yakni menjalin tali silaturahmi antar komunitas/organisasi.

Pada akhirnya, kegiatan yang berlangsung selama 4 jam dari pukul 10.00 – 14.00 WIB dengan menerapkan protokol kesehatan tersebut ditutup dengan foto bersama dan penyerahan suvenir kepada perwakilan peserta dari tiap-tiap organisasi.

Terkait:   Sekilas Tentang Bendera Ahmadiyah

Kontributor: Abdul Qoyyum

Leave a Reply

Begin typing your search above and press return to search.
Select Your Style

You can choose the color for yourself in the theme settings, сolors are shown for an example.