Ulasan Lengkap: ISLAM TERPECAH MENJADI 73 GOLONGAN

Lebih dari 1400 tahun yang lalu, Rasulullah (shallallahu ‘alaihi wasallam) menubuatkan:

وَتَفْتَرِقُ أُمَّتِي عَلَى ثَلَاثٍ وَسَبْعِينَ مِلَّةً كُلُّهُمْ فِي النَّارِ إِلَّا مِلَّةً وَاحِدَةً قَالُوا وَمَنْ هِيَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ مَا أَنَا عَلَيْهِ وَأَصْحَابِي

“Umatku akan terpecah menjadi 73 golongan. Semuanya akan masuk neraka, kecuali satu golongan.” Para sahabat bertanya, ‘Siapakah golongan itu ya Rasulullah? Beliau menjawab ‘mereka adalah golongan yang akan sepertiku dan para sahabatku.” (HR Tirmidzi, Kitabul Imaan)

Bagaimana cara mengenali golongan yang benar itu?

Sebagaimana telah disebutkan sebelumnya, Rasulullah (shallallahu ‘alaihi wasallam) telah menubuatkan bahwa para pengikutnya akan terpecah menjadi 73 golongan, semuanya akan masuk neraka, kecuali satu. Ketika ditanya oleh para sabahat, bagaimana seseorang dapat mengenali golongan yang benar itu, Beliau (shallallahu ‘alaihi wasallam) menjawab bahwa mereka itu akan mengikuti jejakku dan pengikutku.

Terkait:   Pembangunan Masjid-Masjid Peresmian Masjid Mahdi di Strasbourg, Prancis

Penganiayaan terhadap Rosulullah (shallallahu ‘alaihi wasallam) dan para sahabat sangatlah berat. Mereka menjadi korban perajaman di muka umum karena keyakinan mereka, umat Islam tidak diizinkan membangun masjid ataupun beribadah. Mereka tidak diizinkan untuk melaksanakan haji atau menyebut diri mereka sebagai Muslim.

Perlakuan semacam ini juga telah ditimpakan kepada para Ahmadi sejak berdirinya gerakan Ahmadiyah dalam Islam. Para Ahmadi yang tinggal di sebagian besar negara Muslim tidak diizinkan untuk berdakwah secara terbuka, Muslim Ahmadi tidak diizinkan membangun masjid atau menyebut tempat ibadah mereka sebagai masjid, mereka tidak diperbolehkan shalat secara terbuka dan juga tidak diizinkan untuk menunaikan haji.

Pemerintah Pakistan dan para pemimpin dari 72 golongan Islam (selain Muslim Ahmadiyah) secara jelas telah menunjukkan identitas golongan yang benar ketika mereka secara kolektif menandatangani undang-undang pada tahun 1974 yang menyatakan bahwa semua Ahmadi adalah kelompok minoritas bukan-Muslim di Pakistan. Tetapi hal yang ironis sekaligus menarik, jika bukan disebut unik, keputusan ini menunjukkan perbedaan penting satu golongan dengan 72 golongan lainnya yang memenuhi nubuatan Rasulullah (shallallahu ‘alaihi wasallam).

Terkait:   Apakah Rasulullah Mengajarkan Hukuman Mati untuk Penistaan Agama dan Murtad?

Sumber: Alislam.org – What was the prophecy of the The Holy Prophet about Muslims being divided into sects?