بسم اللہ الرحمن الرحیم
Peresmian Masjid Mubarak pada 17 Mei 2019 (Ramadhan 1440 Hijriyah Qamariyah/Hijrah 1398 Hijriyah Syamsiyah) di Masjid Mubarak, Islamabad, Surrey, UK (Britania) dan pidato peresmian oleh Sayyidina Amirul Mu’minin, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih al-Khaamis (أيده الله تعالى بنصره العزيز, ayyadahullaahu Ta’ala binashrihil ‘aziiz)


Assalamualaikum wa rahmatullah. Baru saja saya telah meresmikan Masjid secara simbolis di luar ruangan ini dengan menyingkap plakat untuk memperingati pembukaan masjid. Ketika Hazrat Khalifatul Masih II (ra) meresmikan masjid Mubarak di Rabwah, saat itu beliau bersabda, “Sebelum meresmikan masjid, seyogyanya terlebih dahulu melaksanakan shalat nafal dua rakaat, namun saat ini tidak memungkinkan, untuk itu kita akan melakukan sujud syukur.”
Kebiasannya ialah ketika saya meresmikan masjid secara simbolis dengan menyingkap plakat berisi tulisan, biasanya dilanjutkan dengan doa bersama secara sunyi. Pada hari ini, bukan doa bersama, kita akan mengamalkan cara tersebut yakni saya akan melakukan sujud syukur dan silahkan hadirin ikut serta. Allah Ta’ala telah menganugerahi markas kecil kepada kita dan sebuah masjid juga. Setelah ini akan saya sampaikan khotbah. Mari kita sujud syukur.
(selanjutnya, Hazrat Khalifatul Masih V atba bersujud syukur. Hadirin pun menyertai sujud syukur itu. Kemudian, setelah selesai sujud syukur, beliau mulai berkhotbah.)
Khotbah Jumat Sayyidina Amirul Mu’minin, Hazrat Mirza Masroor Ahmad, Khalifatul Masih al-Khaamis (أيده الله تعالى بنصره العزيز, ayyadahullaahu Ta’ala binashrihil ‘aziiz) pada tanggal dan di tempat yang sama.
أشْهَدُ أنْ لا إله إِلاَّ اللَّهُ وَحْدَهُ لا شَرِيك لَهُ ، وأشْهَدُ أنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
أما بعد فأعوذ بالله من الشيطان الرجيم.
بسْمِ الله الرَّحْمَن الرَّحيم * الْحَمْدُ لله رَبِّ الْعَالَمينَ * الرَّحْمَن الرَّحيم * مَالك يَوْم الدِّين * إيَّاكَ نَعْبُدُ وَإيَّاكَ نَسْتَعينُ * اهْدنَا الصِّرَاطَ الْمُسْتَقيمَ * صِرَاط الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْر الْمَغْضُوب عَلَيْهمْ وَلا الضالِّينَ.
(آمين)
قُلْ أَمَرَ رَبِّي بِالْقِسْطِ ۖ وَأَقِيمُوا وُجُوهَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ ۚ كَمَا بَدَأَكُمْ تَعُودُونَ ()
فَرِيقًا هَدَىٰ وَفَرِيقًا حَقَّ عَلَيْهِمُ الضَّلَالَةُ ۗ إِنَّهُمُ اتَّخَذُوا الشَّيَاطِينَ أَوْلِيَاءَ مِن دُونِ اللَّهِ وَيَحْسَبُونَ أَنَّهُم مُّهْتَدُونَ ()
۞ يَا بَنِي آدَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِندَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا ۚ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ ()
Surat al Araf 30-32 “Katakanlah, ‘Tuhan-ku memerintahkan berbuat adil. Dan, pusatkanlah perhatianmu di setiap tempat ibadah dan serulah Dia dengan setulus ketaatan kepada-Nya. Sebagaimana Dia memulai penciptaanmu pertama kali, demikian pula kamu akan kembali kepada-Nya.
Satu golongan telah Dia beri petunjuk dan segolongan lain telah pasti atas mereka kesesatan. Sesungguhnya merekaitu meninggalkan Tuhan dan menjadikan setan-setan sebagai sahabat selain Allah, dan mereka mengira bahwa mereka telah mendapat petunjuk.
Wahai Bani Adam, pakailah perhiasanmu di setiap tempat ibadah, dan makanlah, serta minumlah tetapi janganlah berlebih-lebihan, sesungguhnya Dia tidak mencintai orang-orang yang berlebih-lebihan.’”
Alhamdulillah pada hari ini Allah Ta’ala tengah memberikan taufik kepada kita untuk dapat melaksanakan ibadah shalat Jumat di masjid ini, di Islamabad. Seperti yang telah saya sampaikan beberapa Jumat lalu mengenai pindahnya Markas [dari Gressenhall Road, London] ke Islamabad [di Surrey] karena perkantoran dan administrasi lainnya yang berada di sekitar Mesjid Al-Fazl semakin sempit sehingga diperlukan tempat perkantoran yang lebih baik dan memadai. Berkat karunia Allah, Dia telah menyediakan bagi kita keperluan tersebut sampai batas tertentu dapat terpenuhi paska selesainya proyek pembangunan di Islamabad. Demikian juga para pengkhidmat Jemaat dan karyawan kantor telah mendapatkan fasilitas tempat tinggal sesuai kapasitas yang ada. Begitu juga kediaman Khalifah telah dibangun di sini. Seiring dengan dibangunnya kediaman Khalifah, keberadaan masjid pun perlu supaya orang-orang mendapatkan kemudahan untuk melaksanakan shalat berjamaah di belakang Khalifah dan Khalifah pun dapat melakukan rutinitas dengan mudah.
Meskipun pada hari ini bersamaan dengan ibadah jumat, kita juga tengah meresmikan masjid ini namun pada prakteknya paska berpindahnya saya ke sini, shalat berjamaah dan kegiatan-kegiatan lainnya telah dimulai. Rombongan demi rombongan dari Majlis Khuddamul Ahmadiyah, Athfalul Ahmadiyah dan Lajnah Imaillah pun terus berdatangan kemari dalam jumlah yang banyak sehingga dapat mengadakan acara pertemuan dengan mereka di masjid ini. Adapun acara-acara yang dilakukan di hall-hall kecil lainnya bersama dengan para Ahmadi, setelah itu mereka dapat dengan mudah hadir di masjid untuk shalat berjamaah. Mesjid ini luasnya sekitar empat kali lipat dari masjid Fazl London. Namun dengan datangnya rombongan para Ahmadi, dapat diperkirakan masjid ini pun semakin menyempit. Meskipun demikian, bersebelahan dengan masjid, terdapat hall multi fungsi yang mengarah ke kiblat dan dapat menampung kelebihan jumlah jamaah.
Pendek kata, maksud saya menyampaikan ini semua adalah dengan karunia Allah Ta’ala masjid masjid terus dibangun di Jemaat UK dan di berbagai negeri lainnya di seluruh dunia; dan dengan karunia Allah Ta’ala sejak 10 atau 15 tahun lalu timbul perhatian khusus di Jemaat-Jemaat untuk membangun masjid-mesjid dan terus dilakukan pembangunan. Namun masjid yang saya beri nama “Masjid Mubarak” ini memiliki kekhususan tersendiri karena kediaman Khalifah pun berada di sini. Di atas area ini juga dibangun perumahan yang baik dan layak untuk 30 keluarga pengkhidmat Jemaat. Dibangun juga perkantoran penting yang secara umum sering berurusan lebih dengan saya. Dengan demikian, dari sisi itu, tempat ini dan masjid ini merupakan masjid Markasi dan memiliki nilai penting yang istimewa.
Atas hal itu, kita berdoa semoga Allah Ta’ala menjadikan masjid ini sebagai matsil (permisalan) masjid Mubarak, dapat menarik limpahan karunia-Nya dan penuh berkat dari berbagai sisi. Ketika dimint…